Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Jika Paslon SAHATA memenangkan Pilkada Madina 2024, Imran optimistis Saipullah Nasution sebagai calon bupati bakal mampu mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran di kabupaten ini dengan memperbaiki tata kelola sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Saya yakin, dalam tanda petik, Pak Saipullah itu belum punya dosa di Madina. Belum ada jejak rekam negatif Pak Saipullah di kabupaten kita ini,” kata mantan Ketua DPRD Madina itu usai menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Madina di Aula Ladang Sari, Kecamatan Panyabungan, Selasa (15/10/2024).

Imran juga mengalaskan optimismenya itu pada jejak karier Saipullah Nasution sebagai pejabat di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan yang sudah betul-betul memahami tata kelola pemerintahan.

“Pak Saipullah itu bukan politisi dan pebisnis. Dia itu murni birokrat yang orientasinya bagaimana cara mengelola pemerintahan dengan baik,” tutur ketua Partai Ummat Madina itu.

Meski demikian, Imran menyarankan kepada Saipullah Nasution jika nanti terpilih menjadi Bupati Madina periode 2025-2030 agar memprioritaskan perbaikan tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dinilai akan mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina.

Untuk diketahui, berdasarkan data BPS Madina, persentase penduduk miskin Kabupaten Madina pada Maret 2024 sebesar 8,69 persen atau menurun 0,17 persen poin terhadap Maret 2023. Persentase penduduk miskin ini setara dengan 40,56 ribu jiwa atau berkurang sekitar 0,48 ribu jiwa dalam satu tahun terakhir.

Sementara angka garis kemiskinan di Madina pada Maret 2024 berada pada level Rp519.553 per kapita per bulan atau meningkat sekitar 32.117 rupiah dibanding garis kemiskinan pada Maret 2023 sebesar Rp487.436 per kapita per bulan.

Imran yakin angka kemiskinan itu masih dapat ditekan jika pemerintah daerah serius memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Selama ini, menurut dia, Madina tidak mampu swasembada beras kendati kabupaten ini memiliki lahan pertanian yang subur. Kondisi ini terjadi akibat pemerintah daerah tidak hadir di tengah-tengan petani.

“Pemerintah tidak hadir untuk membantu petani dalam penyediaan lahan, kemudahan mendapatkan pupuk, irigasi peertanian yang baik,” katanya.

Ironisnya lagi, saat musim panen tiba, harga gabah turun drastis. Menurut dia, hal ini terjadi juga karena pemerintah daerah tidak hadir untuk mengelola pasar. “Seharusnya pemerintah hadir dalam manajemen pertanian,” tegasnya.

Itu sebabnya, mantan Ketua DPD Golkar Madina itu berharap jika rakyat memberi amanah untuk memimpin Madina, Saipullah Nasution harus memprioritaskan pembangunan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, termasuk perikanan.

“Soal permodalan, pemerintah seharusya memberikan akses agar petani mudah mendapatkan modal. Misalnya melalui koperasi milik pemerintah atau melalui kerja sama pemerintah dengan perbankan yang memberikan kredit dengan bunga kecil kepada petani,” ungkapnya.

Begitu juga dengan suplai ikan air tawar dan komoditas hortikultura. Semua berdatangan ke Madina tanpa melalui proses seleksi dari pemerintah daerah.

“Kalau ada suplai ikan tawar dari luar daerah Madina, itu boleh-boleh saja. Kita tidak boleh memonopoli pasar, tetapi harus ada agen resmi mereka di sini. Agen resmi ini harus tunduk dan patuh terhadap regulasi daerah,” katanya.

Selain itu, menurut Imran, pemerintah juga harus mampu menarik investor untuk mendirikan pabrik pengalengan ikan di wilayah pantai barat Madina. Denagn begitu, dia yakin tenaga kerja lokal akan terserap dalam jumlah yang banyak.

Melalui berbagai perbaikan tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan, Irman optimistis para petani dan peternak di Madina akan mampu bersaing dengan petani dan peternak dari daerah lain.

Dengan begitu, sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan secara otomatis akan membuka lapangan kerja baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal yang banyak pula. Muaranya, angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten ini akan terus berkurang.

“Kehidupan masyarakat itu paralel. Kalau misalnya aktivitas perekonomian masyarakat bisa berjalan secara maksimal, berarti lapangan kerja juga menyerap banyak tenaga kerja lokal. Secara otomatis angka pengangguran dan kemiskinan juga akan jauh berkurang di Madina,” pungkasnya. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara dihimbau agar mengungkapkan kepada siapa saja aliran dana penggelembungan dana pembelian lahan terminal Panyabungan. “Janganlah Pak Harlan dan pak Zulalikan (PPTK  di Dinas Perhubungan) saja yang menangung resiko, pasti ada pejabat diatasnya yang terlibat,” kata Abdul Mukmin Pulungan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Rabu (6/4/2016) […]

  • BPJS Bikin Panik Lagi

    BPJS Bikin Panik Lagi

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Devita Deandra Pemerhati Kebijakan, tinggal di Balikpapan Dilansir dari kompas.com (12/12/21), pemerintah berencana melakukan transisi kelas rawat inap (KRI) JKN yang dibagi dalam dua kelas standar. Kelas ini adalah kelas standar A dan kelas standar B. Kelas standar A adalah kelas yang diperuntukkan bagi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Sementara itu, […]

  • PKS Kritisi Pemkab Madina Soal Dana Covid

    PKS Kritisi Pemkab Madina Soal Dana Covid

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS, Awaluddin Nasution menyatakan kecewa terhadap kekurangsigapan Pemkab Madina menangani Covid-19. Persoalan makan, puding dan honor petugas Posko Covid di perbatasan saja masih tak jelas, padahal dana sudah ada 12 milyar untuk penanganan Covid. “Padahal para petugas medis yang ada di posko perbatasan merupakan ujung tombak […]

  • Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    Indonesia Gelap, Kabur Aja Dulu

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina “Yah, di sekolah, kami akan diberikan makan gratis untuk siswa setiap hari. Katanya makanannya yang bergizi lengkap, Yah. Mantap kan, Yah. Enak.. enak..” “ Yang betul la kau, Cok. Banyak kali rupanya sudah uang guru-guru di sekolahmu? Di rumah ini saja masih sering kita bolong makan karena gak cukup uang yang […]

  • DPD RI Akan Bahas Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing Bulan Ini

    DPD RI Akan Bahas Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing Bulan Ini

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Jika tak ada aral melintang, Dewan Perwakilan daerah (DPD) RI akan mulai membahas rencana pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing, pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 21 Oktober nanti. itu dikatakan Anggota DPD RI, Rahmadsyah saat kunjungan kerja ke Pantai Barat Mandailing, Rabu (16/10/2013) dalam rangka meninjau langsung keberadaan calon […]

  • Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan terhadap calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) makin menguat. Kali ini dukungan disampaikan oleh kaum umak-umak (ibu-ibu) di Panyabungan. Mereka sahata (sepakat) menentukan pilihan kepala Saipullah-Atika untuk menjadi bupati dan wakil bupati Madina priode berikutnya. Ada beragam […]

expand_less