Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Gedung SMP Diserahkan kepada pemerintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Mar 2011
  • print Cetak


MADINA-
Gedung SMP Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal selama ini dibangun oleh praktisi hukum senior nasional, DR Todung Mulya Lubis SH LLM diserahkan kepada pemerintah. Acara tersebut di daerah tersebut, Senin (7/3).
Pejabat (Pj) Bupati Madina, Ir H Aspan Sofian Batubara MM dalam sambutanya mengatakan, penghargaan yang tinggi kepada seorang putra daerah Madina yang telah menjadi tokoh nasional dan telah memberikan kontribusi kepada daerahnya. Salahsatunya DR Todung Mulya Lubis sebagai atensi terhadap kondisi pendidikan masyarakat.
”Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak DR Todung Mulya Lubis dengan memberikan perhatian kepada masyarakat terutama kondisi pendidikan di Madina, dan semoga bantuan ini menjadi motivasi dengan putra daerah lainnya,” sebut Aspan.
Dikatakannya, gedung SMP yang diinfaqkan Todung Mulya kepada Pemkab Madina ini karena proses penerimaan siswa baru Tahun Ajaran (TA) 2011-2012 telah dekat.
Sedangkan DR Todung Mulya Lubis SH LLM dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dibangunnya sekolah tersebut hanyalah untuk membantu masyarakat mempermudah proses pendidikan. Dikatakannya, bahwa pembangunan sekolah tersebut bagian kecil dari hutang terhadap bangsa dan kampung halamannya sendiri.
”Kita tak akan bisa membayar hutang terhadap bangsa ini, tetapi kita harus tetap berupaya untuk membayar hutang kita itu, melalui pembangunan sekolah ini. Semoga dengan pembangunan sekolah dan dikelola oleh Pemkab Madina bisa berguna demi pencerdasan kehidupan bangsa,” kata Todung Mulya yang diberi gelar Mangaraja Pinodungan Lubis.
Usai acara, panitia penyerahan gedung SMP tersebut melakukan lelang amal untuk perluasan lokasi sekolah yang akan dijadikan sebagai lapangan olah raga dan lainnya. Seluruh undangan yang hadir menyumbang sehingga terkumpulkan sebesar Rp 177 juta untuk pembayaran tanah 1.500 meter persegi.
Diakhir acara, DR Todung Mulya juga memberikan sejumlah buku karangan DR Todung Mulya Lubis untuk perluasan wawasan anak didik di Madina sekaligus bahan pendorong niat belajar yang baik bagi siswa. Tokoh perantau asal Madina yang berhasil seperti Ahli Kesehatan di Sumut, Prof DR Harun Rasyid Lubis, DR Sulthoni Lubis dan DR Rahim Lubis.
Dalam acara itu juga dihadiri oleh seluruh Muspida Plus dan muspika, tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Madina dari berbagai kecamatan serta lainnya. Dimana, sekolah tersebut sudah berdiri kokoh bersama mobuler didalamnya.
Setelah itu panandatanganan prasasti penyerahan gedung SMP berbiaya hampir Rp1 miliar, dengan 3 ruang belajar dan 1 ruang guru dan memiliki sarana pagar permanent. (wan//nik)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution bersama rombongan secara langsung melayat ke rumah duka korban longsor bekas tambang emas di Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu. Kedatangan Bupati ke rumah korban didampingi Kepala Dinas Sosial Dedi Hermansyah, Kepala BPBD Edi Sahlan, Kapolres AKBP Muhammad Reza […]

  • Sapma Pemuda Pancasila Bantu Korban Banjir

    Sapma Pemuda Pancasila Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sapma Pemuda Pancasila melakukan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada para keluarga senior PP yang sudah meninggal tetapi kurang mampu di Desa Sigalapang Julu. Kegiatan itu dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda sekaligus HUT Pemuda Pancasila ke-60 dan Sapma Pemuda Pancasila ke-31. Salah satu keluarga yang disantuni adalah keluarga […]

  • Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Menyedihkan dan membuat gerimis hati siapa saja yang melihatnya. Potret kemiskinan di negeri ini memang seperti fenomena gunung es. Data dan fakta yang tersembunyi lebih banyak lagi. Pendataan tak rapih menjadi pangkal persoalan dari kasus kemiskinan serupa. Jika di ibukota ada yang tinggal di bawah jembatan, […]

  • Madina Sudah Memproduksi Sejumlah Merek Bubuk Kopi

    Madina Sudah Memproduksi Sejumlah Merek Bubuk Kopi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Saat  ini ada beberapa daerah penghasil bubuk kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yakni Desa Simpang Banyak Kecamatan  Ulu Pungkut dengan merek dagang “Langgam Tama” Selain itu juga di desa Ulu Pungkut Kecamatan Kotanopan dengan merek “Torsijanggut” dan merek “Kopi Sakti”. Dan dari Panyabungan ada merek “Lopo Mandailing”. Selain itu […]

  • Biografi Adnan Buyung Nasution

    Biografi Adnan Buyung Nasution

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    BIOGRAFI Adnan Buyung Nasution adalah pria kelahiran Jakarta, 20 Juli 1934, yang dikenal sebagai seorang advokat handal, pendiri Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, dan juga pernah menjabat sebagai anggota DPR/MPR. Tidak banyak yang tahu bahwa nama tengah Buyung sebenarnya adalah Bahrum. Pada akta kelahirannya, namanya tercatat sebagai Adnan Bahrum Nasution. Namun, Buyung menamai dirinya sebagau Adnan […]

expand_less