Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif pantas dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya intimidasi terhadap wartawan 2 orang Waspada Online saat melakukan konfirmasi atas penyidikan kasus korupsi yang ditangani Kejati Sumut.

Intimidasi dan ancaman yang dilakukan Kajati Sumut, AK Basuni dan juga Asisten Intel (Asintel) Kejati Sumut, Andar Perdana Widiastono, serta staf Kejati Sumut lainnya termasuk upaya perampasan alat rekam dan kartu pers serta pemaksaaan pengahapusan hasil wawancara adalah tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang pejabat.

Ketua Lembaga Riset Publik Indonesia (Larispa), Rizal Hasibuan, mengatakan Kajati Sumut sangat pantas dicopot karena ini merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan dan memalukan instansi hukum. Ia seharusnya mengayomi masyarakat, bukan mengintimidasi serta mengancam sesuka hatinya. “Sepertinya dia pantas dicopot karena beliau sebenarnya secara substansial melanggar UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegas Rizal, hari ini kepada Waspada Online.

Rizal juga menyayangkan ancaman dan intimidasi oleh aparat Kejati Sumut. “Ini menunjukkan aparat Kejatisu tidak transparan dan kontra dengan UU Kebebasan Pers, tidak sesuai dengan semangat reformasi dan UU Tipikor, masyarakat Sumut saya yakin pasti merasa tersinggung karena semangat mendapat informasi penegakan hukum dihambat oleh lembaga yang idealnya mendukung penegakan hukum. Sangat kurang beretika memperlakukan wartawan seperti itu,” kesal Rizal.

Intimidasi terhadap wartawan Waspada Online berawal ketika dua orang wartawan Waspada Online, melakukan wawancara dengan Kajati Sumut, AK Basuni di ruangannya soal penanganan kasus korupsi di Sumut yang salah satu soal perkembangan penyidikan tersangka korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel) dengan tersangka mantan Sekdakab Tapsel, Rahudman Harahap yang saat ini menjabat Walikota Medan.

Berkembang opini, pelambatan penyidikan kasus korupsi Rahudman di Kejati Sumut karena adanya dugaan ‘permainan’ sehingga kasusnya semakin tak jelas. Konfirmasi tersebut justru ditanggapi reaktif oleh Basuni dan kemudian melakukan pengancaman dan intimidasi.

Rahudman telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Oktober 2010. Namun, hingga saat ini Rahudman tidak pernah diperiksa dan bahkan penyidikannya terkesan tak berjalan.

Hingga kini, pihak Kejati Sumut belum bisa melengkapi surat izin pemeriksaan karena terbengkalai persyaratannya, yakni audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangungan (BPKP) yang belum mengirimkan hasil audit Tapsel. Namun, jelasnya, pihak Kejati Sumut sudah berbuat dalam hal ini, melalui ekspose yang digelar di Kejaksaan Agung.

“Kita udah ekspose disana. Hasil ekspose tanggal berapa itu, April apa Mei, waktu Erbindo itu Adpidsusnya. Kita ekspose itu kan, ditambah 13 miliar itu kan, saya ekspose disana. yang diterima hanya 5 miliar, itu pun tidak didukung oleh BPKP dari yang 13 itu,” ucap Basuni.

Hal ini, jelas Basuni, termasuk dengan dugaan korupsi baru Rahudman senilai Rp13,8 miliar saat Rahudman menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005 lalu. Basuni mengatakan, pihaknya akan mempertegas perkara Rahudman dan tidak akan membiarkan kasus ini terkatung-katung, karena Rahudman telah ditetapkan sebagai tersangka sejak dulu.

“Kalau itu, sesuai dengan fakta yang ada, kita masih menunggu izin presiden,” ujar Basuni kepada Waspada Online, kemarin.
Sumber : waspada.co.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid berhasil mendapat tiket mewakili Sumatera Utara pada even Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung bulan September mendatang. Kedua siswa itu adalah Hilmy Mahdy Daulay mata pelajaran ekonomi dan Hamdian Noor Harahap mata pelajaran biologi. Kedua siswa tersebut dipastikan mewakili Sumatera Utara pada OSN […]

  • BKD Madina Belum Terima Salinan Pengumuman CPNS

    BKD Madina Belum Terima Salinan Pengumuman CPNS

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum memperoleh daftar nama-nama yang lolos hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013. “Hingga kini kita belum memperolehnya dari Jakarta,” kata Sekretaris BKD Madina, Kaspan Usman Nasution di ruang kerjanya kepada Mandailing Online, Selasa petang (24/12/2013). Menurunya, jika salinannya sudah mereka dapatkan, akan […]

  • Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    Intoleransi Politik di Kalangan Anak Muda, Benarkah Ada?

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, masih banyak anak muda yang tidak toleran dalam hal politik, dibandingkan intoleransi pada praktik ritual sosial keagamaan. Hal ini menjadi temuan dalam hasil survei suara anak muda tentang isu-isu sosial politik bangsa pada Maret 2021. Ia memaparkan, sebanyak 39 […]

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, (MO) – Seorang TKI yang mengaku diperkosa tiga polisi Malaysia tampil di pengadilan hari ini untuk memberikan kesaksian. Dalam persidangan, wanita berumur 26 tahun itu mengaku telah berhubungan seks dengan kekasihnya sebelum melapor ke polisi mengenai pemerkosaan itu. Wanita Indonesia itu menyampaikan hal tersebut saat ditanyai jaksa Suhaimi Ibrahim dalam persidangan kasus pemerkosaan […]

  • SDM Mumpuni, RSUD Panyabungan Layak Jadi Rujukan

    SDM Mumpuni, RSUD Panyabungan Layak Jadi Rujukan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumber daya manusia (SDM) di RSUD Panyabungan dilihat dari keberadaan tenaga medis dan tingkat pendidikan sangat mumpuni sehingga seharusnya sudah layak jadi rumah sakit rujukan di wilayah Tabagsel. Demikian disampaikan Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan saat menerima kunjungan Komisi IV DPRD Madina pada Senin (25/10). “RSUD harusnya menjadi pilihan pertama […]

expand_less