Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
  • print Cetak

Bongkahan karet mentah saat disusun ke dalam bak. Ilustrasi. Foto: Antara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir.

Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram.

Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 per kilogram untuk harga terrendah.

Apa penyebabnya?

Perlambatan ekonomi Cina dan penghujan di Thailand menjadi dua poin utama dari beberapa indikator di pasar berjangka internasional.

Harga karet dunia pada perdagangan Rabu (7/9/2022) menyentuh posisi terendah dalam 11 bulan karena melambatnya permintaan dari China.

Pada Selasa (6/9/2022) harga karet yang diperdagangkan di pasar berjangka Jepang tercatat JPY214,8 per kilogram, turun 1,24% dibandingkan harga penutupan Senin.

Menyusul sedikit rebound teknis pada hari Senin, pasar telah kembali ke arah sebelumnya dari tren turun di tengah kekhawatiran resesi yang lebih luas dan kemudian sentimen permintaan yang lebih lemah,” kata seorang pedagang yang berbasis di Singapura dikutip CNBC Indonesia, Rabu.

“Pasar juga tampaknya mengabaikan hujan lebat dan banjir di Thailand selama sebulan terakhir, padahal ini secara historis akan mendorong harga berjangka sampai batas tertentu,” tambahnya.

Seorang pekerja menyusun lembaran karet olahan yang sudah berbentuk Ribbed Smoked Sheet (RSS). Foto: Antara

Para pelaku pasar cemas akan melambatnya permintaan karet China, karena negara konsumen karet terbesar itu berjuang dengan krisis properti, gelombang panas yang telah mengganggu produksi, dan perpanjangan penguncian yang telah memukul aktivitas industri dan konsumsi.

Pun begitu, harga karet dunia tidak turun lebih jauh karena ditopang oleh Beijing yang mengatakan pada kuartal ketiga tahun ini akan meluncurkan langkah-langkah untuk menopang ekonomi yang lesu, salah satunya dengan stimulus.

Pejabat senior dari bank sentral China memperingatkan risiko ekonomi saat ini yang terpukul dalam beberapa bulan terakhir karena gelombang baru virus Corona (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) yang membuat pemerintah mengambil langkah membatasi mobilitas masyarakat.

“Saat ini, stabilisasi dan rebound ekonomi China berada di jendela kunci, dan kuartal ketiga sangat penting untuk meluncurkan langkah-langkah kebijakan,” Yang Yinkai, Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, mengatakan pada konferensi pers.

“Paruh kedua tahun ini adalah periode kritis untuk menebus kerugian pada kuartal kedua akibat wabah Covid,” imbuhnya.

Sumber: CNBC Indonesia/Mandailing Online
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ja’far Sukhairi Nasution Hadiri Pelantikan Erwin Efendi Lubis Sebagai Ketua DPRD Madina

    Ja’far Sukhairi Nasution Hadiri Pelantikan Erwin Efendi Lubis Sebagai Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Madailing Online) : Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Erwin Efendi Lubis hari ini jum’at 25/10 resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Madina periode 2024-2029 . Pelantikan Erwin sendiri dihadiri H. M. Ja’far Sukhairi Nasution selalu Bupati. Selain Erwin Efendi Lubis, dua wakil pimpinan DPRD juga dilantik yakni Indah Anisa dari […]

  • Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PABYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina didesak menonaktifkan 4 pejabat yang terindikasi terlibat dalam kasus spanduk sabu-sabu Bupati Hidayat Batubara. Demikian ditegaskan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara (Gemmpar), Ramlan T Daulay, S.Sos, Kamis (3/7/2014) di Panyabungan. Spanduk itu berisi tulisan tuduhan terhadap bupati Madina pemakai narkoba jenis sabu-sabu yang terpampang di […]

  • Arsidin Batubara: Jangan Bebani Kades dengan Titipan Keserakahan

    Arsidin Batubara: Jangan Bebani Kades dengan Titipan Keserakahan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta semua pihak untuk tidak membebani para kepala desa (kades) dengan program titipan keserakahan ekonomi yang tidak jelas. Hal itu disampaikan Arsidin ketika dimintai pendapatnya terkait adanya paksaan terhadap kepala desa agar menganggarkan dana desa untuk membeli 3 foto bergambar tokoh Mandailing. […]

  • Pemuda Desa Pidoli Lombang Libatkan diri Cari Pelaku Perkosaan Terhadap Warganya

    Pemuda Desa Pidoli Lombang Libatkan diri Cari Pelaku Perkosaan Terhadap Warganya

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): kasus perkosaan yang dialami SN ( 20 ) warga desa pidoli lombang, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih terus jadi tanda tanyak Pasalnya dari 4 orang yang terlibat dari  pengakuan korban. Baru 1 orang yang diamaankan kepolisian dari Polres Madina yakni inisial I bekerja sebagai tenaga […]

  • Rekomendasi DPRD Madina Cabut Izin Palmaris

    Rekomendasi DPRD Madina Cabut Izin Palmaris

    • calendar_month Sabtu, 5 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah hampir delapan bulan terombang-ambing, akhirnya Pansus DPRD Mandailing Natal (Madina) menyimpulkan opsi pencabutan izin PT. Palmaris Raya, pada rapat paripurna, Kamis (3/1) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efend Nasition. Enam dari 7 fraksi yang hadir menyatakan setuju pada opsi pencabutan tersebut. Fraksi yang menyatakan setuju adalah Fraksi Hanura, […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

expand_less