Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
  • print Cetak

 

Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015.

Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, seperti tertuang dalam telegram rahasia tersebut, adalah sebuah konsekuensi yang harus diterimanya.

Menurut Neta, pemutasian Kompol M Hasan sudah pasti atas kasus penggerebekan yang dilakukan oleh Propam Mabes Polri dan Polda Sumut beberapa waktu lalu karena adanya kecurangan dalam pengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan.

“Ya ini adalah sebuah konsekwensi yang harus diterima oleh Kompol M Hasan. Dia dimutasi atas indikasi kecurangan dalam kepengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan. Kompol M Hasan adalah orang pertama yang bertanggung jawab atas kecurangan itu,” tegas Neta S Pane, kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Diketahui, Kasat Lantas Polresta Medan kemudian dipercayakan pada Kompol Rudi Silaen yang sebelumnya menjabat Kapolsek Percut Sei Tuan. Sementara kursi yang ditinggalkan Rudi diisi oleh Kompol Lesman Zendrato yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Renmin Ops Roops Polda Sumut.

Sebelumnya, kabar pencopotan Kompol Hasan merebak setelah peristiwa penggerebekan kantor Sat Lantas Polresta Medan oleh tim Profesi Pengamanan Mabes Polri akhir September lalu.

Sejumlah PNS dan beberapa perwira yang menjabat di posisi strategis turut dibawa dan dimintai keterangannya terkait pengurusan SIM dengan biaya di luar batas kewajaran.

Dalam penggerebekan itu, petugas Propam Mabes Polri yang berjumlah lebih kurang enam orang turut mengangkut seluruh berkas yang diduga dalam prosesnya terdapat penyimpangan.

Namun, waktu lalu belum diketahui apakah mutasi ini terkait penggerebekan itu atau tidak. Untuk itu Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino menegaskan, bahwa hal tersebut tidak berhubungan dengan penggeledahan Satlantas Polresta Medan. “Ini tidak tidak ada berhubungan dengan penggeledahan Propam Mabes Polri,” pungkas Ngadino.

TR seakan-akan mendadak, karena sebelumnya diketahui Kapolda telah mengeluarkan Telegram Rahasia pada Rabu (14/10/2015) lalu. Untuk itu Kapolda pun angkat bicara. “Itu karena TR yang pertama Rabu (14/10) nama-namanya terlalu banyak, makanya dipisah,” pungkas Ngadino.

Sumber : waspadaonline

 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO – Status Gunung api Sinabung diwacanakan naik menjadi awas. Jika kebijakan ini akhirnya diambil, Tim Tanggap Darurat telah bersiap diri. Namun sejauh ini pihak berwenang belum menerima rekomendasi tertulis menyangkut status Sinabung. “Sampai saat ini kita masih bekerja pada level Siaga, untuk yang lebih tinggi belum, kita masih menunggu rekomendasi PVMBG,” ujar Koordinator Medai […]

  • Warga Yang Belum Terdaftar Supaya Menghubungi Kepala Desa

    Warga Yang Belum Terdaftar Supaya Menghubungi Kepala Desa

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing Natal (Madina) yang belum didaftar petugas dalam menyongsong pemilihan bupati/wakil bupati Madina (Pilkada), supaya menghubungi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau kepala desa/lurah setempat. Harapan itu disampaikan Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam Nasution, Selasa (12/8) kepada Mandailing Online terkait saat ini masa pendaftaran pemilih untuk Pilkada Madina tahun 2015. […]

  • Moncak di Mandailing

    Moncak di Mandailing

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     LATAR BELAKANG Moncak adalah seni bela diri yang terdapat di dalam suku Mandailing. Baik di Mandailing Godang, Mandailing Julu dan Mandailing Angkola. Mocak ini mirip dengan seni bela diri Silat, juga hampir sama dengan Silek di Sumatera Barat. Di dalam suku Toba juga dinamakan Moncak (baca: Mossak). Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah penggiat budaya Mandailing, […]

  • Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Seperti sudah diduga, proses surat-menyurat penggantian Ahmad Rizal Efendi (ARE) dari jabatan kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Madina, Sumut menggunakan tanggal mundur. Setidaknya hal itu terucap dari seorang saksi pada persidangan di Ruang Panel II Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2-2021). Sidang berlangsung mulai 13.30 sampai 18.16. […]

  • DCS dapil 3 GOLKAR Madina

    DCS dapil 3 GOLKAR Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 GOLKAR

  • Berkas Syamsul Didaftar Pengadilan

    Berkas Syamsul Didaftar Pengadilan

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Berkas dakwaan perkara dugaan korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 resmi didaftar pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Jumat (4/3) lalu. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menjelaskan, dengan resminya berkas Syamsul di pengadilan ini maka dalam waktu dekat Syamsul Arifin akan disidang. “Mungkin dalam waktu dekat akan ada proses persidangan kasus dugaan […]

expand_less