Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat.

Ridha Wirakusumah menetapkan tiga rencana tata kelola Sovereign Wealth Fund usai ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi(LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Ridha mengatakan bahwa mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Direksi merupakan tugas mulia. “Akan tetapi, penunjukan ini tidak ringan. Memang visi dan misi SWF itu luar biasa luasnya dan yang pertama yang ingin saya tekankan adalah kami ingin menciptakan sebuah iklim investasi sehingga para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan lebih yakin,” kata Ridha dalam keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/2).

Investasi asing sering dianggap menjadi batu alas pembangunan ekonomi, menciptakan perusahaan-perusahaan baru, memperluas pasar, meningkatkan daya saing industri ekspor, merangsang ekonomi lokal melalui sektor keuangan dan sektor jasa/pelayanan, meningkatkan pajak pendapatan serta memperkuat nilai mata uang.

“Prioritas INA (Indonesia Investment Authority) ada tiga, infrastruktur. Termasuk optimalisasi market atau aset market di BUMN,” ujar  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam gelaran Economic Outlook 2021 ‘Menuju Pemulihan Ekonomi Indonesia 2021’, Kamis (25/2).

Investasi digadang-gadang membawa angin segar. Namun kenyataannya, investasi asing lebih tertarik untuk membeli perusahaan-perusahaan BUMN kategori untung/sehat  kemudian memprivatisasinya atau membeli perusahaan-perusahaan swasta dalam kategori yang sama. Tak hanya itu, derasnya kran investasi dengan digandeng UU Ciptakerja membuka peluang tenaga kerja asing sehingga menyisihkan tenaga kerja negeri sendiri.

Sungguh miris saat negara kian maju justru pengangguran meningkat, bukan karena tiada Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai modal, namun karena dari hulu ke hilir dikuasai asing. Negara seyogyanya menjadi tameng penjajahan modern dengan berkedok investasi, negara seyogyanya memperkuat dan meningkatkan SDM dan mengelola SDA dengan maksimal, agar tercipta kemakmuran di negara ini. wallahu’allam bi shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSMS masih banyak kekurangan

    PSMS masih banyak kekurangan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1. Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata […]

  • Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’

    Keluarga Husin Sejak Lama Tinggal di ‘Kandang Kambing’

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah Dibangun, Penyakit Diobati dan Anaknya akan Sekolah Husin (50) warga miskin di Desa Sarakmatua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tinggal di rumah kecil dengan ukuran 2 x 2 meter bersama 4 anaknya dan berada di samping kandang kambing akan dapat bantuan dari pemerintah. Bagaimana bentuk bantuan pemerintah bagi Husin yang selama ini […]

  • Apresiasi Janji Kadisdik Revitalisasi SDN 099, Ketua Komisi I: Semoga Terealisasi Secepatnya

    Apresiasi Janji Kadisdik Revitalisasi SDN 099, Ketua Komisi I: Semoga Terealisasi Secepatnya

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkah Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal (Madina) Arbiuddin Harahap meninjau dan berjanji memperjuangkan revitalisasi gedung SDN 099 Proyek Batang Gadis di Desa Sipapaga mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution. Apresiasi itu disampaikan ketika dihubungi Mandailing Online di ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Madina pada […]

  • MENGKRITISI PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020 

    MENGKRITISI PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020 

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TENTANG STANDAR HARGA SATUAN REGIONAL : SENTRALISASI FISKAL DAN KETIMPANGAN KEBIJAKAN ANGGARAN ANTAR DAERAH   Oleh : Rahmad Daulay, ST*   Indonesia sebagai negara kepulauan dengan karakteristik geografis, ekonomi, dan sosial yang sangat beragam memerlukan pendekatan kebijakan anggaran yang adaptif dan responsif terhadap dinamika wilayah. Dalam konteks tersebut, hadirnya Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 […]

  • Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Aneh, Pemda Mandailing Natal merental mobil dinas untuk menunjang aktifitas Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami. Rentalnya mencapai Rp.170.000.000 per tahunnya. Hal ini terungkap setelah diketahui mobil dinas yang biasa di pakai oleh Wakil Bupati ber merk Hyundai mengalami kerusakan meski tergolong baru. Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal Irsan […]

  • Soal Jalan ke Batu Tunggal, Tokoh Simangambat Angkat Bicara

    Soal Jalan ke Batu Tunggal, Tokoh Simangambat Angkat Bicara

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu, Mandailing Natal angkat bicara soal pembukaan jalan dari jembatan Muara Sada menuju bendungan Batu Tunggal. “Bupati tidak pernah menyentuh tanah masyarakat, tetapi hanya merapikan pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) sungai Muara Sada,” ungkap Hidayat Hasibuan didampingi Ketua Dewan Kelurahan Simangambat, Mangaraja Martua Hasibuan kepada Mandailing […]

expand_less