Sabtu, 21 Mar 2026
light_mode

Honorer Belum Gajian, Kinerja Disdik Dipertanyakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Kamis, 21 Juli 2011
Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Madina terkait sejumlah persoalan, semisal pencairan upah guru honorer yang sebagian belum dicairkan dan persoalan lainnya dipertanyakan. Jika kinernya tetap demikian, sebaiknya Bupati mengambil kebijakan.
Hal ini dikatakan DPD Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Kabupaten Madina bersama DPP Pergerakan Mahasiswa Peduli (PMP) Madina. Kedua organisasi ini meminta Bupati, apabila sejumlah persoalan itu tak bisa diselesaikan, jelas akan mencederai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Hidayat-Dahlan. Pasalnya, program yang paling menggiurkan masyarakat dari pimpinan Madina ini adalah perbaikan pendidikan.
“Kalau guru saja banyak keluhannya, bagaimana cara untuk meningkatkan pendidikan di Madina. Artinya, jika Kadisdik Madina tak mampu mengatasi persoalan pendidikan yang ada Bupati harus turun tangan dan menangani persoalan ini,” sebut Sekjen IPI Madina, Ahmad Said Pulungan kepada METRO, Rabu (20/7) usai mengikuti talk show di salah satu stasiun Radio di Panyabungan bertema ‘Mampukah Kadisdik Madina mengatasi persoalan pendidikan,”.
Disampaikan Said, kualitas pendidikan di Madina sejak setengah tahun terakhir menurun hal ini dibuktikan dengan banyaknya persoalan yang ada baik mengenai kelangsungan proses belajar-mengajar maupun administrasi pendidikan.
”Kita menilai Kadisdik Madina harus intropeksi diri dan sejauh mana telah berbuat untuk Madina, karena kami banyak menerima laporan dari sejumlah guru Tenaga Kerja Sukarela (TKS), masih banyak yang belum terima gaji selama beberapa bulan terakhir bahkan kabarnya masih ada pemotongan juga,” tambahnya.
Untuk itu dikatakan Said, menanggapi persoalan-persoalan ini, IPI Madina meminta Bupati HM Hidayat Batubara untuk segera memprioritaskan penuntasan persoalan di Disdik tersebut supaya jangan menjadi momok bagi pemkab Madina di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan.
”Artinya jangan sampai persoalan ini menjadi konsumsi masyarakat sehingga akan menurunkan optimisme masyarakat Madina terhadap Hidayat-Dahlan, dan kalau memungkinkan Bupati harus melakukan fit and prover test untuk menempatkan orang yang tepat di Dinas itu, karena kalau tidak dilakukan reformasi saya yakin tak aka nada peningkatan kualitas pendidikan di Madina,” sebutnya.
Hal serupa disebutkan Ketua Umum DPP PMP Madina Aswan Lubis, bahwa pihaknya juga telah banyak menerima keluhan dari guru-guru TKS yang mengaku gajinya belum keluar sejak 4 bulan terakhir. Dan dirinya juga menerima masukan bahwa masih ada gaji guru honorer yang diduga dipotong.
”Kami sangat prihatin dengan kondisi pendidikan yang ada saat ini, dan kami menilai bahwa Kadisdik yang sekarang sudah sepantasnya dievaluasi kinerjanya oleh Bupati, dan kami melihat Kadisdik juga tak menerapkan transfaransi informasi sehingga masyarakat tak tau apa saja yang dilakukan oleh Disdik Madina,” ujar Aswan.
Sementara seorang guru TKS yang tak mau namanya dikorankan mengaku kalau mereka belum menerima honor sejaki 4 bulan terakhir sekitar Rp500 ribu perbulan. Ironisnya tugas yang mereka emban itu sangat banyak bahkan guru-guru yang PNS juga terkadang melimpahkan tugasnya ke guru TKS.
”Kami merasa nasib kami tak diperhatikan lagi, sudah tugas banyak di luar yang seharusnya dan gaji juga selalu terlambat,” kata seorang guru TKS. (wan/mer)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pementasan drama “Multatuli” produksi Jeges Art di Taman Raja Batu, Panyabungan, Senin (31/7) sungguh sangat luar biasa. Plot cerita mengalir dengan sempurna, dialog-dialog yang menyentuh serta adegan-adegan yang berkarakter kuat. Askolani Nasution, sang sutradara, begitu berhasil membangun dimensi emosi yang sangat kuat pada setiap adegan. Pun, para pemain sangatlah pula piawai memerankan peran masing-masing. […]

  • Madina Endemis Malaria

    Madina Endemis Malaria

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan salah satu daerah endemis malaria di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). “Dari sekitar 24 ribuan masyarakat Madina, 9.671 jiwa terjangkit malaria,” sebut Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina, Arifin Fausi Lubis Apt MM, kepada METRO, di ruang kerjanya, Jumat (12/11). Arifin menambahkan, malaria merupakan penyakit yang harus ditangani serius dan […]

  • Plasma PT. DIS dan Limbah PT. RMM Tak Ada Masalah

    Plasma PT. DIS dan Limbah PT. RMM Tak Ada Masalah

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Mekanisme pengolahan limbah oleh pabrik kelapa sawit PT. RMM telah sesuai dengan standar baku mutu yang dikeluarkan kementerian lingkungan hidup dan keputusan bupati Mandailing Natal (Madina) perihal izin pembuangan limbah cair ke badan sungai. Demikian rilis pers Humas PT. Dinamika Inti Sentosa (PT.DIS), JS. Tarigan,SH yang diterima Mandailing Online, kemarin, terkait berkembangnya […]

  • Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan Kabupaten Madina PPKM Level 4 sebaran covid-19 oleh Mendagri diduga akibat data palsu yang dikirim oknum pejabat Dinas Kesehatan kepada pemerintah pusat. Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi kepada media menjelaskan akan melakukan penyelidikan terkait indikasi data palsu penyebab penetapan PPKM Level 4 untuk Kabupaten Madina. “Kita akan investigasi masalah […]

  • PLN Gratiskan Penambahan Daya

    PLN Gratiskan Penambahan Daya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    jakarta : PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia menyediakan layanan tambah listrik (tambah daya) gratis bagi pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA. Siaran pers PLN, Minggu (6/3) menyebutkan setiap pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA yang naik daya atau tambah listriknya ke 1300 VA […]

expand_less