Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Harga Biji Kopi Kian Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga biji kopi belum juga membaik sejak anjlok Ramadhan lalu di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Dari kisaran 18.500 rupiah per kilo gram turun ke level 8.500 hingga 8.000 rupiah, turun lagi ke angka 6.500 rupiah per kilo gram.

Sejumlah petani kopi di Kecamatan Ulu Pungkut dan Kecamatan Panyabungan Timur kepada wartawan, Minggu (15/9/2013) mengakui kondisi ini sangat mempengaruhi pendapatan petani.

Kadua kecamatan ini merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Madina, sehingga jika harga kopi anjlok berdampak terhadap perekonomian kawasan itu.

Di Panyabungan Timur, dalam 5 tahun tahun terakhir, banyak warga beralih mananam kopi dan mengesampingkan komoditi lain. Anjloknya harga biji kopi sangat memukul mereka.

Firdaus (40) petani kopi di Kecamatan Panyabungan Timur mengatakan, sejak harga turun dari Rp.18.500 ke kisaran Rp.8.000 per kg, hingga sekarang belum juga naik. Sehingga banyak petani mengalami kerugian, tidak sesuai lagi pendapatan dari hasil penjualan dengan biaya yang dikeluarkan.

“Akibat harga yang anjlok ini, kita para petani kopi merasa resah, karena kita sudah mengharapkan hasil penjualan kopi ini untuk menopang ekonomi keluarga,” katanya.

Di tempat terpisah, Abdul Hakim petani di Kecamatan Ulu Pungkut menyatakan harga yang tak kunjung membaik tersebut membuat banyak petani di daerahnya mengalami kerugian.

“Untuk menutupi biaya perawatan, pemupukan dan biaya panen tidak sesuai lagi dari harga kopi. Terakhir kita dengar itu turun lagi dari Rp.8.500 menjadi kisaran Rp.6.000 per kilo. Tentunya ini akan berpengaruh pada kehidupan kita. Karena itu kita mengharapkan agar pemerintah mencari solusi bagaiamana mengembalikan harga kembali normal,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMGP Akui Sosialisasi Ada Meski Kurang Optimal

    SMGP Akui Sosialisasi Ada Meski Kurang Optimal

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)  – Pihak PT SMGP menyatakan bahwa sudah melakukan sosialisasi sebelum kegiatan pembukaan sumur SMP-T02. Itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan Kementerian ESDM serta manajemen PT SMGP, Rabu (3/2/2021) di Jakarta terkait tewasnya 5 warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal pada 25 Januari 2021 pada saat pembukaan […]

  • Sejumlah Tokoh Perantau Siap Bantu Pembangunan Madina

    Sejumlah Tokoh Perantau Siap Bantu Pembangunan Madina

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) — Sejumlah tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina), Sumut menyatakan siap membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses pembangunan kabupaten ini. Bantuan berupa sumbangan gagasan hingga melobi ke pusat-pusat sumber pembiayaan. Hal itu disampaikan perwakilan tokoh nasional asal Madina saat bersilaturrahmi dengan Bupati H.M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi […]

  • PP Gabema Madina Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    PP Gabema Madina Beberkan Dampak Negatif Geothermal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ketua Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (PP Gabema Madina) Agussalam Nasution mengatakan, sebetulnya banyak sekali dampak negatif dari kehadiran geothermal, diantaranya pengeboran sumur geothermal menghasilkan berbagai macam limbah. Hal itu disampaikan Agussalam di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (25/03/2011). Dijelaskannya, dalam eksplorasi geothermal jumlah limbah […]

  • Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanjungbalai, Tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan biaya operasional kepala daerah, mantan Walikota Tanjungbalai Dr.H SH SpOG mengembalikan uang negara sebesar Rp 500 juta dari total Rp 947 juta yang diduga diambil secara melawan hukum dari APBD Tanjungbalai 2001-2004 kepada tim penyidik Kejari Tanjungbalai, Kamis (23/12). Informasi diperoleh di kantor Kejari Tanjungbalai menyebutkan, seyogianya penyidik kejaksaan melakukan […]

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

expand_less