Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak.

Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, dan peredaran narkoba yang sudah menyentuh kalangan anak-anak dan remaja. Dia meminta para orang tua untuk lebih mewawas aplikasi yang terinstal pada ponsel yang dipegang anak.

Dalam kesempatan itu, Atika mengingatkan bahwa permainan judi daring hanya akan menguntungkan bandar. Para pelaku hanya kebagian kemenangan kecil sementara kekalahan bisa bebera kali lipat dari yang didapatkan. “Dapat 100 ribu, hilang 200 ribu, menang 300 ribu, kalah 500 ribu,” katanya saat itu.

Setelah gong festival ditabuh, Atika kian masif menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak dari judi daring, narkoba, dan pornografi. Hampir di setiap kesempatan, saat menyampaikan sambutan, pesan itu diulang-ulang calon wakil bupati nomor 2 tersebut.

Salah satunya di tengah acara Peringatan Hari Anak Nasional medio Agustus 2024. Seperti biasa, Atika mengawali pesan itu dengan meminta orang tua membatasi anak dari penggunaan ponsel berlebihan. Sebab, anak-anak belum bisa memilah dan memilih informasi yang ada di internet.

Bahkan dia meminta para orang tua mengaktifkan mode anak pada ponsel. “Ini berfungsi untuk memfilter apa yang akan dilihat anak karena kadang ada selingan di media sosial atau YouTube yang tidak layak ditonton anak-anak,” pesannya saat itu.

Pada bulan yang sama ketika menghadiri acara perayaan HUT RI di Kecamatan Tambagan, dia kembali mengulang pesan serupa. Saat itu, dia meminta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi maupun pengawasan judi daring.

Menurutnya, dalam hal kerusakan, judi daring tak kalah dari narkoba. “Sudah banyak contoh kasus. Terakhir saya baca berita ada anak menganiaya ibu kandungnya karena modal untuk main judi online. Tidak ada satu pun hal baik dari narkoba maupun judi online,” tuturnya.

Pengulangan pesan itu terjadi dalam banyak kesempatan. Dia juga secara eksplisit menyampaikan keresahan terhadap hal-hal yang mulai menjerat anak di bawah umur itu. “Melenceng sedikit bapak-ibu, saya minta mari sama-sama kita awasi anak-anak dari judi online dan narkoba,” sebutnya dalam acara Maulidirrasul di Kotasiantar baru-baru ini.

Repetisi pesan itu menunjukkan kekhawatirannya pada masa depan anak-anak di kabupaten ini. Tidak ada pejabat atau tokoh lain di Bumi Gordang Sambilan yang menunjukkan kepedulian dan konsistensi serupa dengan Atika. Nalurinya, sebagai perempuan, untuk menciptakan generasi yang baik benar-benar terlihat.

Selain penggunaan ponsel berlebihan, ancaman pornorgrafi, judi daring, dan narkoba, hal lain yang terlihat sebagai prioritas Atika adalah kesehatan anak. Itu terlihat dalam banyak kesempatan.

Dia beberapa kali terdengar menyampaikan pesan agar orang tua lebih menjaga makanan anak. Sebab, di masa kini banyak anak yang mengalami gagal ginjal karena pengaruh makanan tidak sehat.

Tak heran, saat festival permainan leluhur di Kecamatan Tambangan dibuka pada Juni lalu, dia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi. Untuk itu, dia pun mendorong setiap desa yang belum memiliki alaman bolak (lapangan) agar segera diupayakan.

Atika menilai anak-anak mungkin berpikir hanya menikmati permainan, tapi esensinya mereka belajar banyak hal. “Orang tua harus mendukung program ini sehingga tidak hanya menjadi sebatas seremonial,” pungkas calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

    Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib. Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol […]

  • Diposting Dimedsos, Perbedaan Suara C1 Plano Dengan Rekapan Diduga Saksi Di Siabu Jadi Sorotan

    Diposting Dimedsos, Perbedaan Suara C1 Plano Dengan Rekapan Diduga Saksi Di Siabu Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Sehari usai Pilkada, di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai banyak mendapat komentar dari masyarakat. Salah satunya dari masyarakat Desa Bonan dolok Kecamatan Siabu, Khairil Amri. Kamis (28/11/2024) sekira pukul 13.00 wib. Dalam akun media sosial Facebook (fb), Khairil Amri memposting dan mempertanyakan perbedaan perolehan suara dari dua Calon Bupati dan […]

  • Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Yayasan Mataniari Sian Madina yang berbasis di Mandailing Natal (Madina) terus bergerak mengkampanyekan sekaligus menggenjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat. Program ini merupakan upaya Yayasan Mataniari melestarikan hutan dalam sumbangsihnya bagi mitigasi emisi karbon global yang juga sekaligus memperkuat posisi kesejahteraan masyarakat yang bermukim di zona penyagga hutan. Sebab, hutan adalah asset sumber daya […]

  • Mata Guru Roa Sisean

    Mata Guru Roa Sisean

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Nanisuratkon: Djasinaloan 20 Desember 2000   malos mali-mali i topi dalan laos tu roba parjolo do au marsantabi di sipanangion sipambege na martua laoskon jolo inang induri pamiari ni lapung dohot bota on ma sada turi jamitahon bisuk dohot poda sinondang ni bulan tula alak manduda marsidua tona ni ompunta ompu na martua na […]

  • Tak ada THR untuk PNS

    Tak ada THR untuk PNS

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampit, Kalteng (MO)- Pemerintah Kabupatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memastikan pegawai negeri sipil (PNS) tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). “Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 13 Tahun 2005, tentang tunjangan bagi PNS pemerintah di larangan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR),” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kotim Kusdinata di […]

  • Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Dalam beberapa minggu terakhir harga cabe merah di  Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) terus merosot. Pantauan sejak Selasa hingga Rabu (3-4/3) di pasar baru Pasnyabungan, harga cabai merah mencapai Rp.18.000 hingga Rp.15.000 per kg. Putri (30) seorang pedagang cabe merah kepada wartawan mengakui trend penurunan harga mulai terjadi satu bulan terakhir, dari Rp.30.000 […]

expand_less