Senin, 1 Jun 2026
light_mode

KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
  • print Cetak

Tan Gozali

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina yang baru dilantik didesak memperjuangkan kembalinya program beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi.

Desakan itu disampaikan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Madina, Tan Gozali kepada Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (3/9/2019).

Gozali mengungkapkan bahwa beasiswa miskin berprestasi sudah beberapa tahun terakhir ditiadakan Pemkab Mandailing Natal (Madina).

Sebelumnya, beasiswa ini telah berjalan beberapa tahun. Masing-masing mahasiswa memperoleh 5 juta rupah per tahun yang bersumber dari APBD Madina.

Pihak Dinas Pendidikan Madina tak pernah memberitahu publik alasan penghentian beasiswa ini.

“Oleh karena itu, kita mendesak anggota DPRD Madina yang baru dilantik agar meningkatkan kepekaan, dan memperjuangkan kembalinya beasiswa itu,” ujar tan Gozali.

Tan Gozali mengaku, pertanyaan para mahasiswa kepadanya selalu datang mempertanyakan bagaimana nasib kelanjutan beasiswa.

Menurutnya, pihak legislatif memiliki kekuatan politik menekan pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali beasiswa tersebut.

Beasiswa itu sangat urgen dan penting mengingat banyak mahasiswa yang memiliki kecerdasan namun terancam gagal kuliah akibat kesulitan ekonomi orangtua.

“Sayang sekali jika para mahasiswa cerdas gagal kulaih akibat kondisi keuangan orang tua mereka,” katanya.

Padahal, lanjut Gozali, Madina membutuhkan generasi yang ber-SDM tinggi dalam dinamika pembangunan daerah ke depan. Sebab,Madina akan tetinggal jika tak mempersiapkan genarai yang cerdas.

Beasiswa itu, menurut Gozali, memiliki peran penting dalam membantu para mahasiswa yang terbentur finansial. Banyak orang tua tak mampu mengkuliahkan anak-anak mereka akibat kemiskinan.

Banyak generasi yang berpotensi harus menahan cita-cita hanya karena kemiskina orang tua. “Lantas mengapa beasiswa itu dihentikan? Bukankah pemerintah mampu secara APBD untuk itu?” keluh Gozali.

APBD Madina 2019 saja sudah 1,5 Triliun Rupiah, tetapi pemerintah daerah seolah tak punya hati nurani, lemah visi pendidikannya. Padahal pagu dana untuk beasiswa ini tak besar.

Penyaluran beasiswa terakhir berpagu sekitar 1,4 milyar Rupiah untuk sekitar 280 mahasiawa yang terseleksi.

Menurut tan Gozali, kondisi keuangan pemkab Madina mampu untuk itu. Bahkan jika peru  pagunya ditambah menajdi 5 milyar agar makin banyak mahasiswa miskin yang tertolong.

Menurutnya, masih banyak pos-pos anggaran di APBD yang tidak efisien, terkesan tak memiliki hubungan erat dengan pembangunan masyarakat.  Kenapa untuk beasiswa yang sangat penting justru diabaikan.

Tan Gozali berharap APBD Madina kedepan harus benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan masyarakat.

APBD Madina harus benar-benar fokus kepada penyelesaian hal-hal mendasar termasuk bantuan bagi mahasiswa miskin berprestasi.

Oleh karena itu, DPRD Madina priode 2019-2024 jangan lemah dan jangan kecolongan yang hanya mengikuti apa saja program yang diajukan pemerintah daerah.

Para politisi di DPRD Madina harus memiliki visi yang tajam terutama di sektor pendidikan, sehingga DPRD mampu mempengaruhi pejabat eksekutif, bukan dipengaruhi.

Berdasar catatan Mandailing Online, beasiswa miskin berprestasi dimuai sejak tahun 2013 yang ditampung di APBD Madina. Pagunya sekitar 1,4 Milyar Rupiah kepada sekitar 280 mahasiswa yang terseleksi.

Namun, mulai sirna sejak tahun 2016 lalu. Pihak Pemkab Madina tak pernah terdengar mempublis apa penyebab penghantian program itu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    3 Desa di Panyabungan Barat Belum Punya Kepala Desa?

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Warga tiga desa di Kecamatan Panyabungan Barat mengaku belum memiliki pelaksana tugas kepala desa pasca berakhirnya priode kepala desa defenitif. Hal itu diadukan sekitar 15 orang perwakilan masyarakat dari  Desa Batang Gadis, Desa Saba Jior dan Desa Huta Baringin didampingi Camat Panyabungan Barat M.Amin kepada Komisi I DPRD Mandailing Natal […]

  • Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

  • Gagal Tender 2 Rumah Sakit di Madina, DPRD Harus Panggil Pejabat Terlibat

    Gagal Tender 2 Rumah Sakit di Madina, DPRD Harus Panggil Pejabat Terlibat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nasib lanjutan pembangunan RSU Madina di bukit Panatapan berakhir black list 2 tahun gara-gara pemkab Madina gagal menuntaskan tender. Akibatnya dana 14 milyar Rupiah ditarik pemerintah pusat tahun 2019 lalu. Padahal dana itu untuk pembangunan gedung radiologi dan gedung laboratorium. Ironisnya, Pemkab Madina tak juga bertaubat. Gagal tender juga terjadi pada […]

  • INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif. Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan […]

  • KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

        Oleh : ASKOLANI NASUTION     PENGANTAR Harus diakui, amat sedikit referensi tentang kebudayaan Mandailing secara utuh. Beberapa sumber antropologi yang ada selama ini lebih menekankan Mandailing dari pendekatan ilmuan Barat yang memposisikan kebudayaan Mandailing sebagai sub kebudayaan Batak. Antropolog Kuntjoroningrat misalnya masih juga menyebut Mandailing dalam pendekatan orientalis seperti itu. Juga artikel-artikel […]

  • IMPATI Gelar Aksi Bersih Bersi di Desa Tanjung 

    IMPATI Gelar Aksi Bersih Bersi di Desa Tanjung 

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- siang tadi 4/8/2023 Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur ( IMPATI ) bersama Naposo Nauli Bulung ( NNB ) adakan kegiatan bersih bersih di Desa Tanjung Julu. Sasaran kebersihan lingkungan ini mulai dari Masjid, Bahu Jalan, dan Drainase. Fikri Pengurus IMPATI mengatakan, aksi ini akan terus berlanjut ke […]

expand_less