Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Jembatan Rantopuran Madina Rawan Kecelakaan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
  • print Cetak

Minggu Kemarin Satu Keluarga Terjatuh

jembatan bantu rantopuran 280812PANYABUNGAN (MO) – Sejak jembatan bantu beroperasi di sisi timur jembatan Rantopuran yang ambruk dioperasikan, kecelakaan acap terjadi, terutama bagi pengendera sepeda motor.

Berdasar data dan informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, jembatan yang dipergunakan pertengahan bulan Maret itu sudah menelan beberapa korban, terutama yang jatuh akibat kurang hati-hati dalam mengendera sepeda motornya. Bahkan berkembang dimasyarakat bahwa sudah dua orang pengendera sepeda motor korban meninggal dunia.

Jembatan bantu ini beroperasi pada Maret lalu paska ambruknya jembatan Rantupuran akhir Pebruari lalu. Jembatan bantu ini merupakan jembatan sementara sebelum pembangunan pengganti jembatan Rantopuran selesai berdiri. Sejauh ini belum diketahui kapan dimulai pembangunan pengganti dimulai kerjakan.

Kecelakaan terkahir terjadi pada Minggu sore, (26/8) dialami satu keluarga penduduk Sayur Matinggi Kecamatan Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan. Nama korban Abdul Wahid (50) bersama istri Murti (45) dan dua orang anaknya atas nama Alwi (6) dan Adek (3). Mereka terjatuh di jembatan tersebut sepulang dari berlebaran dari rumah keluarganya yang ada di Panyabungan.

Akibat kecelakaan itu, Murti mengalami patah tulang lengan sebalah kanan, Alwi menglami luka robek dikepala sementara Adek hanya luka gores dikepala dan Abdul Wahid tidak mengalami luka.

Saksi mata dilokasi mengungkapkan, sepeda motor yang dikendarai satu keluarga ini terjatuh pada saat melewati jembatan. Ditengarai akibat rel kayu yang ada ditengah jembatan tidak rata menyebabkan sepeda motor yang dikenderai Wahid terjatuh.

“Pada waktu kejadian itu kita lihat istrinya sudah berada kenderaan tertimpa,” ujar Nasution, warga yang ikut menyelematkan keluarga Wahid.

Di hari nahas itu, Nasution bersama temannya Zamharir Rangkuti sempat bertanya kepada Wahid kenapa sampai terjatuh. Wahid mengungkapkan bahwa ketika dia melewati jembatan, ternyata permukaan jembatan yang terbuat dari papan kayu tersebut tidak rata sehingga dia terjatuh.

“Bagaiamanlah, saya masih kurang paham dengan kondisi jembatan, dan ketika pas ditengah jembatan ada papan yang tidak rata makanya sepada motor yang saya kenderai oleng tidak bisa dikendalikan sehingga saya bersama keluarga terjatuh,” ujar nasution menirukan ungkapan Wahid.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamus DPRD Madina Akhirnya Sukses Bersidang

    Bamus DPRD Madina Akhirnya Sukses Bersidang

    • calendar_month Selasa, 11 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Setelah gagal beberapa kali, Badan Musywarah DPRD Mandailing Natal (Madina), Senin (10/9) akhirnya berhasil melakukan rapat penjadwalan agenda-agenda sidang legislatif. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami itu berhasil sukses setelah mencukupi quorum. Suskes rapat Badan Musyawarah (Bamus) tersebut mengakhiri kebekuan kinerja DPRD Madina, sebab dalam rentang Agustus dan September […]

  • Aceh jelang 2012, peluru dimana-mana

    Aceh jelang 2012, peluru dimana-mana

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BIRUEN – Menjelang tahun baru 2012, peristiwa penembakan terjadi di Bireun, Aceh, tadi malam. Dua insiden penembakan warga oleh orang tak dikenal yang bersenjata mengakibatkan korban jiwa. Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution memastikan secara umum perayaan tahun baru berlangsung aman. Namun memang ada tiga kasus, di mana dua insiden terjadi di […]

  • FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Tapteng Datangkan Artis Promosikan Pariwisata

    Tapteng Datangkan Artis Promosikan Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidempuan. Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) akan mendatangkan sejumlah artis ibukota untuk membantu dalam memperkenalkan dan mempromosikan berbagai potensi pariwisata yang ada di daerah itu. “Kami sedang mempromosikan Tapanuli Tengah sebagai “Negeri Sejuta Pesona”,” kata Bupati Tapteng, Raja Bonaran Situmeang, usai menghadiri pembukaan rapat kerja daerah PDIP Sumut, di Kota Padangsidimpuan, Kamis (2/2) malam. Menurut Bupati, […]

  • Jumlah Calhaj Paluta 265 Orang

    Jumlah Calhaj Paluta 265 Orang

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Sebanyak 265 Calon Jamaah Haji (calhaj) sementara asal Kabupaten Paluta akan diberangkatkan pada musim haji Tahun 2011 ini. Dari total 265 calhaj sementara ini, belum ada satu pun calhaj yang sudah melunasi biaya haji. Hal tersebut disebabkan karena pelunasan biaya haji baru akan dilakukan sejak 15 Agustus hingga awal September mendatang. Demikian disampaikan, Kepala […]

  • Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    Pokok Pikiran Penguatan Kebudayaan Madina

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabarnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mulai menyusun kerangka pedoman pembangunan kebudayaan. Kerangka itu selaras dengan Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal sebagai “Bumi Gordang Sambilan”, kabupaten yang bersemboyan Negeri Beradat Taat Beribadat menuju masyarakat Madina Yang Madani sebagai motto. Dan pedoman ini juga menyahuti Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang […]

expand_less