Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
bos menghardik anak buah grafis

bos menghardik anak buah grafis

Catatan : Dahlan Batubara

Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu.

Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, sebagaimana proses pembahasan LKPJ Bupati Madina TA 2015 (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) juga merupakan amanah  konstitusi  atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian pertanggungjawaban bupati kepada rakyat melalui wakil rakyat di legislatif.

Tetapi, amanah undang-undang untuk menyampaikan draf LKPJ bupati ke DPRD Madina hingga kini tak kunjung terjadi. Padahal, di Senin 30 Juni 2016 itu para anggota DPRD di rapat paripurna LKPJ itu sudah bagai “patung setia” menunggu bupati membawa laporan LKPJ-nya, tetapi tak kunjung datang hingga hari ini, Kamis (30/6/2016).

Belum tuntas persolan LKPJ tahunan ini, muncul lagi LKPJ akhir masa jabatan (sekali lima tahun) yang juga belum diajukan ke DPRD hingga hari ini Kamis (30/6/2016) atau hari “bupati dilantik lagi menjadi bupati”.

Apakah pelantikan bupati etis dilakukan sementara LKPJ masa akhir jabatan belum dilakukan? Mari bertanya. Apakah jika bupati tak menyampaikan LKPJ itu berarti mengangkangi konstitusi, undang-undang atau peraturan pemerintah? Mari juga bertanya. Apakah bupati tidak menghormati atau tidak menghargai lembaga legislatif sebagai representasi rakyat? Pun ini mari bertanya.

Belum selesai hilir mudik berita LKPJ di media massa, muncul pula berita pengalihan lokasi proyek rehab puskesmas pembantu dari Desa Pastab Julu ke Desa Pastab Jae. Proyek itu milik Dinas Kesehatan Madina.

“Kita tidak tahu apa payung hukum yang dipergunakan oleh Kadis Kesehatan untuk memindahkan proyek tersebut, padahal di dalam Buku APBD yang disahkan jelas-jelas untuk desa Pastab Julu,” kata anggota Komisi IV DPRD Mandailing Natal, As Imran Khaitamy Daulay pekan lalu.

APBD TA 2016 adalah berbentuk peraturan daerah. Setiap angka, setiap nama, setiap lokasi kegiatan sudah dipayungi oleh peraturan daerah, sehingga setiap terjadi perubahan maka akan mengangkangi isi peraturan daerah.

Apabila kelak terbukti proyek itu dialihkan ke desa lain, maka Dinas Kesehatan Madina telah mengangkangi peraturan daerah. Mengapa pengangkangan terhadap APBD itu terjadi? Soal ini mari juga kita bertanya.

Atau apakah ini suatu gejala “contoh dari atasan ditiru bawahan” itu telah diadopsi para birokrat di Madina sebagaimana yang berlaku di dalam kasus pengalihan lokasi proyek itu? Ayo mari kita bertanya.

Jika bupati tak terlalu memikirkan mengajukan LKPJ TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan ke DPRD Madina, maka Dinas Kesehatan juga tentu sah-sah saja meniriu “si bos” : tak mengindahkan konstitusi, undang-undang atau peraturan, meski itu perda yang terlanggar. Seperti ungkapan yang terkenal itu : “guru makan berdiri, murid makan berlari“? Saya tak menyebut “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” karena terlalu vulgar, karena ini lagi bulan puasa.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marsarak Mate

    Marsarak Mate

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Mandailing Karya : Mustopa Kamal Batubara   Potang ni ari na sangat jogi, i toru ni alibutongan na manorangi. Hajogianna tibo-tibo mago harani rimbus ni udan na ro mangompoti. Ngon bagas papan maralaskon tano, u paligi-ligi rimbus ni udan naso juo maradian. I samping tingkap au martungkol isang painte udan anso siang. “Rahmat, madung […]

  • FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

    FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk serius serta tidak menutup informasi (Transparan) terkait perkembangan kasus dugaan korupsi Smart Village yang saat ini sedang ditangani. Demikian ditegaskan Ketua FMI Madina, Ahmad Husein Lubis kepada wartawan, Rabu (25/06/2025) dalam menanggapi proses hukum penyelidikan dugaan korupsi […]

  • Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menganggarkan dana Rp10 triliun untuk menambah anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA). “Itu kita perkirakan sekitar Rp10 triliun, untuk BOS Sekolah Dasar (SD)-Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu Rp23 triliun,” ujar Menteri Pendidikan M Nuh, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. […]

  • Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-  Hujan deras yang mengguyur wilayah Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Rabu Sore 30/8/2023 membuat jalan Nasional di Panyabungan tepatnya di Pasar Lama tergenang, genangan air di jalan dan sejumlah pertokoan itu akibat tersumbatnya drainase. Reporter Mandailing Online Fikri melaporkan, karena drainase tidak mampu menampung debit air hujan ditambah kondisinya […]

  • 14 Desa di Panyabungan Timur Ikuti Karnaval Budaya

    14 Desa di Panyabungan Timur Ikuti Karnaval Budaya

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tidak hanya tingkat Kabupaten, Karnaval Budaya memeriahkan HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) ternyata juga diadakan di setiap Kecamatan yang ada. Di Kecamatan Panyabungan Timur usai melaksanakan Upacara Detik Detik Proklamasi hari ini Kamis 17/8/2023, Pemerintah Kecamatan mengadakan Karnaval Budaya. Karnaval itu berlangsung meriah yang diikuti […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

expand_less