Home / Berita Nasional / Kebocoran dana PNPM meningkat

Kebocoran dana PNPM meningkat

JAKARTA (MAndailing Online) – Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Tim Pokja PNPM Mandiri, Sujana Royat, mengungkapkan, kebocoran dana Program Nasional Pemberidayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri (PNPM) terus meningkat.

Meskipun jumlahnya relatif kecil, secara kumulatif dana yang diselewengkan sejak tahun 2007-2013 meningkat mencapai hampir 0,4% dari total dana PNPM Mandiri sebesar Rp56 triliun lebih, yaitu sekitar 196 miliar lebih.

Dari jumlah dana yang dikorupsi ini, baru 48% atau sekitar Rp 95 miliar lebih yang dikembalikan, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian.

“Misalnya di tahun 2009 penyelewengan baru di posisi 0,13%, tetapi di tahun 2013 meningkat di 0,35%. Meskipun belum mencapai 1%, tetapi jumlah yang dikorupsi ini bisa untuk memberantas kemiskinan satu kabupaten,” kata Sujana seperti dirlis situs Setkab.

Penyelewengan dana PNPM Mandiri terjadi di 37 kabupaten/kota, namun terbesar di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang diduga mencapai Rp 3,3 miliar. Sanksi yang diberikan adalah mengembalikan aset yang diselewengkan dan diproses secara hukum. Saat ini, tim Pokja PNPM Mandiri masih melakukan audit dan penyidikan.

Khusus untuk Bayat, selain pelakunya telah diberhentikan, kecamatan yang bersangkutan juga diberikan sanksi. Jika sampai akhir 2013 ini tidak ada penyelesaian soal dana yang diselewengkan itu, dana PNPM Mandiri untuk Kecamatan Bayat dibekukan sampai waktu tidak tentu.

“Modus operandi macam-macam, misalnya pembentukan kelompok fiktif, proyek dan laporan keuangan fiktif, padahal proposalnya dibuat sangat bagus,” kata Sujana.

Pada tahun 2014 mendatang, alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri Tahun Anggaran 2014 meliputi BLM sebesar Rp 9, 74 triiun, APBN 9 triyun dan APBD sebesar Rp 739,84 milyar.(setkab)

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: