Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Gula Aren Morsip Disukai Turis Mancanegara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
  • print Cetak

MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Gulo bargot atau gula Aren buatan Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi ternyata sangat digemari turis mancanegara.

Pasalnya, bus pariwisata setiap hari selalu singgah di warung gulo bargot buatan Elmi (32) yang berada di pinggir Jalur Lintas Sumatera titik Desa Ranjo Batu.

Ibu 2 orang anak ini menjawab wartawan, Kamis (6/3/2014) mengungapkan, selain membeli gula aren, para turis manca negara itu juga berduyun-duyun melihat peroses pembuatannya di samping rumah Elmi.

Elmi menyatakan, berjualan sekaligus memproduksi gula aren merupakan usaha warisan dari orangtua. Sebab menjadi perajin merupakan usaha yang cukup menjanjikan bagi pereknomian keluarganya.

“Berjualan di depan rumah berkebutulan berada dipinggir Jalan Lintas Sumatera, memiliki pembeli dari berbagai daerah. Baik itu dari Madina maupun Sumatra Barat karena posisi desa kita berada diperbatasan Sumut dan Sumbar” ucapnya.

“Dan hampir setiap hari mobil parawisata yang membawa turis manca negara mampir untuk membeli sekaligus melihat peroses pembuatannya,” katanya.

Gula Aren yang diproduksi di desa tersebut ukurannya rata-rata 1 kilo gram per biji, berbeda dengan produksi gula aren dari daerah lain yang ukuran kecil. Sehingga produk ini menjadi incaran bagi masyarakat.

Disebutkannya, hampir 70 % masyarakat desa itu berpropesi pengrajin gula aren, selain menjadi petani, sehingga di desa itu sangat mudah menemukan gula aren.

Harga gula aren di desa ini rata-rata Rp.17.000 per kilo gram. Elmi mengaku mampu menjual sekitar 18 kg per hari. Sementara total produksi gula aren per hari di desa itu mencapai ratusan kilogram.

Saat ini sudah banyak pengrajin memasarkan sendiri gula aren produksi mereka dengan cara memajangkanya di depan rumah masing-masing terkait makin tinginya jumlah pembeli yang berdatangan. Sebelumnya mereka menjualnya kepada pengumpul.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut dikritik tajam

    Kapolda Sumut dikritik tajam

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Belum genap 3 bulan Inspektur Jenderal Wisjnu Amat Sastro menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, namun sudah mendapat kritikan tajam dari aktivis kemasyarakatan. Bahkan, Wisjnu Amat Sastro disebut sebagai Kapolda terburuk. Salah satu kasus yang dicontohkan, tindakan aparat Ditreskrim Poldasu yang dilaporkan melakukan pengepungan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan kemarin dengan […]

  • Pertumbuhan Ekonomi di Visi Misi Dahlan-Sukhairi

    Pertumbuhan Ekonomi di Visi Misi Dahlan-Sukhairi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempercepat pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi di Madina dan pemerataan pembangunan merupakan salah satu poin di dalam visi misi calon bupati/wakil bupati Dahlan-Sukhairi. Selain di bidang infrastruktur, meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan nilai tambah sektor pertanian juga pin lain di visi misi itu. Pasangan ini juga memberikan perhatian pada sector […]

  • Bahaya Terlalu Banyak Bersumpah

    Bahaya Terlalu Banyak Bersumpah

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Perseteruan Eyang Subur versus Adi Bing Slamet-Arya Wiguna membuat heboh jagat hiburan tanah air. Tayangan infotainment secara massif berhasil menyihir masyarakat. Banyak orang meniru dan mengabadikan aksi maki dan umbar aib […]

  • Harun Mustafa, Pers, Rakyat Miskin

    Harun Mustafa, Pers, Rakyat Miskin

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fakta menunjukkan, tidak semua penyakit dapat ditangani RSU Panyabungan akibat keterbatasan dokter spesialis dan keterbatasan peralatan. Terutama pasien kanker dan tumor. Akibatnya banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lain di Medan atau sesekali ke rumah sakit di Padang. Tentu tidak ada masalah jika pasien yang dirujuk itu dari kalangan keluarga yang mampu secara […]

  • Meraih Kemerdekaan Hakiki

    Meraih Kemerdekaan Hakiki

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Indonesia memang sudah 70 tahun merdeka dari penjajahan fisik (militer). Namun, sejak merdeka tahun 1945 dari penjajahan fisik (militer) hingga saat ini, sesungguhnya negeri ini masuk dalam perangkap penjajahan gaya baru, yakni penjajahan non-fisik (non-militer). Artinya, hingga kini Indonesia sesungguhnya masih terjajah dan belum sepenuhnya merdeka secara hakiki. Masih Terjajah Penjajahan (imperialisme) adalah politik […]

  • Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana pembahasan kembali RUU pemekaran Daerah Otonomi Baru di Sumatera Utara sangat didukung oleh tokoh masyarakat di Tabagsel. Karena salah satu Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masuk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut adalah Kabupaten Pantai Barat Mandailing dan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra). Pemekaran DOB ini akan membawa manfaat besar terhadap percepatan […]

expand_less