Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

KEMAUAN MENUNTASKAN POLEMIK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
  • print Cetak

Di triwulan pertama 2013 dua hal yang yang bisa dicatat di Madina. Pertama penghentian sementara aktivitas PTPN IV. Kedua peristiwa amuk massa di Naga Juang terkait tambang rakyat.

Meski tak terkait, benang merahnya ada. Yakni, dilema antara kenyamanan investor dan melindungi rakyat. Pemerintah daerah tentu harus mampu berada di antara kedua kutup ini.

PTPN IV dirundung kekacauan data lahan, sementara rakyat pemilik lahan dan peserta plasma membutuhkan kepastian hak-haknya. Kasus Naga Juang, kekhawatiran PT.Sorikmas Mining pada gangguan terhadap wilayah kontrak karya-nya si satu sisi, harapan bertambang legal bagi rakyat di sisi lain.

Di sini pemerintah daerah dituntut untuk lebih peka, lebih resfon penuh dengan pengayoman, agar peroalan-persoalan yang muncul dapat dengan mudah dituntaskan.

Hanya saja, dari kasus-kasus yang muncul justru memperlihatkan betapa selama ini pemerintah daerah masih kurang sinergis pada tahap-tahap proses yang ada, menyebabkan banyak masalah yang muncul setelahnya.

Kasus PTPN IV mislanya, lahan-lahan yang diusung 4 koperasi serta data keanggotaan begitu rancu. Gambaran ini menunjukkan adanya proses pembiaran di lapangan, menyerahkan begitu saja kepada koperasi-koperasi bekera sendiri. Begitu masalah mencuat, pemerintah daerah baru berbuat.

Sangat disadari, ada investor yang nakal, ada rakyat yang nakal. Tetapi, jika setiap tahapan proses dikawal dan penuh dengan perhatian, tentu masing-masing pihak setidaknya berfikir untuk melakukan penyimpangan.

Kasus-kasus yang muncul sangat merugikan citra Madina di mata luar, baik di mata investor maupun publik. Ini berdampak pada kesinambungan pertumbuhan investasi di daerah ini.

OIeh karenanya, kita berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih menseriusi penuntasan masalah. Jika ada keseriusan penuh dan tingkat sinergi gerakan dan niat baik, tentu pihak PT. Sorikmas Mining bukan tidak mau memberikan lahan konsesi, pemerintah pusat juga pasti masih mau urun rembuk.

Kuncinya hanya pada pemerintah daerah, serta kemampuan melakukan pendekatan-pendekatan kepada semua unsur terkait dalam upaya menyamakan tujuan, menyatukan kata.

Dan kita berharap Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution-yang kemungkinan akan menjadi pimpinan tertinggi di Pemkab Madina-lebih mampu dan lebih memiliki kepekaan terhadap masalah ini sehingga lebih mumpuni mengurai masalah dalam menyelesaikan perosoalan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB-Gerindra Madina Siap Sukseskan Koalisi Prabowo-Muhaimin

    PKB-Gerindra Madina Siap Sukseskan Koalisi Prabowo-Muhaimin

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua partai politik di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara membulatkan komitmen menyukseskan koalisi Prabowo-Muhaimin menyongsong Pilpres 2024. Kedua partai politik itu adalah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Madina dan DPC Gerindra Madina. Komitmen itu tercuat di acara mengikuti Deklarasi Koalisi PKB-Gerindra dari Sentul International Convention Centre yang tayang daring secara nasional, […]

  • DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari GOLKAR Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Marragam Mocom  Boto Parkancitan

    Marragam Mocom Boto Parkancitan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Marragam mocom boto parkancitan tarimohon dopak mangolu diginjang niduniaon, anggo hasonangan, sada niroha maia mangadopi cobaan dohot tantangan, bope bahat epeng adong motor alus mangoban-oban iba sanga giot tudia langka, anggo naso sada roai markancit juo pamatangi, angke mabiarma ro panangko, modompe lalu inda sinok, cocakdo namanangkup rongit didingdingi, madung dosar taroktoki. Dompak diari nonat […]

  • Tuntutan Pidana Percobaan Terhadap Ahok Langgar Peraturan Jagung

    Tuntutan Pidana Percobaan Terhadap Ahok Langgar Peraturan Jagung

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Ketua Persatuan Advokad Indonesia (Peradi)  Tabagsel, Sumatera Utara, Ridwan Rangkuti, SH.MH  menilai tuntuna JPU terhadap Ahok telah melanggar Peraturan Kejaksaan Agung. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya 1 tahun dan masa percobaan 2 tahun terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama alias Ahok dalam perkara penistaan agama adalah suatu […]

  • Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Yayasan Mataniari Sian Madina yang berbasis di Mandailing Natal (Madina) terus bergerak mengkampanyekan sekaligus menggenjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat. Program ini merupakan upaya Yayasan Mataniari melestarikan hutan dalam sumbangsihnya bagi mitigasi emisi karbon global yang juga sekaligus memperkuat posisi kesejahteraan masyarakat yang bermukim di zona penyagga hutan. Sebab, hutan adalah asset sumber daya […]

  • Karyawan PT RMM Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Madina

    Karyawan PT RMM Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ratusan karyawan dan karyawati kembali melakukan unjukrasa di halaman Kantor Bupati Madina, Jumat, (17/4). Pengunjuk rasa menuntut agar hak-hak para karyawan dan karyawati yang selama ini  telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan segera dikembalikan.  Para Pengunjuk rasa ini juga  menuntut penghentian mutasi dan PHK karyawan secara […]

expand_less