Site icon Mandailing Online

H Chairuman Harahap dan Komjen Pol Oegroseno Figur Yang Tepat Pimpin Sumut 2013-2018


Menjelang Pilgubsu 2013 masyarakat sudah banyak yang menggadang-gadang kandidatnya untuk ikut bertarung. Salahsatu harapkan masyarakat adalah, Gubsu periode 2013-2018 merupakan figur yang tegas, kredibel, bersih, punya prinsip dan acceptable serta jauh dari masalah.
PARLIN POHAN-SIDIMPUAN
“Kita tidak mau Gubsu mendatang tersandung korupsi alias dinonaktifkan atau diberhentikan sementara, bahkan diberhentikan permanen. Bilamana kepala daerah sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (incrah), sangat membuat masyarakat kecewa. Artinya, pilihan yang mereka jatuhkan terhadap figur kenyataannya di tengah jalan tersandung kasus”.
Untuk itu, ke depan masyarakat supaya lebih selektif dalam memilih ataupun menentukan pilihannya. Jangan berdasarkan materi tapi para konstituen harus mengetahui siapa sebenarnya kandidat yang bertarung terutama track recordnya harus bagus, amanahkah atau banyak masalah.
Dari berbagai tabulasi yang kami buat dengan berbagai elemen baik dari elemen mahasiswa ataupun LSM banyak yang menginginkan figur H Chairuman Harahap SH MH yang sekarang Ketua Komisi II DPR-RI dan politikus Golkar. Yang satu lagi adalah Komjen Pol Drs Oegroseno SH yang juga mantan Kapoldasu yang sekarang Kalemdikpol Mabes Polri.
Kedua figur d iatas sangat acceptable dan mendapat tempat di hati masyarakat Sumut khususnya masyarakat bawah. Kedua figur ini mempunyai track record yang baik dimana H Chairuman Harahap SH MH terkenal dengan popularitasnya dan putra asli Sumut dan dikenal tegas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terbukti, ia mengungkap kebenaran Panja Mafia Pemilu yang sekarang kasusnya sedang disidik Mabes Polri dan perolehan suaranya pada saat Pemilu Legislatif 2009 Dapil Sumut II sangat signifikan. Ini pertanda yang bersangkutan sangat disukai oleh masyarakat.
Sedangkan Komjen Pol Drs Oegroseno SH merupakan figur yang sederhana, bersih, punya prinsip dan humanis. Walaupun bertugas di Sumut hanya sekitar 1 tahun 11 hari tapi dimata masyarakat Oegroseno sangatlah dicintai masyarakat bahkan dikenal pembela kebenaran atau pembela rakyat kecil. Selama bertugas di Sumut, boleh dikatakan tidak ada yang disakiti bahkan menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran seperti mencopot Kapolres Siantar pada saat itu dan membuat terobosan yang sangat menyentuh hati masyarakat ‘Tidak Boleh Lagi Ada Darah dan Air Mata Yang Mengalir Dikantor Polisi’.
Banyak kaum ekonomi lemah yang ditolongnya dari kesewenang-wenang oknum kepolisian. Dengan kesedarhanaan dan kereligiusannya membuat masyarakat jatuh cinta terhadap sosok Oegreseno. Walaupun bukan putra daerah Sumut, tetapi selama memimpin di Sumut sangat berkesan dan bahkan punya tempat tersendiri dihati masyarakat terutama ibu-ibu dan rakyat kecil. Tidak pandang bulu dalam mengadakan pengayoman terhadap masyarakat bahkan boleh dikatakan semasa menjabat Kapoldasu citra Polri khususnya di Sumut sangat harum, polri menjadi berwibawa di Sumut. Maka berdasarkan track recordnya sangat layak bila Oegreseno memimpin Sumut untuk priode 2013-2018.
Tapi semuanya tergantung mereka bersedia tidak menjadi cagubsu, tapi bilamana rakyat yang meminta tentunya mereka akan mempertimbangkan, kita sebagai elemen mahasiswa tentunya mendukung figure yang bersih, masih ada 20 bulan lagi bagi rakyat sumut untuk mencari figure yang ideal memimpin sumut 2013-2018
Tulisan ini berdasrkan hasil diskusi dalam buka puasa bersama yang diprakarsai Gemassu antara wartawan koran ini dengan Sekjend PP Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Gemasu), Asmar Ismail Siregar didampingi Ketua Pengurus Pusat LSM Masyarakat Harus Pintar (Mahap) Sumut, Sampoelan serta Ketua LSM Masyarakat Sumatera Tenggara (Mastengg), M Suangkupon Siregar, Sabtu (20/8) lalu. (***)

Comments

Komentar Anda

Exit mobile version