Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Gugatan Pilkades Sudah Ditolak, Warga Desa Pasar Malintang Tetap Datangi Dinas PMD Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
  • print Cetak

Warga Desa Pasar Baru Malintang saat datangi Kantor PMD Madina Selasa 26/9/2023 ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online)– Puluhan warga Desa Pasar Baru Malintang Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal ( Madina ) Selasa 26/9/2023 datangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal. Kedatangan puluhan massa ini menuntut keadilan terkait adanya dugaan kecurangan pada pemilihan calon kepala desa yang dilaksanakan pada 21/8/2023 yang lalu.

Massa menilai salah pilkades di desa mereka sarat kecurangan seperti berlebihnya kertas suara dan salah satu calon terpilih Saukani yang juga merupakan mantan Sekretaris Desa Pasar Baru Malintang diduga memalsukan tanda tangan saksi pemilihan.

Rahmad salah satu dari puluhan massa mengatakan telah membawa bukti bukti daftar pemilih TPS kecurangan ke kantor PMD Madina.

“Para warga yang hadir disini hanya ingin menemui Kadis PMD Madina, karena sudah 2 kali memohon melalui surat terkait permintaan menindaklanjuti dugaan kecurangan pada pemilihan lalu, nyatanya sampai saat ini belum ada kejelasan,” kata Rahmad.

Seperti diketahui, dari 256 yang menggelar Pilkades saat itu, ada 11 Desa di Delapan Kecamatan yang mengajukan gugatan, namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh Panitia Pilkades, ke 11 gugatan tersebut telah di tolak termasuk Desa Pasar Malintang.

Menurut Asisten I Stdakab Madina Sahnan Pasaribu didampingi Kepala Dinas PMD Madina Ahmad Mainul Lubis dan Kabag Hukum Munawar serta Penasehat Hukum Pemkab Madina Alkaf Masri saat konprensi pers pada Senin 25/9/2023 menyatakan, penolakan 11 gugatan Pilkades oleh Panitia itu sebelumnya telah melakukan penelitian berkas dan klarifikasi.

Penolakan itu kata Asisten telah mempungai alasan hukum yang kuat. Namun jika penggugat tidak puas atas putusan itu, para penggugat silahkan mengajukan gugatan pada Pengadilan Tata Usaha Negera.

11 Desa ya g ditolak gugatannya atas pelaksanaan Pilkades itu adalah Desa Lumban Pinasa di Kecamatan Siabu, Desa Pasar Malintang di Kecamatan Bukit Malintang, Desa Huta Dame di Kecamatan Panyabungan Utara.

Kemudian Desa Lumban Dolok di Kecamatan Panyabungan Selatan, Desa Lubuk Samboa dan Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Desa Pulau Tamang di Kecamatan Batahan, Desa Tunas Karya, Panggautan dan Rukun Karya di Kecamatan Batahan serta Desa Sikapas di Kecamatan Muara Batang Gadis. ( Red/ Fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, (MO) – Aceh yang dinobatkan sebagai provinsi terkorup nomor dua di Indonesia membuat Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah merasa sangat terpukul. Karena itu ia bertekad untuk membersihkan pejabat Aceh dari korupsi agar Aceh bisa lebih baik ke depan. “Pejabat yang korupsi di Aceh seharusnya malu kepada rakyat dan Allah. Apalagi Aceh Serambi Mekkah […]

  • Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    Kadin Akan Kordinasi dengan 15 Daerah Untuk Persiapan KEK Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kadin akan melakukan pembicaraan dengan 15 kabupaten/kota di Sumut, Sumbar dan Aceh terkait proses pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di Mandailing Natal (Madina). Itu diungkapkan Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Sabtu (22/2/2020) usai Rakerda Kadin Madina. Sejauh ini 15 kabupaten dan kota wilayah pantai barat Sumatera […]

  • BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui dari beberapa indikasi yang terlihat, memang ada kemungkinan perampokan sejumlah toko emas di beberapa kota di Sumut dilakukan oleh kelompok teroris tertentu. Hanya saja indikasi tersebut belum cukup untuk dijadikan bukti untuk mengatakan perampokan toko emas yang terjadi di Pulo Brayan Medan dan di Tembung, Deli Serdang […]

  • Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina. “Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi […]

  • Khawatir Aksara Mandailing Punah, Tympanum Rilis Aplikasi Android

    Khawatir Aksara Mandailing Punah, Tympanum Rilis Aplikasi Android

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para penggiat kesenian dan budaya yang tergabung dalam sebuah lembaga Tympanum Novem Multimedia merilis produk baru mereka, yakni satu  aplikasi Android bernama  “Latin tu Aksara Mandailing”. Aplikasi ini berbasis windows yang juga dikembangkan Tympanum Novem beberapa tahun yang lalu. “Aplikasi “Latin tu Aksara Mandailing” ini dikembangkan dengan basic pemerograman Android,” ungkap […]

  • Sumut butuh tambahan guru daerah terpencil

    Sumut butuh tambahan guru daerah terpencil

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN – Sumatera Utara dinilai masih membutuhkan tambahan tenaga pendidik yang akan ditempatkan di daerah terpencil dan tertinggal, mengingat dewasa ini sebagian besar tenaga guru masih terpusat di daerah-daerah perkotaan saja. “Beberapa daerah di Sumut masih ada yang kekurangan tenaga guru seperti di Nias dan Pakpak Bharat. Ini tentunya harus menjadi perhatian pemerintah bagimana kekurangan […]

expand_less