Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
  • print Cetak

Catatan : Dahlan Batubara

Desa Pastap Julu berada di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Desa ini berposisi paling ujung jalur Pastap, sekitar 6 Km dari simpang jalan raya Lintas Sumatera.

Lebar badan jalan jalur Pastap rata rata sekitar 2,5 meter.

Waktu tempuhnya lumayan lama karena separoh jalan merupakan bebatuan bekas aspal lapen yang hancur. Separohnya lagi aspal yang masih bagus.

Jika kita berkendara menuju desa itu, maka di bagian kanan sepanjang jalan kita akan menikmati alam hutan dan semi hutan yang ditanami pohon pohon karet.

Di bagian kiri pemandangan liukan liukan Sungai Aek Mais disertai suara arus sungai yang eksotik.

Sungai ini pula yang menjadi satu dari sekian banyak potensi Eko Wisata yang digagas, diperjuangkan dan dipromosikan sang Kepala Desa.

Dan, kondisi badan jalan yang sempit dan hancur menjadi faktor kendala penting bagi Kepala Desa Pastap Julu, Ali Musa Lubis dalam membangun desa itu.

Padahal, potensi desa ini sangat bagus untuk dikembangkan bagi kemakmuran warganya. Mulai dari potensi eko wisata hingga agrobisnis.

Selain potensi alam itu, potensi penduduknya yang ramah menjadi daya dukung.

Juga tak kalah pentingnya adalah sang kepala desa yang sangat visioner yang sedang berjuang mengembangkan potensi desa dan mengubah mindset penduduknya untuk lebih visioner dan parsitipatif bagi kemajuan bersama.

Mandailing Online berkesempatan mengunjungi Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) tanggal 23 April 2020.

Mandailing Online tak sendirian memantau desa itu. Ada tokoh ekonom Madina, Arsidin Batubara yang kini menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina; ada Sobir Lubis tokoh enterpreneur dan mantan Ketua Kadin Madina yang kini menjabat Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Madina, ada pengusaha agrobisnis Madina Azwar Pulungan yang kini sukses menyuplai pepaya Calina dari Runding ke plaza plaza di Medan.

Alam Desa Pastap Julu yang ekosotis, masih alami, liukan sungai yang jernih membuat desa ini menjadi menarik.

Bahkan sang kepala desa telah berhasil membawa turis mancanegara dan wisatawan lokal menikmati River Tubing di sepanjang Sungai Aek Mais yang melintasi hutan dan desa ini.

Dan kepala desa faham betul sosio kultural warga desa yang religius, sehingga kepala desa memoles potensi eko wisata itu menjadi wisata syariah agar sesuai dengan norma norma dan kearifan lokal desa. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas II B Panyabungan Tes Urine 51 WBP

    Lapas II B Panyabungan Tes Urine 51 WBP

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Panyabungan melakukan tes urine terhadap 51 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas II B Panyabungan, Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (6/9). Tes urine ini merupakan bagian dari program integrasi yang dilakukan pihak lapas. “Ini merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pemberian program […]

  • Bupati Madina Kunjungi Desa Terisolir Aek Botung

    Bupati Madina Kunjungi Desa Terisolir Aek Botung

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online/Antara) – Desa Aek Botung Kecamatan Muarasipongi salah satu desa di kawasan terisolir. Kenderaan roda empat tergolong sulit memasuki desa itu, sehingga mobil rombongan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasutio yang didampingi Mudir Ponpes Mustofawitah Purba Baru, H Mustofa Bakhri dan beberapa pejabat pemkab merupakan mobil pertama yang memasuki desa ini. Kedatangan […]

  • Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    Kongres PSSI Utusan FIFA Cuma Diam Saat Agum Gumelar Minta Maaf

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usaha agar FIFA tak menjatuhkan sanksi kepada PSSI terus dilakukan Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar. Sehari setelah Kongres PSSI di Golden Ballroom Hotel Sultan Gagal, Agum menemui utusan FIFA, Thierry Regennas untuk meminta maaf agar Indonesia tak dijatuhi sanksi. “Saya memohon pengertian bahwa Komite Normalisasi sudah bekerja keras, tapi ternyata seperti itu hasilnya. […]

  • Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan. Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay. […]

  • Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    Putusan MK: PSU di 3 TPS Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada 3 TPS di Mandailing Natal. TPS itu yakni TPS 1 Desa Bondar Panjang Tuo Kecamatan Muarasipongi. Kemudian TPS 1 dan 2 di Desa Kampung Baru Kecamatan Panyabungan Utara. Putusan itu dibacakan Ketua MK, Anwar Usman, Senin (22/3/2021) pada sidang pembacaan putusan sengketa Pilkada. […]

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

expand_less