Home / Berita Sumut / Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV


PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari
jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan
penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel
tahanan.

Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan,
dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul
08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel
tahanan.

Hal tersebut disampaikan langsung Andi Siahaan melalui surat
elektronik atau email singkat pada sejumlah wartawan, dengan
menggunakan hand phone seseorang yang datang menjenguknya. Andi
menceritakan peristiwa yang dialaminya pada Minggu pagi, yang mengaku
diancam akan ditembak dikepala, serta diludahi. Peristiwa ini
menurutnya disaaksikan tujuh tahanan lainnya serta petugas jaga.

Isi email itu juga terangkum seperti pembicaraan antara Fatori dengan
Andi Siahaan yang sudah beberapa hari di tahan di Polresta
Pematangsiantar akibat adanya laporan tuduhan melakukan penganiayaan
terhadap anak dibawah umur.

Berikut isi pembicaraannya:
Fatori : Saya tidak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas,
lihat kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara. Kamu telah
memfitnah saya, saya tidak ada melakukan pemukulan.

Andi : Saya tidak ada memfitnah bapak. (Tiba-tiba Fatori meludahi Andi)

Fatori : Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat
darahnya, saya tunggu kamu diluar ya.

Adanya tindakan pengancaman tersebut, juga dibenarkan istri Andi
Siahaan, Porman Alfrida br Panjaitan, saat dihubungi melalui telepon
selulernya. Menurutnya, saat membezuk suaminya di sel tahanan, Andi
menceritakan jika Fatori mendatanginya seraya memberikan ancaman.

Sebelumnya, AKBP Fatori dilaporkan istri Andi Siahaan, ke Kapoldasu,
Irjen Pol Oegroseno Kamis (2/12) akibat dituding melakukan
penganiayaan, Selasa (30/11). Akibat penganiayaan tersebut, Andi
mengalami luka di bagian bibir bawah, dan rusuk kiri, serta mengalami
muntah-muntah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapoldasu
memerintahkan Kabid Propam Poldasu, Kombes Pol Edi Napitupulu,
dan Kabid Humas, Kombes Pol Baharudin Jafar, turun ke Polresta
Pematangsiantar, Kamis (2/12).

Pemeriksaan berlanjut dengan membawa Fatori ke Poldasu, dan hasilnya akan dipindahkan ke Mapolda Sumut.
Informasi lainnya, Senin 6 Desember 2010 akan dilakukan serah terima jabatan
Kapolresta Pematangsiantar, dari AKBP Fatori pada AKBP Albert TP Sianipar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Serse Ekonomi Polda Sumut. (js)
Sumber : EksposNews

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: