Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Lubuk Larangan Tradisi Kala Lebaran di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tradidisi menangkap ikan di lubuk larangan masih menjadi magnit yang luar biasa dan merupakan salah satu kegiatan para pemudik lebaran di Mandailing Natal (Madina).

Ribuan orang warga dari berbagai penjuru Madina dan luar Madina mengikuti pembukaan lubuk larangan di beberapa sungai kawasan Mandailing Julu, khususnya di Kecamatan Kotanopan.

Pantauan di lapangan, pembukaan lubuk larangan ini dimulai tanggal 1 Syawal di Desa Hutapungkut Jae. Tanggal 2 Syawal di Desa Tamiang, 3 Syawal di Desa Singengu dan Hutapungkut Julu, 4 Syawal Desa Hutarimbaru, Simangambat, Pondok Pudung Kelurahan Tamiang, 5 Syawal di Desa Muara Siambak dan Desa Lumban Pasir, 6 Syawal di Desa Hutapungkut dan Desa Muara Mais.

Tiket di masing-masing desa bervariasi, mulai dari 50.000 rupiah per orang hingga 60.000.

Seperti pembukaan lubuk larangan di Desa Muara Siambak yang berlangsung 5 Syawal atau Senin (12/8/2013), ribuan warga ikut serta ambil bagian menangkap ikan di sungai yang berlabel lubuk larangan itu.

Untuk mendapatkan ikan, umumnya warga mempergunakan jala, jaring dan jenis penangkapan ikan lainnya. Sedangkan jenis ikan yang didapatkan mulai dari jenis ikan jurung, ikan mas, mujair, lele dan jenis ikan lainnya.

Efendi Lubis (30). ketua Panitia Lubuk Larangan Desa Muara Siambak yang di hubungi mengatakan, lubuk larangan di desa ini sudah setahun lamanya tidak dibuka.

Selain warga setempat, pesertanya juga di ikuti warga dari berbagai penjuru Mandailing Natal yang pulang dari perantauan. Sedangkan harga tiket yang diberlakukan panitia Rp. 60.000.

Katanya, dalam sekali membuka lubuk larangan panitia bisa mengumpulkan uang antara 20 juta hingga 30 juta rupiah. Selain diperuntukkan untuk keperluan desa, uangnya juga dipergunakan untuk pembangunan masjid, madrasah, anak yatim dan membeli alat-alat perlengkapan keperluan Naposo Nauli Bulung (muda-mudi) di desa ini.

Sementara itu Faisal Daulay (45), salah seorang penangkap ikan yang selama ini tinggal di Jakarta mengatakan, selain untuk silaturrahmi dengan keluarga, salah satu tujuannya pulang kampung adalah ikut serta pembukaan lubuk larangan.

“Saya hobi menjala, jadi salah satu tujuan saya pulang kampung untuk ikut serta pembukaan lubuk larangan”, ujarnya.

Pengakuannya, hampir semua desa yang lubuk larangannya di buka selalu diikutinya. Terkait harga tiket yang cukup mahal, baginya tidak masalah.
“Harga tiket nggak ada masalah, kita anggap saja kita ikut serta menyumbang, sebab biasanya keuntungan lubuk larangan ini diperuntukkan untuk pembangunan desa,” cetusnya.

Sedangkan Kapolsek Kotanopan, AKP Huayan Harahap yang dihubungi saat memantau pembukaan lubuk larangan ini mengatakan, sejauh ini pembukaan lubuk larangan yang dilaksanakan di beberapa desa di daerah Kotanopan berlangsung dengan aman.

“Alhamdulillah, pembukaan lubuk larangan yang di mulai 1 Syawal sampai saat ini berjalan aman, kita berharap kondisi ini tetap berlangsung sampai berlangsungnya pembukaan lubuk larangan di desa-desa lainnya,” harapnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibalun Amantaido Boto Ningna  Anggo Napatikal-Tikalkon

    Ibalun Amantaido Boto Ningna Anggo Napatikal-Tikalkon

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dompak libur ni pagawe tar rami-ramido manyogot kombur dilopo si Jabulelei salaos manyirup-nyirup kopi sanga tes manis otik gulona, songoni dei antong dompak baru-baru pemilihan Bupati kecek nihalakpe antong kecek politikma, baru-baru margonti Bupati kecek pagawe musema natarbege, tup-tap dom ilala Jabulele manambai aek milas arana mur mrsitutu kombur ni halak. Anggo udai si Karaddul […]

  • Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kegagalan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina menyelenggarakan rapat membahas jadwal pembahasan Perhitungan APBD 2011, tidak melulu berlatar penekanan politik kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan. Motif kebanyakan anggota dewan adalah uang. Banyak anggota dewan ditengarai mematok konpensasi 10 juta rupiah agar bersedia hadir di rapat Bamus. “ ini dikarenakan banyak anggota DPRD saat ini sudah […]

  • Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Photo ( istimewa ) PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda saat pelaksanaan karnaval budaya dalam memperingati HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) Rabu 16/8/2023 membuat 5 orang warga Pidoli jadi korban. Korban minta Panitia tanggung jawab. Ke 5 orang itu adalah M Bakhtiar Pulungan (18) mengalami tusukan sejam, […]

  • Rumah  Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    Rumah Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Warga Panyabungan Mandailing Natal harap waspada, sebab maling sepeda motor tak lagi beraksi di luaran, tetapi sudah berani masuk rumah. Rumah milik  Sopian Lubis, di Jalan Bermula, Gang Duku, Kelurahan Panyabungan II, Panyabungan dibongkar maling, satu unit sepeda motor dibawa pelaku. Keterangan Sopian kepada Mandailing Online, Minggu (31/4)  sepeda motor […]

  • Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyebutkan akan membuka akses yang seluas-luasnya bagi para pelaku ekonomi seperti UKM, IKM, koperasi, BUMDes dan individu yang ingin memperoleh layanan jasa keuangan dari pihak industri jasa keuangan. Pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) […]

  • Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Pasar diharapkan dapat memfasilitasi para petani kopi didalam koperasi kopi. Pendirian badan koperasi ini selain melindungi para petani kopi dari permainan harga para tengkulak juga berpungsi untuk menampung hasil panen masyarakat Salah seorang penggiat kopi Ali Musa […]

expand_less