Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal Akhmad Arjun Nasution/Mandailing Online.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik antar pemuda Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) dan Desa Bintuas, Kecamatan Natal yang bermula pada sekitar 2 bulan berujung pembakaran gudang ikan dan gudang minyak warga Bintuas pada Sabtu (29/1) malam.

Akibatnya sebagian warga Bintuas dikabarkan terpaksa mengevakuasi diri ke tempat yang aman.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) Akhmad Arjun Nasution meminta ke dua belah pihak agar menahan diri agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

Arjun menyampaikan, pertikaian dan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.

“Kita berharap masyarakat tetap tenang dan mengedepankan kedewasaan dan nilai persaudaraan. Kekerasan tak akan pernah menyelesaikan masalah, tapi justru akan mempersulit mediasi dan menambah masalah baru,” ujar Arjun kepada pers beberapa saat setelah kejadian.

Sebagai upaya kehadiran Pemuda Pancasila dalam membantu menenangkan situasi Arjun secara langsung telah menginstruksikan Ketua PAC MBg dan Natal agar berperan aktif menenangkan warga.

“Saya telah menghubungi Ketua PAC Natal Teddy dan Ketua PAC PP MBG Ferdinand untuk mengetahui perkembangan yang ada. Kita instruksikan agar mereka berupaya untuk saling menenangkan masyarakat,” sebutnya.

Aksi cepat tanggap pemerintah baik di tingkat kecamatan maupun Bupati dan pihak keamanan dari unsur TNI/Polri mampu menenangkan ke bilah pihak dengan cepat. Namun, solusi dari pertikaian belum sepenuhnya selesai.

Arjun pun mengapresiasi langkah cepat itu dan menawarkan solusi sehingga konflik ini tidak berkepanjangan yang bisa memicu munculnya konflik-konflik baru.

“Kita apresiasi Forkopimcam, Pak Bupati yang langsung menurunkan 1 pleton Pol PP, dan Pak Kapolres yang turun ke TKP menenangkan warga,” terang arjun.

“Kedua belah pihak harus dimediasi dan direkonsiliasi secara netral oleh pemerintah atau aparat keamanan. Kedua hal ini mutlak dilakukan untuk menghindari konflik berkepanjangan yang akan merugikan semua pihak,” lanjut Arjun.

Arjun yang didampingi Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Al-Hasan Nasution, S.Pd, Ketua BPKTA Awaluddin Lubis dan Ketua BP3 M. Ridwan menambahkan, pendekatan hukum adat berbasis kearifan lokal juga harus dikedepankan, seperti marpokat (musyawarah mufakat-red), saling memaafkan, upa-upa, dan ganti rugi.

“Terkait penegakan hukum negara atau pidana kepada para pelaku, kita meminta masyarakat sepenuhnya percaya kepada pihak berwajib,” tutupnya.

Untuk diketahui, bentrokan pemuda yang terjadi bermula dari kejadian 2 bulan lalu. Saat itu pemuda dua desa tersebut berkelahi yang berujung pada penusukan salah satu pemuda Desa Tabuyung.

Setelah sempat dirawat di RS Adam Malik Medan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Hal ini menyulut emosi rekan-rekan almarhum karena menilai pihak Desa Bintuas tidak bertanggung jawab dan mengingkari perjanjian damai.

 

Editor: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemadaman listrik selama Ramadhan sudah sangat mengganggu kenyamana warga. Apalagi, listrik padam tak kenal kompromi. Bisa saja siang, sore, bahkan pada saat berbuka puasa, sahur dan shalat tarawih. Pemadaman listrik selalu muncul pertanyaan mengenai tanggung jawab, komitmen dan sensitifitas PLN atau Perusahaan Listrik Negara dalam masalah ini. Padahal deretan peraturan perundang-undangan begitu banyak […]

  • Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gula aren buatan Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah lama menembus pasaran di kawasan Sumatera Utara. Kepala Desa Sipapaga, Zulkarnaen Nasution, SP, Senin (24/6) menyatakan, para pedagang pengumpul selalu datang menjemput langsung ke desa itu. Sehingga para pengrajin gula aren di desa ini tak repot-repot mencari pembeli. “Biasanya […]

  • Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    Sinabung Diwacanakan Naik Status Menjadi Awas

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO – Status Gunung api Sinabung diwacanakan naik menjadi awas. Jika kebijakan ini akhirnya diambil, Tim Tanggap Darurat telah bersiap diri. Namun sejauh ini pihak berwenang belum menerima rekomendasi tertulis menyangkut status Sinabung. “Sampai saat ini kita masih bekerja pada level Siaga, untuk yang lebih tinggi belum, kita masih menunggu rekomendasi PVMBG,” ujar Koordinator Medai […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek. Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan. “Atas […]

  • Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina akan mengalokasikan 14 persen Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk penanganan dan penanggulangan dampak virus Corona atau Covid-19. Hal ini telah dirapatkan dan segera di terbitkan surat edara Bupati Mandailing Natal (Madina) terkait penggunaan DD. Itu diungkap Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution kepada Wartawan usai memimpin rapat penanganan […]

expand_less