Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Ketua Satma PP Madina Kecam Arogansi Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Tindakan refresif aparat Polres Mandailing Natal (Madina) terhadap Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina Tan Gozali yang juga Ketua Satma PP Madina pada saat unjuk rasa di Kantor Bupati Madina, Selasa (12/10/2010) lalu, akan dilaporkan ke Prompam Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri.

Tindakan refresif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap Tan Gozali saat melakukan demo di depan Kantor Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Madina, dianggap Tan Gozali sebagai bentuk kekerasan dan sudah melanggar hak-hak demokrasi.

“Saya mengutuk keras sikap Polisi Madina yang terlalu arogan menghadapi pendemo, padahal kami tidak ada niat untuk membuat keribuatan kalau tidak ada orang yang memancing keributan,” ujar Tan Gozali kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (15/10/2010).

Jelas Tan, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina berdemo bukan untuk berhadapan dengan polisi, melainkan untuk menyampaikan aspirasi guna menegakkan keadilan dan penjelasan dari Pemkab Madina tentang defisit kas daerah yang cukup beser.

“Namun sikap Polisi Madina yang terlalu arogan sampai-sampai menodongkan senjata laras panjang kepada saya, sehingga membuat massa pendemo marah,” paparnya.

Saat melakukan orasi di daerah Perkantoran Bupati tepatnya di depan Kantor Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Madina mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari aparat Polres Madina. Peristiwa kekerasan tersebut dapat dilihat dari tendangan kaki dari beberapa anggota aparat Polres Madina.

“Padahal kita yang berdemo sudah sesuai dengan prosudur yang ada, mana mungkin kami melakukan tindakan anarkis, jadi kami menilai polisilah yang memancing kami membuat anarkis. Tindakan Polres Madina itu sudah melanggar dan mengangkangi hak-hak demokrasi, apalagi seharusnya dalam unjuk rasa aparat keamanan tidak dibolehkan membawa senjata api dan sejenisnya,” terangnya.

Hal senada dikatakan Koordinator Lapangan Khoirul Nasri Nasution dan Ahmad Iswadi Batubara. Mereka mengutuk keras tindakan aparat Polres Madina pada saat Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina melakukan aksi unjuk rasa.

Padahal tujuan mereka melakukan aksi unjuk rasa atau demo tersebut untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. “Kami bukan separatis maupun teroris,” ungkap Khoirul. (BS-026)
sumber:beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan di kabupaten itu takut melaut. Beberapa petani juga bingung untuk menaman padi karena hujan deras terus mengguyur. Warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Jasmudin Siregar, kepada MedanBisnis, Rabu (3/11), mengatakan, akibat masih tingginya curah hujan dan disertai […]

  • Gempa di Sumatera ancam dunia

    Gempa di Sumatera ancam dunia

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Akibat dua gempa besar yang terjadi pada 11 April 2012 lalu di Samudera Hindia, ratusan kilometer di barat Sumatera, gempa di seluruh dunia meningkat lima kali lipat. Temuan menarik ini dilansir di jurnal Nature pada Kamis, 27 September 2012 ini. Ketua peneliti riset Fred Pollitz dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat menemukan, hanya […]

  • Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    Kota Panyabungan Sarang Sampah dan Bau Busuk

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bendungan Aek Mata yang melintasi inti kota Panyabungan kondisinya sangat kotor akibat sampah menumpuk mengakibatkan wajah ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini rusak dan terkesan tidak terurus. Sampah yang menumpuk di bendungan ini akibat warga kota Panyabungan belum siap secara mental dan cultural menjaga keindahan kota serta parahnya manajemen pengelolaan […]

  • Bupati Madina Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

    Bupati Madina Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, menegaskan komitmennya meningkatkan ketahanan pangan sesuai instruksi Presiden RI. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pemaparan ketahanan pangan, Budan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para kepala OPD, camat, dan para kepala desa di Aula Kantor Bupati, Komplek perkantoran Payaloting, Senin […]

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Merokok Sembarang Didenda Rp10 Juta

    Merokok Sembarang Didenda Rp10 Juta

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Pansus Ranperda KTR) Kota Medan sudah masuk dalam tahap akhir dan dijadwalkan akan disahkan pada bulan Desember mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Pansus Ranperda KTR, Juliandi Siregar kepada Sumut Pos (Grup JPNN), Rabu (20/11). “Kalau tidak ada halangan akhir tahun ini Ranperda KTR sudah bisa […]

expand_less