Home / Ekonomi / Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

Seorang petani menyusun buah sawit usai pemanenan. Ilustrasi

MEDAN (Mandailing Online) – Pekan ini, pergerakan harga sawit di tingkat petani tetap dipengaruhi harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional.

Harganya saat ini dibanderol RM 6.514/ton dari pekan lalu berkisar RM 6.183/ton.

Sejak awal tahun, harga TBS terus naik dan sudah mencetak kenaikan 21% hingga akhir Maret 2022.

Sementara harga sawit tertinggi di tingkat petani Sumatra Utara (Sumut) pekan ini berada di level Rp 3.655/kg. Harga ini sama dengan pekan lalu.

Berdasar peta harga di Sumut, harga tertinggi berada di Padanglawas Selatan dan terendah di Langkat sebesar Rp 3.050/kg.

Secara rinci, harga TBS di 15 daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini yakni:

1. Langkat Rp 3.050/kg

2. Deli Serdang Rp 3.150/kg

3. Serdang Bedagai Rp 3.290/kg

4. Simalungun Rp 3.340/kg

5. Batubara Rp 3.100/kg

6. Asahan Rp 3.100/kg

7. Labuhanbatu Utara Rp 3.150/kg

8. Labuhan Batu Rp 3.250/kg

9. Labuhanbatu Selatan Rp 3.350/kg

10. Padanglawas Utara Rp 3.450/kg

11. Padanglawas Selatan Rp 3.655/kg

12. Tapanuli Selatan Rp 3.100/kg

13. Tapanuli Tengah Rp 3.150/kg

14. Mandailing Natal Rp 3.550/kg

15. Pakpak Bharat Rp 3.100/kg

Untuk harga rata-rata TBS di daerah penghasil sawit pekan ini naik ke kisaran Rp 3.050 hingga Rp 3.655/kg dari pekan lalu berkisar Rp 3.000 hingga Rp 3.655/kg.

Menurut Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, harga TBS di daerah penghasil mengalami kenaikan berkisar Rp 50 hingga Rp 100/kg.

“Tapi untuk harga tertinggi memang sama dengan pekan lalu,” katanya, Rabu (20/4/2022), dikutip Medan Bisnis Daily.

Untuk harga pekan depan, kata Gus, petani di Sumut masih optimis akan bisa mendapatkan harga lebih tinggi. Apalagi tren harganya di pasar internasional menunjukkan tren naik. Petani juga berharap harganya bisa lebih merata di kisaran Rp 3.500-an/kg pekan depan. Karena saat ini, baru dua daerah penghasil yang mendapatkan harga di atas Rp 3.500/kg.

Sumber: Medan Bisnis Daily
Editor: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: