Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Ketika Sofwat Nasution ke Pasar Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
  • print Cetak

Sofwat Nasution berdialog dengan pedagang

Para pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dikejutkan kedatangan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution ke pasar tersebut. Mereka sangat antusias menyambut kedatangan bakal calon (balon) bupati Madina tersebut.

“Ini ya Pak Jenderal itu, alhamdulillah bisa juga bertemu. Selama ini baru lihat fotonya” kata Saodah (34), seorang warga yang kebetulan sedang berbelanja begitu melihat para wartawan mengabadikan kunjungan Sofwat ke pasar itu.

Sofwat mengunjungi Pasar Baru Panyabungan usai mendaftar sebagai balon (bakal calon) bupati di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Madina.

Mantan komandan Korem Bengkulu tiba di Pasar Baru sekitar pukul 15.00. Bersama rombongan dan sejumlah wartawan ia berjalan dari arah pintu masuk menuju pasar sayuran yang berada di bagian belakang pasar.

Sebagian pedagang dan masyarakat yang sedang berada di Pasar Baru kaget setelah melihat sosok Sofwat yang “dingin” sembari mengumbar senyum ramah.

Sebagian sudah mengenal balon bupati yang dilahirkan di sekitar Pasar Lama Panyabungan itu, namun sebagian lagi saling bertanya karena tidak mengenal figur yang sedang mengunjungi pasar itu.

Rasa penasaran itu kian bertambah disebabkan pada malam harinya mereka baru saja dikagetkan isu terbakarnya pasar yang berada di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina tersebut. “ise dei na ro i, aso bahat wartawan (Siapa yang datang, kok banyak wartawan-red),” tanya seorang ibu pedagang buah yang berada di dekat pintu masuk.

Namun seorang ibu muda langsung menimpali. “Jenderal na calon bupati i dei (Itu jenderal yang mau mencalon bupati-red),” katanya.

Tak ayal para ibu-ibu dan kaum lelaki yang kebetulan berada di sepanjang jalan masuk pasar pun mendekat dan menyalam Sofwat “Semoga terpilih pak,” kata Asrul, seorang pedagang. “Tarimo kasih, bantu doa da pak (Terima kasih, bantu doa ya pak-red),” jawab Sofwat sembari menepuk pelan pundak lelaki tersebut.

Antusias warga yang ingin mengenal sosok balon bupati disambut pensiunan militer yang lebih 22 tahun dinas di Koppasus dengan senyum khasnya. “O..ini calon bupati kita ya,” kata Wahab, seorang lelaki 60-an tahun yang sedang belanja salak.

Menurut warga Puncak Sorik Marapi (PSM), Madina, itu ia sudah sering melihat spanduk sang jenderal yang dipasang di warung-warung di kampungnnya.

“Semoga terpilih agar Mandailing Natal lebih baik,” katanya.

Sepanjang mengelilingi pasar itu, Sofwat sesekali bertanya mengenai daya beli masyarakat terhadap para pedagang.

“Um nalpopeh mangan. Songon dia mantong, on ma pasarna bo pak, kumuh. Dungi ngana marepeng kalak on masona le pak (Sekadar lepas makan. Bagaimana lagi, pasarnya begini pak, kumuh. Apalagi masyarakat saat ini tidak berduit-red),” kata pedagang cabe yang berada di bawah bangunan bekas terbakar.

Menimpali keluhan masyarakat dan pedagang, Sofwat mengaku prihatin. Ia berdoa agar kondisi sulit yang dihadapi masyarakat bisa cepat pulih.

“Saya ikut sedih dan prihatin. Memohon doa dan dukungan agar saya bisa memimpin Madina pada periode mendatang. In shaa Allah kita akan bergandeng tangan membangun daerah ini agar lebih baik.

Sumber : Beritahuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang. Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal […]

  • Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

    Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Penculikan Meluas ke Langkat Polisi Belum Pernah Terima Pengaduan MEDAN-Imbuan Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno agar masyarakat tidak termakan isu penculikan tak mempan. Bukanya mereda isu penculikan malah melebar ke daerah lain. Bila dua hari lalu masyarakat Deliserdang, Serdang Bedagai dan Simalungun yang termakan isu penculikan, kemarin, isu penculikan melebar ke Kabupaten Langkat. Kali ini […]

  • Jual Tape Ubi, Awalnya Modal 5 Juta, Kini Omzet 450 Juta

    Jual Tape Ubi, Awalnya Modal 5 Juta, Kini Omzet 450 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tamat kuliah jangan berfikir melamar kerja. Itu bukan lagi zamannya. Jangan mau jadi pekerja. Sebab, pekerja itu tak ada bedanya pegawai, karyawan, buruh, kuli, jongos. Jangan menggantungkan hidupmu pada gaji. Jadilah enterpreneur. Mandiri. Membuka usaha. Jadilah pengusaha. Tak usah dulu modal besar. Mulailah dengan yang kecil, modal kecil. Peluang usaha menabur di hadadapan Anda. Kuncinya […]

  • Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

    Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga tempat yang menjadi target razia Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada Jumat (28/1) ditemukan dalam keadaan kosong. Kosongnya ketiga tempat itu, kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, bukan karena adanya kebocoran informasi razia. “Dalam kegiatan ini tidak ada istilah tidak membuahkan hasil. Kita, kan, sudah nasehati pemilik tempat. […]

  • Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia) Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang […]

  • Polres Periksa Kadis Kesehatan Madina

    Polres Periksa Kadis Kesehatan Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) telah periksa Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg.Ismail Lubis kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan tanggal 18 September 2014 di Kantor Dinas Kesehatan. Demikian disampaikan Kapolres Madina, AKBP.Mardiaz K.D,S.Ik,M.Hum kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (22/10/2014). Drg.Ismail Lubis diperiksa sebagai saksi. Kapolres menjelaskan, kasus dugaan penghinaan terus ditingkatkan dan […]

expand_less