Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Kenapa DPRD Madina Enggan Membahas 11 Ranperda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak tanggal 27 Juni 2013 lalu, 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menyangkut kepentingan pembangunan dan hajat hidup rakyat Mandailing Natal (Madina) masih terkatung-katung nasibnya di DPRD Madina.

Pasalnya, sampai saat ini Badan Legislasi (Baleg) DPRD Madina masih enggan untuk membahas Ranperda tersebut.

“Informasi yang kita himpun digedung DPRD Madina menyebutkan enggannya Baleg DPRD untuk membahas 11 Ranperda itu disebabkan karena anggaran perjalanan dinas telah habis, sehingga mereka meminta agar dijadwalkan ulang pembahasannya,” kata Wakil Bupati LIRa (Lumbung Informasi Rakyat) Madina, Waris Ray kepada wartawan Jum’at (30/8/2013).

Tapi cukup aneh, ungkap waris, saat ini waktu penundaan pembahasan sudah hampir satu bulan dan belum ada tanda-tanda Baleg ingin membahas 11 Ranperda tersebut.

Padahal diantara 11 Ranperda itu saat ini sangat mendesak agar segera disahkan oleh DPRD Madina. Diantaranya, Ranperda BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah), Ranperda Pengelolaan CSR (Corporate Social Responsibility/bantuan sosial perusahaan kepada warga sekitar), Ranperda Penyertaan Modal Pada Perusahaan Air Minum Daerah.

Di sisi lain, saat ini ungkap Waris, banyak agenda kepentingan dari masyarakat Madina dan program pembangunan yang diabaikan oleh anggota DPRD Madina, seperti pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan yang belum dibahas oleh DPRD Madina. Padahal dalam waktu dekat ini juga akan ada sedotan waktu membahas P.APBD Madina tahun anggaran 2013.

“Laporan Keuangan yang telah diajukan oleh Pemkab Madina saat ini belum ada tanda-tanda akan dibahas oleh DPRD Madina. Jadi saat ini kita tidak tahu apa yang mendasari para anggota DPRD Madina enggan untuk melakukan tugas dan kinerja yang mesti dilaksanakan mereka,” ungkap waris.

Atau memang, kata Waris, enggannya para Baleg DPRD Madina untuk membahas 11 Ranperda ini akibat tidak tuntasnya “kesepakatan siluman” dengan pihak pemkab?

“Selama ini memang terdengar bahwa tim eksekutif tidak memenuhi permintaan dari Baleg DPRD Madina sehingga enggan untuk melakukan pembahasan, bahkan pada beberapa waktu yang lalu ada dari DPRD Madina yang mencoba mendekati tim eksekutif,namun kita belum mengetahui apa sebenarnya keinginan Baleg tersebut,” ungkap Waris.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ANGGOTA KPU MADINA BUDI ARYANSAH MENINGGAL DUNIA

    ANGGOTA KPU MADINA BUDI ARYANSAH MENINGGAL DUNIA

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Anggota KPU Mandailing Natal, Divisi Logistik, SDM dan Perencanaan Anggaran, Budi Aryansah, S.T meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Achmad Muchtar Bukit Tinggi, Selasa (17/3). Berdasarkan informasi yang diperoleh kpumadina.com dari salah seorang keluarga almurham, Budi Aryansah mengehembuskan nafas terakhirnya pada sekitar pukul 22.10 WIB. Kemudian jenazah Almarhum dibawa ke kampung halamannya di […]

  • Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas di Desa Rantobi yang Atasnamakan Pembangunan Masjid dan Lapangan Bola

    Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas di Desa Rantobi yang Atasnamakan Pembangunan Masjid dan Lapangan Bola

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Terkait tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat di sungai batang natal tepatnya di dusun batumarsaong desa Rantobi Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kasat Reskrim Polres Madina AKP. Ikwannuddin Nasution yang dimintai tanggapan nya hanya komentar singkat.” Naikkonma soni somantak ia” yang artinya naikkan saja biar berhenti. Diketahui […]

  • PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    PPK Proyek Jalan Nasional di Madina Diduga Perintahkan PT Jaya Kontruksi Bongkar Ulang Bangunan Drainase Tak Sesuai Bestek

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Proyek Draninase satu paket dengan pengerjaan jalan proyek jalan nasional yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) di Kabupaten Mandailing kerap bermasalah. Drainase jalan nasional di wilayah pidoli dolok contoh ya, meski drainase itu sudah selesai dikerjakan namun dua hari terakhir kembali di bongkar, ada dugaan PPK ( Pejabat […]

  • 15 Pemain PSMS Medan Tandatangani Kontrak

    15 Pemain PSMS Medan Tandatangani Kontrak

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Sebanyak 15 pemain resmi bergabung dengan tim PSMS Medan setelah melewati proses seleksi dan menandatangani kontrak dengan menajemen klub tersebut. CEO PSMS Medan Sunardi A. di Medan, Sumut, Jumat, mengatakan sebanyak 15 pemain telah setuju meneken kontrak dengan pihak manajemen, dan selanjutnya nama-nama tersebut didaftarkan ke PT.Liga Indonesia. “Ada enam pemain lagi yang […]

  • Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Chairuman: Jadikan Paguyuban Perkumpulan Berikan Kontribusi TAPSEL- Komunitas paguyuban tersebut mampu berpartisipasi dalam pembangunan daerah serta berbagai aspek kehidupan baik sosial budaya, ekonomi dan lain-lain. Demikian sambutan Chairuman Harahap selaku Dewan Pembina Paguyuban Zona 70 pada acara mengukuhkan kepengurusan Paguyuban Zona 70 Tabagsel periode 2011-2016, di aula Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Kabupatena Tapsel, Minggu […]

  • Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) harus menyiapkan diri tatkala moratorium pemekaran daerah dicabut pemerintah Indonesia. Dari banyak sisi, Tabagsel memenuhi banyak syarat menjadi satu provinsi pemekaran dari Sumatera Utara. Hingga kini posisi Tabagsel merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Sumatera Utara. Namun, kucuran APBD Sumut justru tak sampai […]

expand_less