Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR : Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara (GERPHAN) melaporkan panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 Kota Pematangsiantar ke Mabes Polri, dengan bukti lapor nomor : TBL/10/I/2011/ Bareskrim tanggal 10 Januari 2011. Laporan ini disampaikan terkait adanya dugan kecurangan ujian seleksi PNS yang dilaksanakan Pemko Pematangsiantar apada bulan Desember 2010 lalu.

Menurut Direktur Gerphan, Yanto Dear Mando, dalam siaran persnya, Rabu 26 Januari 2011, laporan itu terkait tuduhan dugaan pemalsuan, menempatkan keterangan palsu, dan korupsi sesuai pasal 263 dan 266 KUHP, maupun pasal 12 B UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dijelaskanya, ada dugaan kecurangan terjadi dalam peneriman CPNS di Kota Pematngsiantar, karena berdasarkan bocoran hasil scanning/scoring tim Universitas Indonesia (UI), diduga beberapa pelamar yang tidak lulus juga dinyatakan lulus dalam pengumuman.

Menurutnya, dugaan kecurangan nonteknis yang patut dicurigai dalam seleksi penerimaan CPNS tahun 2010 adalah kerjasama dengan UI yang letaknya sangat jauh dari Kota Pematangsiantar. Seharusnya agar biayanya lebih murah, lebih mudah dikontrol, dan untuk menghemat biaya operasional kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dinilai lebih efisien.

“Namun hal itu tidak dilakukan oleh Pemko, tetapi malah bekerjasama dengan Universitas Indonesia yang jaraknya sangat jauh,” paparnya.

Dugaan kejanggalan lain adanya sejumlah keluarga pejabat mulai dari anak kandung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Wakil Ketua DPRD kota Pematangsiantar yang lulus dalam seleksi CPNS tersebut.

Yanto Dear juga menangkap adanya sinyal dugaan KKN dalam seleksi penerimaan CPNS itu. Selain itu, pihaknya juga menemukan kejanggalan lain, dimana peserta yang lulus sekolah sekitar 4 hingga7 tahun lalu masih bisa menang dalam seleksi dimaksud dan bisa mengalahkan peserta lulusan baru, yang notabene sudah mengikuti bimbingan intensif seleksi penerimaan CPNS.

Yanto menambahkan, pihaknya telah meminta agar pihak UI memberikan seluruh dokumen seperti scanning/scoring atau lembaran kertas ujian, validasi rangking dan nilai. Menurutnya, ats permintaan itu, UI mengajukan surat Nomor : 044/H2.R4.2/HMI 04.02./ tanggal 7 Januari 2011 yang meminta perpanjangan waktu, yang ditandatangi oleh Kepala Kantor Komunikasi UI, Wisnu Juwono.

“Gerphan mendesak agar Bareskrim Mabes Polri sesegera mungkin melakukan penyelidikan. Ini dilakukan mengingat besarnya kemungkinan akan ada upaya untuk menghilangkan bukti dari masing-masing pihak yang dilaporkan.

Selain itu, untuk menjaga efektifitas laporannya, Gerphan juga meminta agar Kepala BKN, MenPAN dan Wali kota Pematangsiantar untuk sementara tidak memproses penerbitan SK para pemenang, sebelum penyelidikan yang dilakukan polisi dituntaskan. (js)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerat Baasyir, Kejaksaan Gunakan Tujuh Pasal

    Jerat Baasyir, Kejaksaan Gunakan Tujuh Pasal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sidang Kasus Terorisme JAKARTA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah melimpahkan berkas terdakwa kasus teroris Abu Bakar Ba’asyir ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Rabu (2/2). Saat disidang nanti, pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, ini akan dijerat tujuh pasal yang terkait aksi terorisme sekaligus. “Dari kajian jaksa, akan ada tujuh pasal […]

  • Satu Rumah Terbakar di Usor Tolang, Kotanopan

    Satu Rumah Terbakar di Usor Tolang, Kotanopan

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Sijago merah mengamuk mengahuskan satu unit rumah milik Halolotan Lubis (65) di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (3/9). Tidak ada korban jiwa. Namun rumah dinding papan itu ludes tak tersisa bersama barang-barang yang tak sempat terevakuasi. Data diperoleh dilokasi kejadian, sumber api sejauh […]

  • Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wujudkan Kepemimpinan dan Administrasi yang berkualitas Dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selenggarakan seminar serta pelatihan administrasi bagi Mahasiswa. Kegiatan tersebut bertema ” membangun  kekuatan leadership yang berintegrasi ormawa kampus di era Gen Z” Abdul Bais selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa ( DEMA STAIN […]

  • Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Keluarga dan Generasi Muda Saat bulan suci Ramadhan kita dikejutkan kabar yang bertubi-tubi menyiksa diri. Setelah kabar tindak pidana narkoba sekarang kita dikejutkan dengan kasus tindak pidana pencabulan anak. Seorang ayah di Tapanuli Tengah tega memperkosa anak tirinya sendiri sampai hamil. Pelaku berinisial DH (35) tega mencabuli anaknya yang […]

  • Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghentikan semua aktivitas tambang tradisional di Kecamatan Huta Bargot. Kebijakan ini untuk menghindari jatuhnya korban lain pascakematian empat penambang, Rabu 20 April 2011 sore. ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warga yang bekerja sebagai penambang menghentikan aktivitasnya karena pemerintah tidak mau ada korban berikutnya,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) […]

  • Kajari Diminta Bongkar Kantor Kejaksaan

    Kajari Diminta Bongkar Kantor Kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Jangan Sampai Lanjutan Pembangunan Terminal Terkendala KOTANOPAN (Mandailing Online) – Luas lahan terminal Kotanopan saat ini  masih sekitar 0,5 hektar terletak di bekas lahan bangunan kantor camat, persis di seberang pasar Kotanopan. Luas ini belum final, karena masih akan diperlebar ke arah sisi tumur. Berdasar perencanaan pemerintah daerah, luas terminal ini nantinya adalah 5.000 […]

expand_less