Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 100 kaum ibu dari Desa Huta Godang Muda, Siabu mendatangi kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (17/10/2013) menolak jalur angkutan logistik PT. Sorikmas Mining dari desa itu.

Mereka diterima Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di halaman kantor bupati. Ini kali kedua kedatangan para ibu rumah tangga itu ke pemkab Madina dalam sepekan terakhir.

Juru bicara kaum ibu, Helmi Suryani Batubara menyatakan mereka menolak Desa Huta Godang Muda dijadikan titik pengangkutan logistik PT. Sorikmas Mining (PT.SM) menuju perbukitan Sihayo.

Suryani tak memberikan alasan penolakan itu dan tidak merinci logistik jenis apa saja yang diangkut via desa itu. Mereka meminta Pemkab Madina memberikan penekanan kepada PT.SM agar menghentikan kegiatan angkutan logistik dari Desa Huta Godang Muda.

Ditempat terpisah, Government and Media Relations Assitant Superintendent PT.SM, Lia Palupi Nasution menyatakan, pilihan Huta Godang Muda sebagai titik kegiatan pengangkutan logistik , sengaja perusahaan lakukan agar bisa memberikan nilai manfaat ekonomi kepada masyarakat dan mengurangi jumlah pengangguran.

Logistik yang diangkut dari desa itu berupa makanan dan minuman untuk karyawan dan kontraktor yang berada di Sihayo dan Sambung.

Wakil bupati dihadapan kaum ibu meminta agar kaum ibu bersabar dan memberikan kepadanya waktu menuntaskan persolan ini.

Wakil bupati menyatakan, pihaknya memang sudah merencanakan berangkat ke Jakarta dalam waktu dekat melanjutkan pembicaraan dengan Kementerian ESDM terkait lanjutan pembahasan renegosiasi kontrak karya PT. SM di Madina.

“Saya tak akan mungkin membiarkan rakyat. Kami memang akan ke Jakarta agar ini selesai dan tidak menjadi beban bagi kita. Keseriusan saya menyelesaikan ini harus dibarengi dengan kesabaran rakyat,” kata wakil bupati.

Dia juga meminta warga Huta Godang Muda tidak mudah terhasut kepentingan orang lain yang justru akan mencerai-beraikan warga.

Peliput/Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAUM IBU JANGAN DIPERALAT PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kepada pemerintah daerah, tolong lindungi pengusaha yang punya izin. Jangan karena politik kenyamanan kami terganggu”. Itu dinyatakan pegusaha pemilik perusahaan pemecah batu, Abdul Latif Lubis di hadapan wartawan, Selasa (15/9/2020). Pernyataan itu meresfon adanya rombongan kaum ibu dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan yang bertemu bupati Madina, Dahlan […]

  • Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Lahan persawahan warga di Desa Huta Dame Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terendam banjir. Banjir itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak pagi, membuat jaringan irigasi persawahan tak mampu menampung debit air hujan, kondisi ini diperparah sejumlah titik jaringan irigasi juga jebol sehingga air yang […]

  • Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selamat, Putrinya Tewas SIDIMPUAN- Seorang ibu, Linda br Siregar (35), warga Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, beserta putrinya Sari Anggina Napitupulu (2,5), terpeleset di parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang, Minggu (27/2) malam. Aliran air parit yang deras mengakibatkan keduanya terseret arus. Si ibu berhasil selamat setelah ditolong warga, namun putrinya ditemukan tewas, […]

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   Bila kearifan lokal ini dapat dilembagakan, maka akan sangat efektif sebagai upaya untuk penanggulangan resiko bencana karena langsung tersentuh pada sendi – sendi kehidupan bermasyarakat, terutama ketika menjadi syair yang dinyanyikan oleh ibu – ibu saat menidurkan anaknya akan sangat melekat dalam jiwa mereka sampai dewasa. […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Pemanfaatan tanah kerajaan di Mandailing, Saba Bolak misalnya, diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah. Sewa sawah tidak berbentuk satuan mata uang atau emas, tetapi berupa bagi hasil produksi. Selain itu, luas tanah Saba Bolak pun tidak lebih luas dari sawah penduduk desa. Saba Bolak diberikan kepada rakyat sebagai […]

  • Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

    Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga investor Sumatera Utara tertarik berinvestasi di sektor perkebunan ubi kayu dan pendirian pabrik tepung tapioka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keinginan para investor tersebut berinvestasi di Madina tercuat dalam sebuah pertemuan di rumah dinas bupati Madina, Jumat (1/11). Ketiga investor Sumut itu yakni, Surianto, Hengky Suwongso dan Wenan. Ketiganya […]

expand_less