Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Gandeng Akademisi, Madina Perkuat Petani di Budidaya Pisang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

 

​MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya memperkuat kalangan petani dalam pengembangan budidaya pisang dari sisi transfer pengetahuan.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, yang di dampingi Wakil Atika azmi Utammi serta Kadis pertanian,Taufik zulhandra melakukan diskusi mendalam bersama jajaran pakar dari Universitas Medan Area (UMA) guna membahas strategi pengembangan budidaya pisang unggulan di wilayah Madina.

​Pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Medan pada Sabtu (31/1/26) tersebut fokus pada pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan kualitas hasil panen petani lokal. Bupati Saipullah menegaskan bahwa Madina memiliki sejarah panjang sebagai pusat produksi pisang, namun kejayaan tersebut perlahan meredup akibat kendala teknis.

​”Kita ingin petani kita tidak hanya sekadar menanam, tapi memiliki pemahaman ilmiah mulai dari pemilihan bibit unggul, perawatan tanah, hingga penanganan pasca-panen. Kehadiran para profesor dari UMA diharapkan memberikan bantuan teknis dan pendampingan nyata bagi masyarakat,” ujar Saipullah.

​Sebagai langkah awal, Pemkab Madina telah menyiapkan lahan percontohan seluas 5 hektar di wilayah Panyabungan Barat. Lahan ini akan menjadi pusat pembibitan dan pelatihan bagi petani lokal dengan sistem learning by doing (belajar sambil bekerja) di bawah pengawasan langsung tim ahli dari UMA.

​Para akademisi UMA, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Suswati, MP. dan Prof. Zulkarnain Lubis, Ph.D., memaparkan beberapa varietas pisang bernilai ekonomi tinggi seperti Pisang Barangan, Cavendish, Pisang Kepok Kuning, hingga Pisang Mulyo.

​Prof. Suswati menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan paket teknologi khusus untuk mengatasi penyakit darah bakteri dan layu fusarium yang selama ini menjadi momok bagi petani.

“Teknologi ini dirancang agar budidaya kembali sehat dan mampu mengembangkan circular economy berbasis sumber daya lokal,” tambahnya.

​Bupati Saipullah menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti di level budidaya. “Kita akan kawal dari hulu ke hilir. Mulai dari teknologi penanaman, produksi, agribisnis, agroindustri, hingga potensi agrowisata. Tujuannya adalah rebounding atau melahirkan kembali kejayaan pisang Madina demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ditempat yang sama Prof. Suswati mengatakan Kabupaten Madina secara historis merupakan pusat pisang. Namun, belakangan ini mengalami penurunan luas lahan dan produksi akibat kendala penyakit darah bakteri atau fusarium.

Dia menjelaskan bahwa tim dari UMA telah menyiapkan berbagai paket teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Teknologi ini diharapkan dapat membantu petani memulai kembali budidaya pisang yang lebih sehat dan bernilai tambah.

​”Dengan paket-paket teknologi yang dihasilkan oleh tim UMA, kiranya dapat bermanfaat untuk memulai kembali budidaya yang sehat, bermartabat, dan mampu mengembangkan circular economy berbasis sumber daya alam lokal, yaitu pisang unggul nasional,” tambahnya

​Kolaborasi ini rencananya akan diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) formal guna memastikan keberlanjutan riset terapan dan pengabdian masyarakat di sektor perkebunan Mandailing Natal. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): maraknya kabar bahwa pengusaha gelundung dan tong dipanggil unit Reskrim Polres Madina membuat para pengusaha kuwatir. Maraknya Penambangan Tanpa Izin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memang menjadi berkah bagi para pengusaha Glundung dan Tong yang merupakan usaha kecil untuk pemisah bijih emas. Salah seorang pengusaha Glundung di Hutabargot yang enggan […]

  • Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    Soroti Persoalan Lingkungan, Bupati Minta Camat Proaktif

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing. Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8). “Mengenai […]

  • Kader AMPI Sorot Sosialisasi Proyek SMGP dengan Kadin Madina

    Kader AMPI Sorot Sosialisasi Proyek SMGP dengan Kadin Madina

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kader AMPI Mandailing Natal meyoroti kegiatan Sosialisasi Persyaratan Vendor Lokal Sebagai Rekanan PT.SMGP kepada Kadin Mandailing Natal di Bagas Nagodang, Panyabungan, Selasa (6/4/2021). Materi sosialisasi menyangkut hal-hal persyaratan teknis dan administratif bagi para pengusaha lokal dibawah naungan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) untuk menjadi perusahaan rekanan  menggarap proyek-proyek di PT SMGP. […]

  • Sakit, Kejati Sumut Batal Periksa Sekda Madina

    Sakit, Kejati Sumut Batal Periksa Sekda Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan oleh Pemko Padang Sidimpuan Tahun 2007 yang diduga melibatkan mantan Kabag Tapem M Daud Batubara yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah Mandailing Natal (Sekda Madina), hingga kini masih bergulir di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Daud yang kembali dipanggil Kejati Sumut, Selasa (31/01/2012), tidak memenuhi pemanggilan. Menurut Kasi […]

  • Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    Inilah Pria Diduga Menganiaya Loper Harian Tribun-Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SUNGGAL – Roni, pelaku pemerasan dan penganiayaan loper koran Tribun-Medan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Sunggal Medan. Roni diduga memalak dan menganiaya loper koran Tribun-Medan, Dapot Panjaitan. Ia menyundut pipi korban dengan api rokok.(*) Sumber : Tribun medan

  • Tersangka Pembakaran Camp Mas Mining

    Tersangka Pembakaran Camp Mas Mining

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembakaran Camp Sorik Mas mining pada Sabtu (7/7) hingga hari Rabu (11/7) Kepolisian resort kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah menetapkan sebanyak enam orang tersangka dan keenam tersangka itu sudah diboyong ke Mapolda Sumatera Utara untuk mengikuti proses penyelidikan selanjutnya. Dan saat ini Polres Madina sudah mengantongi nama sebanyak 10 orang yang terlibat dalam aksi pembakaran […]

expand_less