Home / Berita Sumut / “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

“Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

H. Fahrizal Efendi Nasution, SH menyampaikan paparan pada reses di Adian Jior, Kamis (8/7/2021).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini.

Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial.

Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang menjemput sayang, sayang menjemput penyatuan”.

Penekanan falsafah itu tercermin dari dialog antara Fahrizal dengan peserta reses di Desa Adian Jior dan Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan, Kamis (8/7/2021).

Hubungan antara wakil rakyat dan konstituen menjadi lebih kuat jika didasari dimensi “sayang” sehingga wakil rakyat yang diamanahkan dengan rakyat yang mengamanatkan dapat lebih bersinergis.

Sinergitas ini mampu mewujudkan hubungan yang kuat antara konstituen dengan legislator sehingga rakyat lebih mudah menyampaikan aspirasi di satu sisi dan menguatkan semangat legislator memperjuangkan aspirasi itu di legislatif pada sisi lain.

Peserta reses di Adian Jior

Reses di Desa Adian Jior dan Desa Gunung Manaon pun menjadi sangat komunikatif. Hal yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di dua desa itu menjadi fokus diskusi yang lancar.

Di sisi lain, interaksi yang cukup intens di acara reses itu juga menjadi wadah penambah pengetahuan konstituen tentang seluk beluk dan tahapan-tahapan penyaluran aspirasi kepada pemerintah daerah.

Peserta reses di Gunung Manaon

Fahrizal dalam paparan pada reses di dua desa itu berhasil menjelaskan sisi-sisi perjuangan dan upaya seorang anggota DPRD dalam menyalurkan aspirasi rakyat kepada pemerintah daerah di legislatif.

Fungsi-fungsi legislatif dan fungsi-fungsi ekskutif diterangkan dengan baik oleh politisi Hanura itu.

Alhasil, rakyat yang menjadi peserta reses itu tidak saja dapat menyampaikan aspirasi pembangunan tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang progres demi progres penyaluran aspirasi oleh legislator selaku wakil rakyat.

Peliput: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: