Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Harapan Penabalan Nama Amru Daulay di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
  • print Cetak

H. Amru Helmi Daulay,SH

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Amru Helmi Daulay, SH menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (28/1/2023), sekitar pukul 06.40 di RS. Colombia, Medan.

Beliau adalah sosok penting yang melahirkan gagasan cemerlang dan terobosan-terobosan besar pada priode-priode awal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, sejak tahun 2000 sampai 2010 priode definitif pertama hingga kedua.

Sehingga banyak harapan dari berbagai kalangan agar nama Amru Daulay dapat diabadikan, baik pada nama jalan atau nama gedung atau perguruan tinggi hingga nama bandara di Madina.

”Banyak karya dan prestasi, semoga menjadi amal jariah untuk beliau, mengalir terus pahalanya sampai yaumul akhir kelak,” kata mantan aktifis Irwan Hamdani Daulay kepada wartawan, Senin (30/1/2023) mengenang Amru Daulay.

Dalam pandangan Irwan, Amru Daulay selama kepemimpinannya sebagai bupati Madina membangun secara besar-besaran lembaga-lembaga pendidikan, mulai dari sekolah dasar, SMP, SMK Pertanian, SMU Plus, bahkan berhasil membangun perguruan tingi yang dulu dinamakan STAIM (Sekolah Tinggi Agama Islam Madina) sekarang bernama STAIN.

“Dari segi investasi, beliau banyak terobosan pada saat itu, dimana untuk perkebunan sawit saja mencapai 170.000 hektar. Beliau membawa investor investor ke Madina yang sekarang sudah banyak menghasilkan, sebagai salah satu penopang PDRB (produk domestik regional bruto) Madina khususnya di Pantai Barat”.

Irwan Hamdani Daulay

Kemudian juga bagaimana Amru Daulay mengundang investor di sektor energi, dimana masa itu Madina sangat kekurangan daya listrik. Itulah perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi, yakni PT. SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) yang kini sudah memproduksi 130 MW, dengan target mencapai 300 MW. Dan, hari ini Madina sudah surplus listrik atas kehadiran SMGP itu.

“Dengan kehadiran investasi investasi itu mestinya dapat bermanfaat bagi masyarakat Madina secara umum, baik untuk kepentingan pemulihan eknomi, infrastruktur dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)”.

“Karena dari sisi SDM, kita masih harus berjuang keras agar SDM Madina itu daya saingnya berkembang terus, jadi mudah-mudahan hari ini bupati kita harapkan dapat terus menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat dan mendorong bangkitnya investasi investasi,” imbuh Irwan.

Hal itu, bagi Irwan, sebenarnya suatu hal penting, dan bupati Madina saat ini serta bupati bupati berikutnya dapat terus menjadikan karya Amru ini sebagai inspirasi dan menjadi katalisator dalam semangat membangun daerah secara berkelanjutan.

“Dan mudah-mudahan dengan pemerintahan SUKA sekarang ini, pembangunan akan terus digenjot. Investasi investasi akan terus didorong, semoga semangat membangun kampung halaman terus berlanjut dan sinergis,” ujarnya.

Atas prestasi di segala aspek itu sangat wajar penghargaan diberikan kepada Amru Daulay untuk mengenang dan sebagai catatan sejarah, sehinga generasi sekarang dan generasi di masa depan tahu bahwa bupati pertama Madina termasuk yang sangat konsen membangun sumber daya manusia serta memiliki dedikasi yang tinggi bagi Madina.

“Penghargaan itu bisa jadi berupa penabalan nama Amru Daulay pada sesuatu yang penting di Madina, misalnya STAIN itu ada embel-embel Amru Daulay, atau nama bandara di bukit Malintang, atau nama jalan atau gedung-gedung,” ujar Irwan.

STAIN Amru Daulay

Di hari yang sama, budayawan Askolani Nasution juga menyatakan bahwa penghargaan untuk Amru Daulay adalah suatu kepatutan.

Askolani melihat dari sisi sektor pendidikan. Pendirian komplek STAIN tahun 2017 menjadi hal yang sangat penting dalam sejarah Mandailing Natal. Ketika itu Amru Daulay ingin membangkitkan kembali kemajuan pendidikan Mandailing jauh sebelum merdeka. Karena itu, berdirilah BLU-STAIM, SMA Plus, SD Percontohan, dan lain-lain.

Askolani Nasution

Selain sebagai sebuah perguruan tinggi, pendirian STAIM waktu itu beranjak dari pemikiran Amru Daulay agar penduduk Madina memiliki satu universitas yang maju dan memiliki karakteristik Islam.

“Berdasarkan pertimbangan itu sudah sepatutnya nama Amru Daulay ditabalkan sebagai nama STAIN,” kata Askolani.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

    Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kaum ibu manduda bulung gadung (menumbuk pucuk daun ubi) di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017). Gulai bulung gadung naiduda (pucuk daun ubi tumbuk) merupakan masakan khas etnis Mandailing di Sumatera Utara. Gulai tradisi ini masih tetap lestari di kalangan kaum Mandailing di Malaysia sejak bermigrasi ke Tanah Semenanjung pada tahun 1800-an. […]

  • Sisi Pilkada : Terbentur dan Remuk

    Sisi Pilkada : Terbentur dan Remuk

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Roy Samsuri Lubis   Manusia mati meninggalkan nama, merupakan adagium yang paling tepat menggambarkan eksistensi Sutan Ibrahim di bumi Nusantara. Pria yang punya nama kebangsaan Datuk Sutan Malaka ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, mulai dari era kolonial, awal kemerdekaan bahkan sampai saat ini. Bahkan saking populernya, pernah satu masa ia dianggap […]

  • Jelang Lebaran, Perdagangan Pakain di Panyabungan Masih Rendah

    Jelang Lebaran, Perdagangan Pakain di Panyabungan Masih Rendah

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga sepekan menjelang Idul Fitri, perdagangan pakaian di pasar Panyabungan Mandailing Natal (Madina) masih sepi. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu di mana sepekan sebelum labaran pembeli sudah ramai. Pantauan Mandailing Online, Minggu (12/7) di pasar lama dan pasar baru Panyabungan, para pedagang pakaian jadi maupun bahan pakaian mengakui masih […]

  • Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Sumpah serapah, itulah yang keluar dari mulut seorang masyarakat tatkala melihat prilaku anak muda dan sebagian pelajar tingkat SLTA di ruko bagian belakang lantai 2 Pasar Kotanopan saat hari Sabtu lalu. Betapa tidak, perangai beberapa pasangan ini sudah tidak menunjukkan etika di depan umum dan dianggap melanggar nilai-nilai moral dan agama. […]

  • 20% Pelamar CPNS Absen

    20% Pelamar CPNS Absen

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berkas Ujian soal CPNS Pemko Medan dan lembar jawaban yang tersisa telah dimusnahkan agar masyarakat yakin Seleksi CPNS Pemko Medan benar-benar bersih dan transparan. Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Medan Lahum Lubis kepada wartawan di Medan, Kamis (16/12/2010). Menurutnya, jumlah peserta ujian CPNS Kota Medan yang tidak ikut tes sebanyak 3.707 peserta. Mereka […]

  • Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar penangkapan 16 nelayan asal Madina oleh tim razia gabungan DKP Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan Teluk Ilalang, Batahan pada Sabtu (9/10) kemarin menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara yang dihubungi Mandailing Online pada Minggu (10/10) meminta tim hukum Pemkab Madina bekerja dalam kasus […]

expand_less