Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Fraksi Golkar : Bupati Harusnya Mencopot Tersangka Koruptor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
  • print Cetak
As Imran Khaitamy Daulay

As Imran Khaitamy Daulay

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Bupati Madina harusnya tak menjamin pejabat tersangka koruptor yang berakibat polisi tak bisa melakukan penahanan.

“Seharusnya bupati mencopot jabatan, bukan memberikan jaminan,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) As. Imran Khaitamy Daulah SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/2).

Itu dikatakan Imran terkait kegagalan Polres Madina menahan Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara menyusul adanya surat bupati Madina bernomor 180/98/P-1/2016 tanggal 2 Pebruari 2016 yang ditandatangani Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, dan surat Plt Sekretaris Daerah Madina Syafe’i Lubis nomor 180/196/P-1/2016 tanggal 2 Pebruari 2016 kepada Polres Madina yang meminta penangguhan penahanan terhadap pria tersangka kasus korupsi sebesar sekitar 1,7 milyar rupiah itu, serta surat jaminan An. Bupati Mandailing Natal yang ditandatangani oleh Sekda Madina No 180/188/P-I/2016.

“Kita terkejut dengan adanya surat jaminan bupati itu,” ujar Imran.

Menurut Imran, sikap bupati itu bertolakbelakang dengan pernyataan-pernyataan yang kerap disampiakan bupati di forum kegiatan bupati yang mengatakan bahwa korupsi adalah musuh bersama, “hal tersebut juga disampaikan bupati pada waktu kunjungan kerja Kajatisu beberapa waktu yang lalu,” ungkap Imran.

“Bupati seharusnya memberikan efek jera kepada anggotanya di Pemkab Mandailing Natal ini, bukan malah memberikan jaminan, dan Bupati seharusnya mendukung kinerja Polres Madina dengan mendesak agar kasus ini diproses sampai ke akar-akarnya,” tegas Imran.

Alasan bupati bahwa Harlan masih diperlukan untuk pembangunan bandar udara Bukit Malintang dan pelabuhan di Kecamatan Batahan, masih banyak pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Mandailing Natal ini yang bisa untuk melanjutkannya.

“Saya rasa itu adalah pertimbangan yang sangat keliru, bukan tidak mungkin masih ada PNS di lingkungan pemkab Madina yang mampu untuk melanjutkannya,” tegas Imran.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan dengan Mantan Menteri Keuangan yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani seusai mengadakan pertemuan di Jimbaran, Bali, Jumat (8/4). Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, untuk pertama kalinya bertemu kembali dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai Managing Director Bank Dunia. […]

  • 12 Nama Ramaikan Bursa Kandidat Bupati Palas

    12 Nama Ramaikan Bursa Kandidat Bupati Palas

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Bursa kandidat Bupati Palas periode 2014-2019 semakin bertabur. Sedikitnya, ada 12 kandidat yang telah menyosialisasikan diri melalui spanduk. Di antaranya, H Ali Sutan Harahap(TSO) Bupati Palas, H Rahmat P Hasibuan Mantan anggota DPRD Sumut, H Tondi Roni Tua, H Sarmadhan Hasibuan Sekda Kota Psp, RE Hasibuan Kaban Pemdes Tapsel, H Syahrin Daulay […]

  • Aparat hukum gampang dibeli?

    Aparat hukum gampang dibeli?

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kasus plesiran terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan ke Bali, merupakan sebuah aib bagi institusi kepolisian yang tak akan terlupakan. Pasalnya Gayus sedang menjalani masa penahanan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari kepolisian. Namun karena pundi-pundi rupiah yang dimilikinya, Gayus berhasil ‘membeli’ beberapa […]

  • Usai Mandalika, Produk KOPINTA Kembali Tampil di Pameran Nasional

    Usai Mandalika, Produk KOPINTA Kembali Tampil di Pameran Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai tampil mewakili produk UMKM Mandailing Natal (Madina) pada pagelaran Planogram di Mandalika, kini produk KOPINTA Mandheling Coffee kembali tampil di pameran tingkat nasional. Produk KOPINTA menjadi salah satu produk yang ditampilkan pada puncak acara Planogram to Business Matching dan Pameran Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, […]

  • PKS Sorot Kebijakan PPN Terhadap Hasil Pertanian

    PKS Sorot Kebijakan PPN Terhadap Hasil Pertanian

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menyesalkan kebijakan Pemerintah yang resmi menerapkan PPN (pajak pertambahan nilai) atas penyerahan hasil pertanian. Dikutip dari website Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, edisi 10/4/2022, Jhohan Rosihan menyatakan penerapan PPN terhadap produk pertanian tertentu akan kian melemahkan posisi petani. Penerapan PPN itu diberlakukan Pemerintah sejak […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

expand_less