Mahasiswa Asal Hutabaringin Julu Minta Anggaran Desa Mereka Diaudit Kejaksaan

MADINA – Mandailing Online- Mahasiswa Minta Pihak berwenang audit Dana Desa Hutabarigin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Tahun 2023 dan 2024. Intensif Guru Magrib mengaji diduga tak dibayar penuh Kades Hutabarigin Julu, serta bagunan desa tak kelar sejak tahun 2022 hingga 2024.
Munawir Ahmad Mahasiswa sekaligus Warga di Desa itu menduga Kades Hutabarigin Julu Darman Rangkuti selewengkan Dana Desa Tahun 2023 dan 2024. Munawir menjelaskan Intensif Guru Magrib mengaji 2 tahun berturut turut tidak dicairkan secara penuh oleh Pemerintah Desa setempat sesuai pengakuan para guru padanya.
” dari pengakuan para guru mengaji intensif mereka tidak dicairkan secara penuh oleh pemerintahan desa. Ustdz Yusuf salah seorang guru Magrib mengaji disini mengaku tahun 2023 saja hanya dibayarkan sekitar 4 bulan, dan tahun 2024 hanya 7 bulan, yang mereka Terima hanya 2jt di tahun 2024,” jelas Munawir.
Munawir merincikan sesuai pengakuan Ustdz Yusuf bahwa dalam Musawarah Desa tahun 2024 ditetapkan ada dua tempat pengajian yang masuk dalam usulan anggaran. Dari pagu anggaran sepengetahuan para guru mengaji mereka mendapat insentif 300 ribu/ bulannya. Namun para guru.mengaku hanya meneriman2 juta rupiah saja dalam 1 tahun.
” semua pengakuan ustdz Yusuf selaku yang merasa dirugikan ada rekamannya dan disampaikan ke saya agar persoalan ini dibuka dan dikordinasikan ke Kepala Desa,” jelas Munawir.
Selain persoalan gaji guru mengaji, persoalan pembangunan gedung kantor desa juga menjadi pembahasan di masyarakat kata Munawir. Ia menilai terjadi pemborosan anggaran pada proyek pembangunan kantor desa dan balai desa itu.
” tidak hanya masalah insentid guru yang menjadi sorotan, pembangunan gedung kantor desa juga terkesan pemborosan anggara. sejak Tahun 2022 hingga tahun 2024 tak kunjung kelar pengerjaan nya”, kata Munawir
Munawir menilai selama 3 periode Kades menjabat kebijakan anggaran Desa mereka tidak terarah, sehingga rawan akan tindakan korupsi.
“Anggaran yang dicairkan untuk kantor desa saja sudah Rp.471.368.100. Akan tetapi hingga kini bagunan itu kesannya asal jadi dan sudah hampir setengah miliar dana digelontorkan tapi tak kelar kelar kantor desa itu. Saya berharap pada pihak berwenang Inspektorat Madina dan Kejaksaan Negeri Madina agar melakukan audit Dana Desa Tahun 2023 dan 2024 Desa Hutabarigin Julu,” Jelas Munawir.
Sementara, Kades Hutabaringin Julu yang dikonfirmasi Wartawan terkait hal tersebut mengungkapkan. “Mohon maaf, untuk lebih jelas semua alangkah baiknya saudara terjun kelapangan biar tau semua impo yang jelas,” Ungkap Darman melalui Pesan Whatsapp. Kamis. ( fikri )
