Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Istri Otak Pembunuhan Suami, Pembunuh Bayaran Dibekuk

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2015
  • print Cetak

SIDIMPUAN –  Petugas dari Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Sumut, bergerak cepat setelah Nurhayani Siregar, ibu tiga anak, mengakui telah membayar orang untuk membunuh suaminya, Armansyah Harahap (39).

Dalam hitungan jam, setelah Nurhayani mengakui perbuatannya, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (8/9), polisi menangkap tiga pelaku lainnya. Ironisnya, ketiga pelaku yang ditangkap itu diketahui satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan satu anaknya.

Kapolres Kota Psp AKBP M Helmi Lubis SIK melalui Kasat Reskrim AKP DB Diriono Sihotang memaparkan, setelah Nurhayani mengakui perbuatannya dan mengatakan siapa saja yang terlibat, pihaknya langsung menyusun strategi untuk melakukan penangkapan.

Meski sempat kewalahan, akhirnya tiga pelaku yang terdiri suami-istri dan anaknya ditangkap petugas dari kediaman mereka di Desa Balakka Nalomak, Psp Batunadua Kota Psp.

“Begitu kita dapatkan nama-nama dan tempat tinggalnya, petugas langsung bergerak untuk melakukan penangkapan. Akhirnya tiga pelaku yang kita duga terlibat kita tangkap tanpa perlawanan,” terang Kasat.

Meskipun kondisi tempat penangkapan berada jauh dari pemukiman warga, jelasnya, petugas yang sudah saling berkoordinasi, menangkap Ramadona Laoli (48), Aliuddin Laoli (19) dan Rosliah Boru Tanjung dari kediaman mereka.

“Kita lebih dahulu menangkap Ramadona. Selanjutnya istrinya, kemudian anaknya. Ketiganya kita duga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan yang lebih dulu sudah direncanakan Nurhayani,” jelas Kasat yang juga ikut serta membantu proses penangkapan itu, Selasa (8/9).

Selanjutnya, sekitar pukul 17.30 WIB ketiganya diboyong ke Mapolres Psp dan langsung digelandang ke ruangan Satreskrim. “Ketiganya masih kita proses dan akan kita mintai keterangannya untuk mendapatkan apa peran masing-masing pelaku,” tukas Kasat.

“Keterangan ketiganya akan kita bandingkan dengan pengakuan Nurhayani yang sebelumnya mengaku hanya memberi uang untuk membunuh suaminya,” pungkasnya.

Sumber : Jpnn

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1). Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut. “Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan […]

  • MENCARI FORMAT GERAKAN USAHA KOPERASI DESA MERAH PUTIH photo_camera 1

    MENCARI FORMAT GERAKAN USAHA KOPERASI DESA MERAH PUTIH

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTARA FUNGSI LOGISTIK PASCA PANEN, DISTRIBUTOR DAN SERBA USAHA   Oleh : Rahmad Daulay   PROLOG Koperasi sejak awal diposisikan sebagai soko guru perekonomian nasional, lahir dari semangat kebersamaan dan keadilan sosial untuk memperkuat posisi ekonomi rakyat kecil. Ia menjadi wadah bagi petani, nelayan, pedagang kecil, dan pelaku usaha mikro untuk memperoleh akses modal, distribusi, […]

  • Demo Defisit APBD Berujung Bentrok

    Demo Defisit APBD Berujung Bentrok

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Unjukrasa puluhan massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina di Perkantoran Bupati Mandailing Natal, Payaloting, menuntut Kadis Keuangan dan Aset Daerah mempertanggungjawabkan defisit APBD TA 2010 senilai Rp 43 miliar, Selasa (12/10/2010), berujung bentrok. Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina ini diawali dengan membakar ban di pintu gerbang jalan utama masuk […]

  • Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi III DPRD Madina desak kontraktor PT Gashabat Sukses Mandiri segera perbaiki bahu proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000. Hal ini diungkap Wakil Ketua Komisi III Tuguh W Hasahatan didampingi anggota saat melakukan kunjungan lapangan Selasa 11/11/2025. ” Ini proyek di akses pintu II […]

  • 18 PAC PPP Dukung Ahmad Zein

    18 PAC PPP Dukung Ahmad Zein

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan (Muscab PPP) Mandailing Natal (Madina) yang digelar di Hotel Madina Sejahtera, Dalan Lidang, Panyabungan, baru-baru ini, menghasilkan terbentuknya tim formatur untuk menentukan siapa yang akan memimpin PPP Madina ke depan. Salah satu kandidat kuat menjadi Ketua DPC PPP Madina adalah Ahmad Zein Nasution yang didukung 18 PAC dari 23 […]

  • Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mabes Polri kembali menegaskan, ada tiga pihak yang berpotensi menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014.  Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto menegaskan, tiga pihak yang berpotensi tersangka itu adalah oknum DPRD, Pemerintah, dan swasta.  Menurut Rikwanto, mereka inilah penggagas program UPS supaya bisa masuk ke […]

expand_less