Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Ima Madina : Kondisi Madina Makin Parah, Ridwan Rangkuti : Bupati Madina Harus Rangkul Semua Elemen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
  • print Cetak
Ridwan Rangkuti, SH.MH

Ridwan Rangkuti, SH.MH

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harus merangkul semua elemen agar roda pemerintahan sukses lima tahun ke depan.

“Kalau tidak, yakinlah bupati dan wakil bupati akan kewalahan di masa mendatang,” kata Ketua Persatuan Advokad Indonesia Wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti,SH.MH yang dilansir Malintang Pos, Sabtu (20/8/2016).

“Saya pikir setelah mengamati selama hampir tiga bulan ini, langkah yang paling tepat dilaksanakan oleh bupati/wakil bupati Madina adalah merangkul seluruh elemen masyarakat, yang lalu biarlah berlalu,” ujarnya.

Menurutnya, ada OKP, KNPI, pers, LSM, mahasiswa, ormas, parpol, ulama dan tokoh-tokoh masyarakat, mantan anggota DPRD serta masyarakat lainnya harus diajak duduk bersama membicarakan pembangunan Madina ke depan. Jika ada masalah, dihadapi bersama dengan mengedepankan musyawarah, semua akan dapat diatasi dengan baik.

Diungkapkannya, dahulu banyak masalah muncul di era Bupati Amru Daulay, tapi bupati merangkul satu demi satu elemen masyarakat, dan terbukti Amru berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan di Mandailing Natal (Madina).

Amru Daulay dibesarkan di luar Madina, sekarang Dahlan Hasan selaku bupati dan Jakfar Sukhairi selaku wakil bupati adalah asli warga Madina, artinya lahir dan besar di Mandailing Natal yang tentunya lebih memahami dan memiliki fokus dalam menetapkan arah pembangunan.

Apa mungkin…? Siapa bilang tak mungkin, dengan cara bupati harus mengedepankan musyawarah dan mupakat, jangan hanya pembisik yang didengar, tapi dengarkan saran dan pendapat seluruh elemen masyarakat, bukan mengedepankan kepentingan pribadi masing-masing.

Kondisi Madina Makin Parah

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal melihat kondisi Madina makin parah, program pemerintah tidak jelas, tidak ada pemberdayaan SDA dan SDM yang berkualitas, banyak indikasi suap dan tindak pidana korupsi.

“Karena itu, kami meminta semua lapisan masyarakat harus sama-sama mengawal pemerintahan di bawah pimpinan Dahlan-Sukhairi, apapun situasinya IMA Madina siap berseberangan dengan semua kejahatan yang dilakukan pemerintahan Madina,” tegas Ketua Umum DPD Ima Madina Herman Birje yang dilansir MohgaNews, Minggu (21/8)

Herman menyampaikan, sudah cukup lama masyarakat mendengar adanya dugaan penyimpangan wewenang dan jabatan serta penyalahgunaan anggaran di sejumlah SKPD yang ada lingkungan Pemkab Madina, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan Perkebunan serta SKPD lainnya.

Namun, yang cukup disayangkan Ima Madina belum ada sikap pemerintahan yang tegas dan jelas atas berbagai tudingan maupun indikasi tersebut. Herman menyebut, mestinya Pemerintahan Dahlan Hasan-Jafar Sukhairi menyikapi apa yang berkembang dan sedang dikritiki masyarakat.

“Sudah cukup lama kami mendengar adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan maupun SKPD yang lain, tapi kita cukup prihatin juga, meskipun sudah ada indikasi namun tak ada sikap bupati maupun wakil bupati yang tegas dan jelas, ada apa ini?” ucapnya.

Karena itu, Herman menyampaikan keraguannya terhadap komitmen Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dengan tegas mengatakan tidak akan pernah melakukan korupsi.

“Pantas kita tanyakan beliau apa implementasi dari ucapan tidak akan pernah korupsi itu, karena kami pikir korupsi bukan mengkantongi uang negara untuk pribadinya, tetapi salah dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewenangannya selaku pengguna anggaran yang menyebabkan negara rugi, itu juga bagian dari tindakan yang salah, coba kita lihat sekarang sudah masuk triwulan ketiga tapi masih banyak kegiatan yang tidak dilaksanakan, dan sama sekali anggaran daerah itu belum membawa manfaat bagi masyarakat. Mirisnya lagi, penegak hukum kami lihat tidak tanggap atas berbagai persoalan yang ada di SKPD pemerintahan Madina,” ungkapnya.

Herman menyampaikan, semua komunitas masyarakat memiliki tugas dan tanggung jawab mengawal pemerintahan dalam rangka mewujudkan good and clean governance. “Ini tugas dan tanggung jawab kita semua, kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan masukan dalam perbaikan pembangunan daerah ke depan,” tambahnya.

Sumber : Malintang Pos/Mohga News

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah. “Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman […]

  • Diduga Terkait Coblos Ulang

    Diduga Terkait Coblos Ulang

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pembakaran rumah Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jefri Anthoni oleh orang tak dikenal beberapa hari lalu diduga terkait akan dilaksanakannya pencoblosan ulang Pilkada Madina. “Hal ini saya duga sebagai bentuk suatu gerakan yang dilakukan oleh oknum tak dikenal yang ada hubungannya dengan kondisi pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal yang akan melaksanakan pencoblosan ulang,” […]

  • Untuk Industri Tapioka, Nagajuang Siapkan 14 Ha Lahan Ubi Kayu

    Untuk Industri Tapioka, Nagajuang Siapkan 14 Ha Lahan Ubi Kayu

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NAGAJUANG (Mandailing Online) – Kecamatan Nagajuang diproyeksikan menyiapkan 14 hektar lahan budidaya ubi kayu untuk kebutuhan bahan baku industri tepung tapioka di Mandailing Natal (Madina). Dari 14 hektar itu, seluas 7 hektar diproyeksikan akan disediakan semua pemerintah desa yang ada di kecamatan itu. Sedangkan 7 hektar lainnya akan disediakan pihak pemerintah Kecamatan Nagajuang dengan […]

  • Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (1)

    Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (1)

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pendahuluan Pada hakikatnya sastra lisan merupakan bagian dari suatu kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun secara lisan sebagai milik bersama. Menurut Louis (dalam Sudikan, 2001:3) ada tiga unsur pokok suatu kebudayaan, yaitu: (1) Isi yang berupa pola perilaku sosial gaya yang menyatakan sesuatu dan cara memahami sesuatu benda yang diwariskan; […]

  • Polres Madina Tangkap Suami Pembunuh Istri

    Polres Madina Tangkap Suami Pembunuh Istri

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhasil menangkap D. Sitompul terduga pembunuh istrinya dan membuangnya ke dalam sumur. Pria berusia 45 tahun, warga Desa Janjimatogu Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal itu ditangap bersama anaknya DS Sitompul (19) di terminal bus Antar Kota Antar Provinsi Pekan Baru, Provinsi Riau, Rabu (9/8/2017). Kapolres Madina, AKBP […]

  • Sorikmas Mining Akan Menyedot 2000 Tenaga Kerja

    Sorikmas Mining Akan Menyedot 2000 Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Sorikmas Mining tak lama lagi akan membutuhkan sebanyak sekitar 2.000 tenaga kerja. Kebutuhan terhadap tenaga kerja itu bila mana tahapan kegiatan memasuki tahap kontruksi. Tahap konstruksi itu berjalan jika pemerintah pusat sudah mengeluarkan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Pihak manajemen PT. Sorukmas Mining sejauh ini berkomitmen bahwa 70 persen tenaga […]

expand_less