Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
  • print Cetak

Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang.
Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula dari sekelompok orang dari kelompok Tajul berniat ke Malang dalam rangka silaturahim, namun isu yang berkembang dikira kelompok ini akan ke Pasuruan mendatangi Imam Syiah yang di Pasuruan.

“Inilah yang menimbulkan kemarahan dari pihak Syuni dan menyerang membakar rumah kelompok Syiah,” katanya seraya mengatakan Kapolsek setempat mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.

Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Nakernang, Desa Karang Gayam Omben, di mana telah terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik Ibu Kyai Tajul yang dilakukan oleh massa kurang lebih 1.000 orang dengan membawa senjata tajam, sementara perkuatan dari Brimob 160 orang, diperkuat 2 SSK Yon 500/R dan anggota Kodim Sampang. Akibat penyerangan itu, lima rumah warga terbakar.

Saat ini Tim dari Polres Sampang dan Brimob Polda Jatim sedang menelusuri tkp/hutan untuk mencari dan melacak korban dan pelaku.

Sebelumnya dilaporkan, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sampang, Kompol Alfian Nurizal, mengatakan, Kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura kali ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir ini.

Sebanyak 200 jiwa lebih pengikut Islam Syiah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Harta benda mereka juga dirampas dan anak-anak kelompok Syiah dikucilkan.

Ketegangan pada aksi penyerangan pertama ketika itu, reda, setelah petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI berupaya melakukan negosiasi kepada kedua kelompok yang bersitegang itu.

Korban Tewas Bertambah

Sementara itu dilaporkan, korban kerusuhan di Sampang bertambah lagi. Satu orang lagi dari pihak Syiah atas nama Tohir dikabarkan tewas.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (26/8), Tohir tewas dalam persembunyiannya di area sungai perbatasan desa.

Tohir tewas setelah mengalami banyak luka bacok di sekujur tubuhnya, khususnya pada bagian punggung. Hingga pukul 18.45 WIB, jenazah Tohir hendak dievakuasi. (Ant/dtc)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB SIDIMPUAN , Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian. Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di […]

  • Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )– Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Jupri Banjarnahor mengumumkan Direktur PT Infomedia Solusi Net (ISN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Smartvillage di Kabupaten Madina tahun 2023. Hal ini disampaikan Jupri dihadapan wartawan di Kantor Kejari Madina, Jum’at (5/3/2026). “Dalam kasus dugaan korupsi proyek Smartvillage […]

  • Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-(Mandailing Online) : Aturan pemerintah indonesia terkait penghapusan tenaga honorer seperti tenaga kerja sukarela ( TKS ) mulai tahun 2025 sesuai undang undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara ( ASN ) ternyata belum sepenuhnya dijalankan di pemerintah Kabupaten Mandalling Natal ( Madina ). Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan contohnya masih mengalokasikan anggaran […]

  • Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina), Agus Salam Nasution, S.H.I., memastikan kesiapan pencetakan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina Tahun 2015 dengan mendatangi Percetakan Rabbani di Tembung Deli Serdang, Jumat, (13/11) . “Alhdulilillah semua surat suara sudah selesai dicetak dan besok ditargetkan akan selesai dilipat. Setelah itu akan […]

  • SK Honor Gratis, Pimpinan SKPD Jangan Memungut Apapun

    SK Honor Gratis, Pimpinan SKPD Jangan Memungut Apapun

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Daud Batubara, Selasa (14/2) menegaskan bahwa tidak ada pungutan apapun terhadap pegawai hororer dalam bentuk apapun, termasuk SK pengangkatan gratis. Dia memperingatkan seluruh pimpinan SKPD dan unit kerja di lingkungan Pemkab Madina agar jangan memungut apapun dari pegawai honor dalam bentuk apapun. Hal itu dikatakan Daud Batubara, […]

  • 9 Unit Rumah di Longat Terbakar

    9 Unit Rumah di Longat Terbakar

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Sebanyak sembilan unit rumah di Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ludes terbakar, Rabu siang 10/7. Saat kejadian, warga masih berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran tiba, namun karena kondisi rumah terbuat dari kayu, api dengan cepat merambat ke rumah yang berada di […]

expand_less