Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Kejatisu panggil tersangka korupsi BBD Padang Lawas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
  • print Cetak

MEDAN   –  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali melayangkan pemanggilan terhadap tersangka AH, Direktur CV Gading Emas, terduga korupsi Bantuan Bencana Daerah Kabupaten Padang Lawas tahun anggaran 2011 senilai Rp 1,2 miliar.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama di Medan mengatakan, tersangka tersebut sudah dua kali dipanggil tim penyidik di institusi hukum itu.

Namun, ujarnya, tersangka AH, sampai saat ini tidak mau hadir dan tanpa memberikan alasan kepada tim penyidik Kejati Sumut.

“Kejati Sumut kembali memanggil tersangka AH, untuk diperiksa, dalam kasus dugaan penyimpangan BBD Palas,” kata Chandra.

Dia menyebutkan, dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Kejati Sumut telah menetapkan tujuh tersangka, dan enam diantaranya telah diperiksa dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I A Medan.

Sedangkan, satu lagi tersangka AH, Direktur CV Gading Emas, belum lagi ditahan dan sudah beberapa kali dipanggil Kejati Sumut.

Chandra menambahkan, enam tersangka kasus korupsi yang ditahan di Rutan Medan, yakni ED, selaku Direktur CV Kurnia Agung, MH, Direktur CV Asoka Piramid dan DH, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Tersangka tersebut ditahan di Rutan Klas I A Medan, Rabu (19/3).

Kemudian tersangka MZN, selaku Direktur CV UD Iskandar, ASM, Direktur CV Hamido Utama, dan MFA, Pejabat Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) dan ditahan Kejati Sumut, Rabu (12/3) dan dititipkan di Rutan Medan.

“Penahanan enam tersangka kasus korupsi tersebut untuk kepentingan penyidikan dan lebih memudahkan Kejati Sumut melakukan pemeriksaan,” kata juru bicara Kejati Sumut.

Dana yang diduga diselewengkan keenam tersangka itu, berasal dari Bantuan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) Tahun Anggaran 2010.

Dugaan terjadinya penyalahgunaan dana BBD itu, berdasarkan temuan tim penyidik.Dari jumlah 11 paket pekerjaan, namun ada lima unit pemasangan  bronjong yang tidak sesuai ketentuan.(antara).

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Harkitnas di Tapsel & Psp

    Peringatan Harkitnas di Tapsel & Psp

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tabur Bunga di Makam Pahlawan TAPSEL- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas di Tapsel dan Psp, Jumat (20/5) diisi dengan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan oleh pejabat-pejabat di kedua daerah itu. Di Tapanuli Selatan (Tapsel), upacara dipimpin Sekdakab H Aswin Efendi Siregar MM. Upacara digelar di halaman Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga, […]

  • 100 Elemen Masyarakat Menolak 3 Orang Anggota KPU Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seratus orang dari berbagai elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) membubuhkan tandatangan dalam surat laporan keberatan pencalonan kembali 3 orang anggota KPU Madina. Ketiga orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina tersebut adalah Raimah Siregar SP, Khollad Daulay dan Elvi Aida. Ketiganya dinyatakan tak layak lagi menjadi anggota KPU untuk priode mendatang, […]

  • Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya. Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan. Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan […]

  • Irasionalitas Perppu Ormas

    Irasionalitas Perppu Ormas

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. Refly Harun, SH.MH   Pembelahan politik atas kanan-kiri, yang kembali mencuat saat dan pasca-Pilkada DKI 2017, membuat masyarakat kehilangan rasionalitas, termasuk kelompok kelas menengah terdidik. Irasionalitas tersebut sangat tertangkap kala menyimak debat soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, […]

  • Tak Berkategori

    KPK Tangkap Kadis PU Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua orang yang ditangkap KPK di Medan, Selasa (14/5) kemarin tiba di markas antikorupsi ini. Mereka adalah Plt Kadis PU Kabupaten Mandailing Natal Khairil Anwar dan seorang swasta berinisial Surung Panjaitan.(detik)

  • Buruh Sumut memprihatinkan

    Buruh Sumut memprihatinkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kesejahteraan para pekerja saat ini masih tergolong minim. Padahal, pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, hanya wacana semata. Sehingga rakyat sangat kecewa dengan kebijakan itu. Kelompok Pelita Sejahtera (KPS), Sahat Lumbanraja, mengungkapkan kondisi pekerja, karyawan, dan buruh di Sumut, juga tergolong memprihatinkan. Padahal, ekspansi perkebunan kelapa sawit di Sumut […]

expand_less