Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang dikumpulkan dari 34 lembaga di Sumut,selama tahun 2011 saja,ada 344 dari 8.277 kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kekerasan seksual.

“Kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 7.120 kasus,komunitas 1.123 kasus,dan kasus oleh negara 1 kasus. Sedangkan 344 kasus kekerasan seksual terdiri dari pencabulan 312 kasus, perkosaan 20 kasus, persetubuhan 1 kasus, dan tindakan seksual lainnya 1 kasus,” papar Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah kepada wartawan saat temu pers di Medan,Senin 26 November 2012.

Yuniyanti menyebutkan, di Indonesia sendiri selama 10 tahun hingga 2010, tercatat ada 295.836 total kasus kekerasan terhadap perempuan. Dari jumlah itu,sebanyak 91.311 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan. “Sumatera Utara merupakan daerah 10 besar yang kasus kekerasan terhadap perempuannya tertinggi,” ucapnya.

Yuniyantimenyebutkan,ada 14 bentuk kekerasan seksual yang ditemukan oleh Komnas Perempuan yakni perkosaan, pelecehan seksual, eksploitasi seksual, penyiksaan seksual, perbudakan seksual, dan intimidasiatauseranganbernuansa seksual termasuk ancaman atau percobaan perkosaan.Kemudian prostitusi paksa, pemaksaan kehamilan,pemaksaan aborsi, pemaksaan perkawinan, dan perdagangan perempuan untuk tujuan seksual.

“Kontrol seksual seperti pemaksaan busana dan kriminalisasi perempuan lewat aturan diskriminatif beralasan moralitas dan agama, penghukuman tidak manusiawi bernuansa seksual, dan praktik tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan juga merupakan bentuk kekerasan seksual,”paparnya.

Menurut Yuniyanti, permasalahan kekerasan terhadap perempuan terutama kekerasan seksual akan terus terjadi. Karena itu, harus ada payung hukum sebagai bentuk perlindungan bagi perempuan yang menjadi korban. Selama ini, aturan yang ada tidak memadai. Bahkan dalam pengaduan korban ke polisi, polisi masih sering menyebutkan organ-organ perempuan.

“Misalnya,polisi sering bertanya kepada korban yakin nggak barangnya masuk.Nah,mendengar pertanyaan itu, perempuan itu langsung pingsan,”paparnya. Sementara Direktur Aliansi Sumut Bersatu Veryanto Sitohang menambahkan, kekerasan terhadap perempuan terutama kekerasan seksual, memang masih cukup memprihatinkan.

Sejak Januari hingga Agustus 2012 saja, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai media lokal di Sumut, ada 232 kasus kekerasan yang dialami perempuan. Dari jumlah itu,kekerasan seksual menjadi yang terbanyak yakni 131 kasus, disusul kasus penganiayaan 63 kasus, 26 kasus pembunuhan, 10 trafficking, dan 2 kasus perampokan.

Menurut dia, tidak ada lagi ruang yang aman bagi perempuan baik di luar rumah maupun di dalam rumah,khususnya kekerasan seksual. Parahnya, pelaku sering kali tidak hanya orang asing, melainkan orang terdekat seperti paman,kakek, saudara laki-laki, bahkan ayah kandung atau ayah tiri.(sindo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR (Mandailing Online) – Surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dinilai telah menimbulkan goncangan. Oleh karena itu, perantau asal Mandailing Natal (Madina) meminta bupati mencabut surat pengajuan pengunduran dirinya. Demikian rilis pers yang dikirim Ilal Mahdi Nasution, putra asal Muara Bangko, Ranto Baek yang saat ini berdomisili di Kota Pematangsiantar yang […]

  • Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAO PAULO, Raksasa penerbangan Brasil, Embraer, Rabu (10/11/2010), mengumumkan, perusahaan itu memenangi kompetisi internasional untuk menyediakan delapan pesawat serang ringan turboprop Super Tucano bagi Angkatan Udara Republik Indonesia. Embraer tidak membeberkan berapa besar nilai perjanjian tersebut, tetapi koran lokal menyebutkan angka 10 juta dollar AS. Perjanjian itu mencakup stasiun pendukung di darat dan suatu paket […]

  • Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi. Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian […]

  • Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan menerapkan sekolah 8 jam sehari sangat tidak populis dan perlu dikaji ulang. Kebijakan itu sepaket dengan rencana masa 5 hari per pekan yang akan ditereapkan pada  Tahun Ajaran 2017-2018. “Durasi 8 jam sehari ini dinilai akan mematikan jam belajar di madrasah […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Masuk Kategori Desa Rawan Pendidikan dan Ekonomi, Ketua TP PKK Kunjungi Desa Bange Nauli

    Masuk Kategori Desa Rawan Pendidikan dan Ekonomi, Ketua TP PKK Kunjungi Desa Bange Nauli

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BANGE NAULI (Mandailing Online) – Berdasarkan penilaian tahun 2021 Desa Bange Nauli masuk kategori desa rawan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Desa ini pun menjadi desa pertama yang dikunjungi Ketua TP PKK Ny. Eli Mahrani Ja’far Sukhairi Nasution beserta rombongan. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (26/1) turut serta Kadis Kesehatan dr. Syafruddin, Kadis Pora Rahmat Hidayat, […]

expand_less