Site icon Mandailing Online

Guru bukan penentu nasib murid


MEDAN – Saat ini sudah sepantasnya guru tidak lagi menilai murid, tapi menetapkan kriteria-kriteria yang harus dilaksanakan murid dan jika murid tidak bisa maka sudah menjadi tugas guru untuk menjembatani dan memfasilitasi mereka untuk dapat mencapai kriteria tersebut.

Hal tersebut dikatakan Rektor Universitas Negeri Medan Syawal Gultom, kepada Waspada Online, sembari mengatakan paradigma itu harus dikenalkan, karena itu jangan sampai pernah lagi ditekankan bahwa gurulah orang yang menentukan nasib murid, tapi muridlah yang menilai dirinya sendiri, menentukan nasibnya sendiri untuk mencapai standar yang telah ditetapkan.

Dikatakannya, paradigma baru dari pembelajaran baru, di dalam kelas gunakanlah untuk menagih kebolehan siswa, jangan gunakan untuk menunjukkan kebolehan kita para guru.

“Tapi guru harus mampu membuat murid menunjukkan apa yang ia bisa, jadi kelas bukan tempat mengajar namun jadikan tempat belajar,” pungkasnya.
Sumber Waspada online

Comments

Komentar Anda

Exit mobile version