Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Jika Masyarakat Adat Diakui, Akan Tercipta Pembangunan Berdasar Kearifan Lokal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2014
  • print Cetak

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Pengakuan terhadap masyarakat adat memiliki dampak positif bagi kelangsungan pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang harmonis serta terjaganya alam dari penjarahan perusahaan kapitalis yang rakus.

Dampak positifnya juga mudahnya pemerintah daerah menyeselasikan sengketa antara masyarakat dengan investor yang bergerak di sektor pertambangan dan perkebunan.

Sampai saat ini Madina belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang pengakuan masyarakat adat. Padahal keberadaan masyarakat adat dapat dibuktikan secara fisik dan historis. Ketiadaan perda ini merupakan hutang pemerintah daerah dan DPRD bagi masyarakatnya sendiri.

“Jika pengakuan masyarakat adat lewat perda lahir maka diharapkan kedepan kearifan budaya lokal yang ada tidak hilang tetapi akan semakin berkembang, seperti pembinaan kepada organisasi Naposo Nauli Bulung di setiap desa, adanya regulasi yang pasti terhadap keberadaan Lubuk Larangan dan lain sebagainya,” kata Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation (BPGC), Syafruddin Lubis Kamis (17/7/2014).

“Keberadaan perda ini juga akan mempermudah pemerintah daerah menyelesaikan beberapa permasalahan yang ada, seperti penolakan masyarakat terhadap batas defenitif hutan lindung, Taman Nasional Batang Gadis, bahkan penyelesaian konflik dengan perusahaan yang ada di Madina,” imbuhnya.

Dikatakannya, selain Undang-undang RI, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengakui keberadaan masyarakat adat. Tetapi Kabupaten Madina belum juga melahirkan perda masyarakat hukum adat.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK – Satu persatu budidaya dan home industri hasil karya putra-putri Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan mulai menemukan pangsa pasar di luar negeri. Setelah kain songket, kini giliran kopi “ateng” asal Kecamatan Sipirok diminati Malaysia dan Singapura. Salah seorang petani kopi asal Desa Sigiring-giring Dolok, Kecamatan Sipirok, Chaidir Hasibuan, mengatakan kopi itu sangat disukai, karena […]

  • Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Guna mengantisipasi meningkatnya kekerasan terhadap anak, Kelompok Kerja Perlindungan Anak Kota (Pokja PA) hadir di Kota Padangsidimpuan (Psp). Hal itu diharapkan dapat membantu perlindungan terhadap anak nantinya. Kepengurusan Pokja PA di Kota Psp antara lain, Kadir pandapotan (Ketua), Dedi Kurniawan Nasution SPdI (Sekretaris), Muhammad Nizan Nasution SPdI (Bendahara). “Kami berharap semoga ke depan, […]

  • Satu Rumah Terbakar di Panyabungan

    Satu Rumah Terbakar di Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Satu rumah permanen milik Saniah (50), di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) musnah terbakar bersama isinya, di antaranya 2 sepeda motor, Kamis (14/7), sekitar pukul 02.30 WIB. Saksi mata menyebutkan, rumah tersebut tiba-tiba terlihat mengeluarkan asap besar. Warga sekitar pun langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api cepat […]

  • 8 Korban Meninggal di Tambang Huta Bargot Sudah Dievakuasi

    8 Korban Meninggal di Tambang Huta Bargot Sudah Dievakuasi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah korban meninggal dunia di lobang tambang emas Huta Bargot yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 8 orang. Sejauh ini belum diketahui apakah masih ada yang tertinggal atau hanya total 8 orang. Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) sejauh ini juga belum diketahui apakah sudah terjun ke lokasi atau […]

  • Pemerintah siapkan Rp70 triliun untuk desa

    Pemerintah siapkan Rp70 triliun untuk desa

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi menyiapkan anggaran sebesar Rp70 triliun untuk dialokasikan kepada setiap desa dan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di seluruh Indonesia. Dana tersebut merupakan 10 persen dari Rp 700 triliun anggaran transfer daerah, sehingga setiap desa akan dialokasikan sebesar Rp 1,4 miliar, bahkan akan ditingkatkan jumlah sesuai kebutuhan. “Untuk […]

  • Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    Apakah Khilafah Kedaluwarsa?

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir-akhir ini istilah khilafah menjadi topik perbincangan masyarakat. Ada anggapan bahwa istilah khilafah itu tidak ada dalam al-Quran. Karena itu Khilafah tidak perlu disuarakan. Bahkan seolah ingin ditanamkan kepada umat bahwa Khilafah itu bukan ajaran Islam sehingga umat tidak perlu menyibukkan diri dengan urusan Khilafah. Memang benar, kata khilafah dalam makna sistem pemerintahan Islam—sebagaimana […]

expand_less