Home / Artikel / Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

Oleh : Nuhabibah, S.Pd

Sistem kapitalisme telah banyak meninggalkan persoalan besar, sekaligus membuat beban berat untuk ummat manusia. Bayangkan hampir tidak ada satu pun sektor kehidupan ini yang tidak menyisakan persoalan serius akibat penerapan sistem kapitalisme. Covid 19 sepertinya semakin membuka mata dan pikiran kita bagaimana buruknya penerapan sistem kapitalisme. Kapitalisme tidak mampu memberikan kenyamanan dan perlindungan terhadap ummat.

Negara yang seharusnya menjamin keamanan, kesehatan, ekonomi serta pendidikan rakyatnya, namun bisa kita lihat bagaimana keresahan rakyat Indonesia yang tidak ada jaminan kemanan dan kesehatan dari negara yang menerapkan sistem kapitalisme ini. Bagaimana keresahan orang tua dengan kebijakan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah. Bahkan sampai ada orang tua yang mencuri demi bisa mengikuti pembelajaran daring.

Rasa sudah sangat muak untuk membahas bagaimana sistem kapitalisme yang sudah berhasil memporak-porandakan kondisi negara yang katanya berdaulat ini. Parahnya kapitalisme yang telah berhasil memporak-porandakan kehidupan ini tidak pernah merasa bertanggungjawab atas perbuatannya. Setiap solusi yang diberikan atas suatu masalah selalu menghasilkan masalah baru.

Kapitalisme seolah-olah selalu memberi solusi yang menyakinkan, tapi kedepannya selalu menyakitkan. Memang kapitalisme itu sifat alaminya merusak bukan untuk membangun atau memberikan solusi yang hakiki. Walaupun banyak yang terpesona oleh fatamorgana pembangunan versi kapitalisme. Kelihatannya membangun, namun sejatinya kerusakan yang akan didapat.

Jangan pernah berharap mendapatkan solusi cerdas dan tuntas dari sistem kapitalisme, karena ujung ujungnya pasti kesengsaraan. Sistem yang rusak hasilnya pasti yang rusak pula. Sekali lagi jangan bertanya kepada kapitalisme ataupun pengusungnya untuk mengeluarkan cara mengeluarkan persoalan ummat dari pahitnya derita kehidupan.

Kalau sudah tahu demikian, berarti kita harus kembali kepada fitrah kemanusiaan sejati. Manusia telah diciptakan oleh Sang Pencipta lengkap dengan aturan yang sesuai dengan tujuan penciptaannya. Islamlah yang Allah pilih untuk memgatur kehidupan manusia. Pilihan Allah tidak akan pernah salah. Pilihan Allah pasti tepat. Pilihan Allah tidak pernah meleset ataupun tersesat. Segala masalah segera akan terselesaikan tanpa menyisakan masalah baru jika kita menggunakan aturan sang pencipta dalam menjalankan setiap apapun dalam kehidupan. Ibarat minun obat tidak akan ada efek samping.***

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: