Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
  • print Cetak

Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)

 

MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel), berlangsung di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Medan, Kamis (4/7/2019).

Mereka membawa spanduk dan poster yang umumnya bertulis mendesak Kejatisu menetapkan nama-nama tersangka.

Selain itu, duplikasi mayat dibalut kain kafan juga dibawa ke halaman Kejatisu, yang ditengarai sebagai simbol kematian kekuatan hukum.

Di dalam surat pernyataan terdapat 8 pon tuntutan mahasiswa yang ditandatangani Kordinator Aksi, Wildan Lubis; Kordinator Lapangan, Nur Miswari Simanjuntak dan Rahmat Hidayat Sormin; Penanggungjawab Aksi Damai, Rahman Simanjuntak.

Sejumlah poin diantaranya : Meminta Kejatisu segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal (Madina).

Di poin kedua tertulis : “Diminta dengan sangat Kejatisu agar segara memanggil bupati Mandailing Natal karena diduga kuat sebagai “aktor intlektual” pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri Kabupaten Mandailing Natal”.

Pon lain lain : Meminta kepada Kejatisu untuk tidak menjadi lembaga penegak hukum yang munafik karena Kejatisu sendiri mengatakan ada tersangka di pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri dan akan diumumkan nama-nama tersangka usai Pemilu 2019.

Kejatisu harus menjadi lembaga yang dipercaya mahasiswa dalam penanganan kasus korupsi Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri.

Jika Kejatisu merasa tidak sanggup menangani kasus ini supaya memberikan andil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar polemik antara Kejatisu dengan mahasiswa tidak berkepanjangan.

Mahasiswa juga meminta kepada BPKP Sumut agar menyerahkan hasil audit pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri kepada Kejatisu untuk ditindaklanjuti.

Poin selanjuntnya dinyatakan : Apabila Kejatisu tidak mengindahkan tuntutan mahasiswa, maka mahasiswa akan melakukan aksi ke KPK.

Pihak Kejatisu akhirnya menemui massa. Pejabat yang menemui adalah Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak dan Kasinpekum, Sumanggar Siagian.

Di hadapan massa dinyatakan bahwa penetapan nama-nama tersangka akan dinyatakan sebelum tanggal 22 Juli 2019.

Dialog antara pejabat Kejatisu dengan massa. (foto : Ima Tabagsel)

 

Berdasar catatan Mandailing Online, unjukrasa mahasiswa sudah berulang kali ke Kejatisu mendesak penuntasan kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina.

Aksi terbaru sebelumnya, unjukrasa belasan massa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina), berunjukrasa di depan kantor Kejaksaan Kejatisu, Selasa (25/6), tuntunnya serupa.

Pada Janurai 2019 lalu, kejatisu sempat memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama tersangka, yakni usai Pileg dan Pilpres 2019.

“Inikan mau pemilihan pilpres dan pileg, kita tidak mau mengganggu agenda pemerintah dulu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian yang dikutip Harian Sumut Pos, Minggu (20/1/2019).

Saat itu Sumanggar menegaskan bahwa Kejatisu berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga mengumumkan para tersangka.

Editor : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • WNI dipaksa wajib militer di Singapura?

    WNI dipaksa wajib militer di Singapura?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bergabungnya dua Warga Negara Indonesia (WNI) dengan militer Singapura, mendapat protes keras dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko terhadap pemerintah Singapura. Hal ini diketahui, saat dilakukannya latihan gabungan Indonesia-Singapura di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Bahkan, Moeldoko sempat mengancam Panglima Angkatan Bersenjata Singapura melalui hubungan telepon, soal WNI yang bergabung dengan […]

  • Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian. “Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, […]

  • Rakornas Produk Hukum Daerah Dihadiri Bupati Madina

    Rakornas Produk Hukum Daerah Dihadiri Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KENDARI (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengikuti rapat koordinasi nasional (rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) di Kendari, Sulawesi Tenggara. Seluruh kepal daerah turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari, 26-28 Agustus 2025, Bupati Saipullah hadir bersama Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Sekretaris Dewan Afrizal Nasution, […]

  • Danau Siombun, Obyek Wisata di Panyabungan yang Terabaikan

    Danau Siombun, Obyek Wisata di Panyabungan yang Terabaikan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Danau Siombun terletak di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) salah satu obyek wisata yang tak tersentuh Pemerintah Daerah. Meski berada di tengah tengah ibu kota Kabupaten dan memiliki akses yang mudah dijangkau. Danau itu seolah menjadi angker karena tidak adanya sentuhan Dinas Pariwisata. Danau […]

  • Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    Pusuk Ni Otang Masih Primadona

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populer sebutan pangkat, laris manis dan menjadi buruan konsumen di pasar Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) selama Ramadhan. Lalapan khas Mandailing ini tak diketahui persis sejak kapan bermula dan menjadi popular di Mandailing. Di kawasan Angkola, pucuk rotan ini dijadikan gulai berkuah santan tanpa cabai bermenu ikan […]

  • PWI Apresiasi Pemkab Madina dan Sponsor UKW

    PWI Apresiasi Pemkab Madina dan Sponsor UKW

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Pemkab yang memberikan dukungan atas terlaksananya Konfrensi IV PWI Madina. Ucapan serupa juga disampaikan kepada PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang menjadi sponsor penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (PWI) di D’San Hotel, Kelurahan Dalan Lidang, […]

expand_less