Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR :
Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011,
belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut.

Untuk mempertanyakan kejelasan dana itu, beberapa pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pematangsiantar mendatangi kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) setempat, Jumat 29 Juli 2011. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan pada Kadis PPKAD, JA Setiawan Girsang. Sayangnya, meskipun para pengurus PGRI ini sudah menunggu berjam-jam, ternyata JA Setiawan Girsang tak masuk
kantor.

Menurut Sekretaris PGRI Kota Pematangsiantar, Timbul Panjaitan,seharusnya insentif dan tunjangan profesi itu dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Namun, hingga saat ini tak ada alasan jelas dari pihak pemko, mengapa dana itu belum juga direalisasikan.

“Kami merasa kecewa dari pagi hingga siang menunggu Kadis PPKAD, ternyata tak masuk kantor. Kedatangan kami merupakan perwakilan dari anggota PGRI yang diutus untuk mempertanyakan mengapa dana itu belum dicairkan,” sebut mantan Kepsek SD Percontohan Kota Pematangsiantar ini.

Timbul menambahkan, pihaknya sudah berupaya bertemu dengan pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar, untuk mempertanyakan pembayaran dana dimaksud, namun tidak ketemu. Saat Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdik, Hermanto Panjaitan ditelepon, menurut Timbul penjelasan yang disampaikan, jika pembayaran terkendala akibat berkas-berkas dari guru belum seluruhnya diserahkan.

Menurutnya, hak itu jelas tidak beralasan, karena informasi yang dihimpun pihaknya, jika berkas para guru telah lengkap. Dia juga menyampaikan, untuk pembayaran dana insentif tahun 2010 saja masih terkatung-katung. Terbukti, ada beberapa guru yang masih menerima dana itu antara empat bulan, hingga dua bulan saja.

Timbul menambahkan, berdasarkan lembar lampiran Rincian Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2011, jumlah tunjangan profesi guru untuk Kota Pematangsiantar Rp 30 miliar lebih. Dimana dana itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU( pada APBN tahun 2011. Sedangkan tunjangan profesi, menurutnya, para guru setiap bulannya menerima sebanyak satu bulan gaji yang diterima per triwulan.

“Kami berharap agar pemko segera mencairkan dana tersebut, karena sangat dibutuhkan para guru. Khususnya dalam
menyambut bulan puasa ini,” ucap Timbul.

Kadis PPKAD Kota Pematangsiantar, JA Setiawan Girsang yang dihubungi melalui telepon selulernya, tak bersedia mengangkat, meski terdengar
nada sambung. (js)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Pernyataan Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK akan memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) saat Ormas dan Ormawa melakukan aksi di depan Mako Polres Madina dinilai hanya “lips Service”. Demikian disampaikan Founder Madina Care Madina Institute, Wadih Al-Rasyid dalam menanggapi masih maraknya aktifitas tambang emas ilegal […]

  • Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan halalbihalal merupakan momentum untuk saling memaafkan antar sesama. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menghadiri acara halalbihalal Badan Otonom PC NU Madina pada Rabu (18/5) di kantor PC NU Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan. “Kita harus memberikan maaf kepada orang yang berbuat salah […]

  • Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina harus selektif meneliti setiap proposal usulan pembangunan bronjong di pinggiran Sungai Batang Natal. Tidak semua abrasi sungai Batang Natal diakibatkan bencana alam secara murni. Bisa jadi banyak titik pinggiran Sungai Batang Natal dan anak sungai lainnya rusak akibat aktifitas pertambangan liar menggunakan alat berat. Oleh karenanya sangat naif apabila […]

  • 11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh Badan Legislasi DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak melulu berfaktor dana sekretariat DPRD Madina. Beberapa ranperda dari 11 Ranperda itu ada yang sangat krusial sehingga membutuhkan koordinasi mutlak dengan lembaga terkait di Jakarta. Sejatinya perencanaan pengajuan 11 harus dimatangkan sebelum pengesahan APBD 2013 agar tak terbentur anggaran […]

  • DPR akan Panggil Kapolri Soal Larangan Polwan Berjilbab

    DPR akan Panggil Kapolri Soal Larangan Polwan Berjilbab

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi III DPR RI akan meminta keterangan Kapolri soal aturan yang melarang polisi wanita mengenakan jilbab. Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboe Bakar Alhabsyi. “Kita akan tanyakan pada rapat kerja Selasa ini Insya Allah,” kata Aboe ketika dihubungi, Minggu (16/6). Pada dasarnya, tutur Aboe, setiap polwan harus […]

  • Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

    Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Mereka yang berkurban bisa memercayakan penyembelihan kurban dan distribusi daging ke lembaga zakat. Berkurban atau akikah terlebih dahulu? Pertanyaan ini kerap terlintas di benak kebanyakan umat. Pimpinan Yayasan Annurmaniyah, Jakarta Barat, Hj Nurma Nugraha MA mengatakan, merujuk pada Mazhab Syafi’i dan Ahmad, lebih baik mendahulukan akikah, kemudian kurban. Sebenarnya, kewajiban akikah, kata perempuan yang dikenal […]

expand_less