Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
  • print Cetak

Al Hasan Nasution (kedua, sebelah kanan) saat memimpin delegasi demo MPC Pemuda Pancasila di Ruang Paripurna DPRD Kab Madina. (foto : dok pribadi)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh pemuda mendesak Kementerian ESDM meninjau ulang izin PT SMGP dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik.

Desakan itu menyusul hasil investigasi Kementerian ESDM terhadap peneyabab keracunan warga Sibanggor di kawasan yang bersinggungan dengan sumur panas bumi yang dikelola PT SMGP.

“Kita beri apresiasi kepada DPR RI dalam hal ini Komisi VII yang telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada hari ini (Rabu, 03/02) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral lewat Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana. RDP hari ini menguraikan kajian objektif berupa hasil investigasi menyeluruh Kementerian ESDM yang menyebut adanya fakta praktek  ‘mal- operasional’ di lapangan panas bumi Sorik Marapi” ujar tokoh pemuda Kabupaten Madina, Al Hasan Nasution, S.Pd   dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Rabu (3/2/2021).

Dijelaskannya, hasil investigasi dari Dirjen EBTKE  merupakan hal yang perlu diapresiasi secara positif untuk pengembangan kasus agar muaranya diusut  secara terang benderang dan merupakan fakta yang tak bisa dipungkiri tentang dugaan keteledoran dan kelalaian PT SMGP.

Dituturkan Al Hasan, pihaknya sendiri pada hari H kejadian (Senin, 25/1/2021) telah mengekspose hasil investigasi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina ke  publik lewat statement ke berbagai media yang “mengutuk keras” dugaan kelalaian dan ketidakprofesionalan  PT SMGP serta menyebut ada dugaan  “humman error’, pelanggaran SOP serta kesalahan tataran aplikatif pada standard baku yang berlaku.

Bahkan kata Al Hasan sedari kejadian itu, pihaknya telah menuntut secara serius kepada managemen perusahaan PT SMGP untuk mencabut pernyataan rilis perusahaan dengan judul “Pernyataan PT SMGP untuk didistribusikan kepada media  (26/1/2021) yang dinilainya PT SMGP hanya melakukan pembenaran sepihak.

“Sejak awal kita telah melihat sinyalemen dan upaya dramatisasi dari PT SMGP untuk mengkaburkan substansi persoalan dengan terkesan menutupi dan mencari “kambing hitam” dengan klaim sepihak bahwa perusahaan telah melakukan aktivitas perusahaan sesuai SOP yang berlaku. Tentu hal ini sangat kontras, karena pasalnya  kegiatan buka sumur (well discharge) adalah salah satu tahapan dalam tahapan eksplorasi pengoperasian PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) yang harus dilaksanakan dengan prosedur ekstra ketat dan super hati hati. Prosedur SOP dalam buka sumur antara lain harus disosialisasikan secara intensif kepada masyarakat, evakuasi dari well pal, penerapan pariemeter aman, perlengkapan tim Will test dengan SCBA dan gas detector, dan final sweeping,” kata Al- Hasan yang juga menjabat Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina.

“Berkali-kali kita beri ‘warning’ kepada PT SMGP, secara logika darimana rumusnya bila SOP dilaksanakan secara baik, tapi masih ada paparan kebocoran gas beracun H2S dari aktivitas well discharge (buka sumur) dan reaksi cepat H2S (gas hydrogen sulfide) tersebut mengakibatkan melayangnya 5 nyawa manusia secara tragis dan puluhan lainnya dirawat intensif di rumah sakit. Tentu hasil analisis kita, tentu ada kesalahan prosedur, keteloledoran dan kelalaian PT SMGP/KS Orka akibat aktivitas dibukanya kran isolasi master plap untuk mengalirkan panas bumi (fluida) di Wellpad I PLTP Sorik Marapi Unit II Desa Sibangggor Julu” ujar Al Hasan yang juga Direktur Eksekutif Madina Institute ini.

“Pasca kejadian, kita berterima kasih atas kesigapan Ditjen EBTKE yang secara terarah dan terukur dengan menghentikan kegiatan/aktivitas SMGP di lapangan panas bumi Sorik Marapi melalui surat Direktur Panas Bumi Nomor T-

150/EK.04/DEP.T/2021 tanggal 25 Januari 2021 hal Penghentian Sementara operasional PT SMGP. Apresiasi juga kita berikan kepada Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, SIK, M.Si dan jajaranya yang sigap melakukan evakuasi, penyelamatan warga serta pemberian bantuan sosial. Juga terima kasih kita sampaikan kepada Pemkab Madina yang sigap dalam memfasilitasi evakuasi, pengungsian, perawatan korban. Tapi yang membuat kita geram dan miris,  pihak perusahaan sendiri seolah tak peduli dan tak berbuat maksimal menyikapi kejadian naas tersebut” ujar  Al Hasan yang mantan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Padangsidimpuan ini. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejadian Lagi di Langkat LANGKAT-Indikasi tindak pidana korupsi berjamaah di Kabupaten Langkat kembali mencuat. Kali ini muncul dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat yang membocorkan APBD dengan nilai Rp1,4 miliar. Kebocoran anggaran ini tercium saat sejumlah mantan dewan periode 2004-2009 ramai-ramai memulangkan uang ke kantor dewan, Rabu (26/1) siang. Pemulangan uang negara itu, […]

  • Pansus DPRD Madina Terima LKPJ Bupati Dengan Sejumlah Catatan

    Pansus DPRD Madina Terima LKPJ Bupati Dengan Sejumlah Catatan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Madina Tahun Anggaran 2014. Meski menerima, tetapi Pansus mengiringinya dengan sejumlah catatan yang harus diperbaiki kepala daerah di tahun-tahun selanjutnya. Sikap  Pansus ini disampaikan pada rapat paripurna DPRD Madina, Selasa (9/6) dipimpin Ketua DPRD Madina Hj. Leli […]

  • Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah

    Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS (MO) – Pada Pkl.16.30 WIB Selasa kemarin (2/10) tidak kurang dari 50 bangunan termasuk fasilitas umum selain rumah penduduk di Kec. Dadahup B-3, B-4, C-4 dan Desa Palangkau Baru Kec. Kapuas Murung mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung, tiga rumah di antaranya di Desa Kahuripan Permai B-4 roboh dan ambruk dengan kondisi […]

  • IPM Sorot Aksi Coret Baju di Kalangan Pelajar

    IPM Sorot Aksi Coret Baju di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Trend corat coret pakaian di kalangan plajar kembali terjadi pasca pengumuman kelulusan SMA sederajat. Penomena ini menjadi keprihatinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Mandailing Natal (Madina). Banyak pelajar usai kelulusan melakukan corat coret pakaian pada Senin (8/4/2019). IPM Madina memantau, di berbagai kawasan ditemukan berbagai aksi corat-coret baju, bahkan  konvoi sepeda motor. […]

  • Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    Bupati Hadiri Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Mako Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di halaman Mako Polres, Selasa (5/7) pagi. Turut hadir, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Plus, Alim Ulama beserta Pimpinan OPD Pemkab Madina. Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengucapkan selamat HUT […]

  • Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu harus dengan pembangunan di segala bidang kehidupan serta mewujudkan adil dan makmur yang merata material dan spritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perjalanan sejarah bangsa Indonesia penuh dengan gelimang darah dan air mata, ribuan jiwa wafat untuk meraih, mempertahankan dan membela kemerdekaan dan bendera merah putih. […]

expand_less