Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode

Itak Poul-Poul, Penganan Khas Mandailing Yang Mulai Hilang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati.

Namun, belakangan ini mulai hilang. Saat ini untuk mencari jenis makanan yang satu ini sangat susah di daerah Mandailing Natal (Madina), padahal makanan ini merupakan ciri khas daerah yang perlu dilestarikan.

Penelusuran yang dilakukan, belakangan ini makanan khas yang rasanya sangat nikmat ini hanya dijumpai di beberapa tempat. Misalnya di Kotanopan dan di Panyabungan.

Untuk Kotanopan, makanan ini dijual di warung Simpang Tiga Raya, itupun hanya hari Jum’at dan Sabtu. Selebihnya untuk mencari itak poul-poul ini sangat susah. Kalaupun ada diproduksi hanya sebatas untuk dikonsumsi keluarga, bukan untuk di jual.

Hal ini di akui Siti Aminah Sari, SE, Jum’at (16/8/2-013) salah seorang peminat makanan itak poul-poul.

“Belakangan ini sangat susah mencari makanan ini, setahu saya untuk daerah Kotanopan hanya ada di warung Simpang Tiga Raya, itupun hari Jum,at dan Sabtu. Kalau kita ingin jumlah yang lebih banyak, kita harus memesan terlebih dahulu. Sebagai makanan khas Mandailing, jenis makanan ini seharusnya dilestarikan,” katanya.

Siti mengakui dirinya pun heran kenapa jenis makanan ini mulai hilang, padahal rasanya sangat nikmat. Mungkin orang sekarang lebih suka makanan yang instan disebabkan tidak ada waktu untuk membuatnya. Padahal, makanan instan itu belum tentu lebih baik karena sudah banyak yang bercampur kimia dan pengawet lainnya.

“Jujur saja, saya lebih suka makanan khas daerah dari pada yang instan,” ujarnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Mulyadi Hakim Nasution, SH Anggota DPRD Mandailing Natal Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201     Penguatan adat dan budaya daerah memang memerlukan peran berbagai pihak. Tidak memadai lagi kalau hanya semata-mata menjadi beban pelaku-pelaku adat […]

  • Hilman Nasution Pimpin PPNI Madina

    Hilman Nasution Pimpin PPNI Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hilman Nasution, AMK dilantik menjadi ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal untuk priode 2017-2022. Dia dilantik bersama pengurus lainnya di gedung Serbaguna, Panyabungan, Rabu (3/5/2017) oleh Ketua DPW PPNI Sumut, Mahsur A, S.kep. Sementara itu, Ketua DPP PPNI Pusat, Harif F juga hadir di acara pelantikan […]

  • Ini Data Proyek Binamarga PUPR Madina Tahun 2025

    Ini Data Proyek Binamarga PUPR Madina Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Dari data yang di dapat dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal. Ada 11 proyek pekerjaan jalan dan jembatan yang dikerjakan ditahun 2025 ini. 1 diantaranya tertunda. ” ia benar ada 11 paket proyek pekerjaan jalan dan jembatan, 1 diantaranya Pemeliharaan jalan Maga – […]

  • Tambang Batang Natal : Madina Bagai Tak Berhukum

    Tambang Batang Natal : Madina Bagai Tak Berhukum

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan sudah alat berat jenis beko atau eskavator meluluhlantakkan kiri kanan Sungai Batang Natal di Kecamatan Batang Natal. Beko beko itu menghancurkan lingkungan. Tanpa izin. Mereka meraup emas tiap hari sejak setahun terakhir. Cukongnya bukan saja dari kawasan setempat, tetapi juga didominasi mafia mafia dari Sumatera Barat dan Bengkulu. Dan ini membuat Kabupaten Mandailing Natal […]

  • KKM Konversikan Kebudayaan Mandailing ke Industri

    KKM Konversikan Kebudayaan Mandailing ke Industri

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dosen di Universitas Utrecht, Blanda Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M menyatakan Kampoeng Kaos Madina (KKM) memiliki peran mengkonversi kebudayaan Mandailing ke dunia industri. “Saya terkesan melihat kesungguhan dan komitmen yang diperlihatkan Sobir Lubis dari Kampoeng Kaos Madina yang nota bene seorang pengusaha, tetapi memiliki perhatian serius dalam pengembangan kebudayaan,” katanya usai […]

  • Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU( Mandailing Online )- Istri Asmar Yasir bernama Seri Dewi Pemilik rumah yang ludes terbakar sempat pingsan saat melihat seisi rumahnya dibalut api, tak ada yang bisa di selamatkan, harta bendanya ludes di lalap si jago merah siang tadi 1/9/2023 di Kelurahan Simangambat, Lorong III, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ). Kejadian naas itu […]

expand_less