Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Harimau Kembali Membantai Warga Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
  • print Cetak

Kondisi Desa Ranto Panjang Mencekam

korban  harimau 220413PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah hampir 7 tahun teror harimau membantai manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Selama itu pula upaya pemerintah mengatasinya atau melindungi rakyatnya nyaris tak terdengar.

Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), teror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang sudah berlangsung sejak tahun 2006, jumlah korbannnya sekitar 5 orang.

“Peristiwa terbaru pada tanggal 11 Maret 2013, konflik antara Harimau Sumatra dengan manusia yang mengakibatkan korban tewas bernama Karman Lubis, yang merupakan penduduk Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal,” ungkap Direktur Eksekutif Sumatera Rainforest Institute (SRI) Rasyid Assaf Dongoran, pekan lalu.

Kondisi hutan yang dikonversi menjadi lahan perkebunan dan pertambangan ditengarai sebagai faktor signifikan terjadinya perubahan koridor dan perilaku Harimau Sumatra dan satwa buas lainnya.

Sehingga, menurut kesimpulan sementara tim SRI, perubahan hutan ini menyebabkan harimau mengamuk dapat berakibat buruk pada keselamatan masyarakat sekitar. Terutama Desa Ranto Panjang yang diapit perusahaan perkebunan sawit dan tembang PT. Sorikmas Mining.

Pemerintah Kabupaten Mandialing Natal harus melihat betapa ini menjadi tanggunjawab pemeritah, karena saat ini sejumlah 1.421 jiwa terancam di desa yang berada di tengah hutan ini.

Aktifitas bekerja di kebun untuk menderes getah karet terkendala akibat suasana mencekam sehingga pendapatan penduduk terancam dan ekonomi turun dratis.

Tim SRI mendapat laporan bahwa bantuan dari pemkab masih berupa penyaluran beras miskin (raskin), tetapi ini adalah rutinitas, bukan faktor insidentil. Dan itu tidak cukup karena sudah berminggu minggu dan mencapai sebulan rakyat tidak bekerja aktif sehingga biaya-biaya hidup dan sekolah anak-anak menjadi terancam.

Selain itu harapan SRI agar aparatur pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten intensif mendampingi ribuan rakyatnya yang tinggal di hutan dalam keadaan mencekam ini.

Saat ini masyarakat Desa Ranto Panjang masih diselimuti rasa mencekam yang sangat luar biasa akibat teror yang dilalukan oleh Harimau Sumatera terhadap penduduk.

Sudah banyak kepala keluarga yang takut ke kebun untuk menyadap karet, yang merupakan mata pencaharian mayoritas penduduk Ranto Panjang. Jika terus dibiarkan, penduduk di Desa Ranto Panjang akan mengalami keterpurukan ekonomi. Pemerintah daerah harus berbuat dan menghentikan teror harimau ini agar aktivitas ekonomi warga bisa normal kembali.

Kenyataan yang diperoleh tim SRI bahwa realitas suasana desa sangat indah, nyaman dan tentram penuh keramahan penduduk.

Hanya saja, saat ini kondisi tersebut akan serta merta berubah pada sore hari, dimana rumah-rumah penduduk tertutup sejak pukul 4 sore sampai esok pagi pukul 10 pagi akibat ketakutan ancaman harimau Sumatra.

Berdasar penuturan kepala desa, hingga kini sudah banyak penduduk yang mengungsi karena tak tahan lagi setiap hari dihantui teror harimau.

Bulan ini juga sudah terjadi arus pengungsian sebanyak lebih kurang 7 kepala keluarga. Penduduk memutuskan pindah dari Desa Ranto Panjang akibat teror, rasa mencekam dan ketakutan dan hal ini mempengaruhi penduduk yang lain.

Pihak SRI berkeyakinan bahwa Harimau Sumatera yang membantai penduduk Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis masih akan terus mengancam jiwa penduduk desa yang berjumlah 1.421 jiwa tersebut.

Berdasar penelusuran yang dilakukan tim SRI dan penduduk setempat, jejak kaki harimau yang membantai manusia tersebut berukuran besar dan dewasa. Ukuran jejak kaki yang ditemukan lebarnya mencapai 15 centi meter dengan panjang sekitar 20 centi meter.

Berdasar ukuran jejak telapak kaki yang ditemukan, mengindikasikan bahwa badan harimau itu berukuran panjang 2,5 hingga 3 meter dengan jenis kelamin jantan dewasa, berusia sekitar 25 tahun. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan DPRD Madina Dilantik

    Pimpinan DPRD Madina Dilantik

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan DPRD Mandailing Natal (Madina) yang defenitif dilantik hari ini Kamis (17/10) di rapat paripurna DPRD Madina. Ketiganya adalah Erwin Efendi Lubis (Ketua DPRD Madina), Harminsyah Batubara (Wakil Ketua DPRD Madina) dan Erwin Efendi Nasution (Wakil Ketua DPRD Madina). Pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Madina, Deny Riswanto. […]

  • Ketahuan Bongkar Gudang Kepegawaian Pemkab Madina, Pelaku Kabur

    Ketahuan Bongkar Gudang Kepegawaian Pemkab Madina, Pelaku Kabur

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Seorang yang berniat mencuri melarikan diri setelah berhasil membongkar gudang Kantor kepegawaian Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal di Komplek Perumahan Cemara Madina, Senin (10/1) sekitar pukul 12.00 Wib. Niat pelaku untuk mencuri di gudang Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Madina tersebut diketahui oleh salah seorang wanita yang bernama Ropikoh yang tinggal di sebelah gudang tersebut. […]

  • Disporkap Madina adakan Sosialisasi Seni Adat dan Budaya

    Disporkap Madina adakan Sosialisasi Seni Adat dan Budaya

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Mandailing Natal, Senin (15/12) menggelar  Seminar Seni Adat dan Budaya  di Hotel Madina Sejahtera Panyabungan, terlihat para pelajar dalam seminar ini sangat antusias mendengarkan materi dari para tutor. (hol)

  • Nelayan bakal punya rumah

    Nelayan bakal punya rumah

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012. “Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini. Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan […]

  • Ini Progres Pembangunan Jembatan Natal-Batahan

    Ini Progres Pembangunan Jembatan Natal-Batahan

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL( Mandailing Online )- Jemabatan Natal – Batahan dipastikan selesai Akhir November 2023 . Kondisi saat ini rangka baja sudah terpasang dan dipastikan belum ada kendala. Hal ini dijelaskan PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) 3.4 PJN III Sumut Rachmad, ST, MT kepada Bupati Mandailing ( Madina ) Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat meninjau progres […]

  • MA Batalkan Vonis Bebas Rahudman Harahap

    MA Batalkan Vonis Bebas Rahudman Harahap

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Harapan Rahudman Harahap untuk kembali duduk di kursi walikota Medan kandas. Ini menyusul telah dikeluarkankan putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum dalam perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005 itu. Dipublikasikan di situs resmi MA, nomor register perkara 236 K/PID.SUS/2014, yang ditangani […]

expand_less