Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Forum Masyarakat Peduli Naga Juang Terbentuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
  • print Cetak
Sekretaris Dewan Penasehat Pembina  PB FMPNJ, Mara Parlagutan Ritonga (kanan) menyerahkan SK kepada Ketua Umum PB FMPNJ, Muhammad Menanti Sitompul, disaksikan Sekretaris Umum PB FMPNJ, Fitramansyah Ritonga dan Bedarahar Umum, Misran Lumban Tobing.

Sekretaris Dewan Penasehat Pembina PB FMPNJ, Mara Parlagutan Ritonga (kanan) menyerahkan SK kepada Ketua Umum PB FMPNJ, Muhammad Menanti Sitompul, disaksikan Sekretaris Umum PB FMPNJ, Fitramansyah Ritonga dan Bedarahar Umum, Misran Lumban Tobing. (foto: MO/DB)

NAGA JUANG (Mandailing Online) – Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang (PB FMPNJ) terbentuk.

Forum ini merupakan wadah yang menghimpun dan menggerakkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Naga Juang maupun di luar Naga Juang.

Sebagai sebuah organisasi, FMPNJ bertujuan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan anggota, masyarakat serta membuka lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat yang adil dan makmur berdasar Pancasila dan UUD’45.

Organisasi ini berfungsi sebagai wahana kepedulian masyarakat Naga Juang; sarana berkomunikasi dan bertukarpikiran; peningkatan pengetahuan untuk mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap program peningkatan pemberdayaan masyarakat Naga Juang; sarana untuk menjalin kerjasama dengan masyarakat, baik perseorangan maupun lembaga-lembaga, organisasi masyarakat, pemerintah dan DPRD.

FMPNJ yang berkedudukan di Kecamatan Naga Juang ini telah memiliki akte notaris dan telah didaftarkan di Kantor Kesbanglinmas Pemkab Madina.

PB FMPNJ diketuai oleh Muhammad Menanti Sitompul. Sekretaris Umum dijabat oleh Fitramansyah Ritonga dan Bedarahar Umum dijabat Misran Lumban Tobing berdasar Surat Keputusan Dewan Penasehat Pembina  PB FMPNJ Nomor 01/SK/ PB FMPNJ/2016 tertanggal 2 Mei 2016.

Penyerahan Surat Keputusan Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang secara resmi dilakukan, Rabu (4/5/2016) oleh Sekretaris Dewan Penasehat Pembina  PB FMPNJ, Mara Parlagutan Ritonga kepada Ketua Umum PB FMPNJ, Muhammad Menanti Sitompul disaksikan Ketua Dewan Penasehat Pembina  PB FMPNJ, Ramlan T Daulay,S.Sos.

Acara penyerahan itu juga dihadiri Sekretaris Umum Pengurus Besar Forum Masyarakat Peduli Naga Juang, Fitramansyah Ritonga dan Bedarahar Umum, Misran Lumban Tobing.

Sementara itu, Ramlan T Daulay,S.Sos kepada Mandailing Online, Rabu berharap organisasi ini dapat lebih bermanfaat serta mampu mendorong partisipasi pembangunan di Naga Juang. Ia juga berharap ketua umum PB FMPNJ dan fungsionaris mampu mengemban amanah dalam menjalankan roda organisaai dengan baik sehingga kehadiran FMPNJ benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara positif dan berkelanjutan.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program KT Panyabungan Barat, Tokoh Al Washliyah Donasi Quran

    Dukung Program KT Panyabungan Barat, Tokoh Al Washliyah Donasi Quran

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai bentuk dukungan program Karang Taruna (KT) Panyabungan Barat, Tokoh Al Washliyah Mukhtar Nasution donasikan Al Quran pada Rabu (24/11). Nasution yang dijumpai di kediamannya, Jl. Bermula Panyabungan, menyampaikan, di tengah merosotnya moral dan akhlak, program Tabur 100 Quran yang digagas KT Panyabungan Barat sangat positif. “Kegiatan yang dipelopori Karang Taruna […]

  • KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

    KNPI Madina : Air Mata Rakyat Harus Dibayar dengan Penutupan PLTP

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tragedi Sibanggor menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, khususnya warga Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.  Tragedi keracunan zat H2S itu menewaskan 5 warga Sibanggor Julu dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit pada 25 Januari 2021 ketika pihak PT SMGP melakukan pembukaan sumur SMP-T02 […]

  • Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang. Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, […]

  • Anggota DPRD Diminta Tak Main Proyek

    Anggota DPRD Diminta Tak Main Proyek

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Sejumlah lapisan masyarakat meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Psp untuk tidak terlibat atau bermain proyek pembangunan daerah sesuai dengan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015. Sebab, anggota DPRD memiliki tugas untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Sehingga pelaksanana […]

  • Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hamka telah dikenal luas sebagai cendekiawan Islam dan pengarang roman ternama seperti Tenggelamnya Kapal Van der Wicjk. Namun sebetulnya Hamka juga seorang penulis sejarah. Cukup banyak karya tulisnya yang membahas sejarah Islam dan sejarah Indonesia. Menariknya, beberapa karangannya tentang sejarah bersifat gugatan, terutama gugatan atas penulisan sejarah Indonesia. Apa yang digugat Hamka ialah penulisan sejarah […]

  • Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DWI FUNGSI = Tidak percaya otoritas sipil. Jenderal Nasution perumus doktrin ‘Jalan Tengah’ TNI. Kemudian lewat doktrin yang lebih canggih, Dwi Fungsi, Jenderal Suharto memperluas peran tentara hingga jauh ke wilayah sipil dan menjadikan tentara seperti imperium pribadi. Sumber :Juliusmant

expand_less