Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Mandailing Natal di Padang Adakan MTQ di kecamatan siabu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
  • print Cetak

Panyabungan (Mandailing Online) – Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal (IPMM) Padang akan melaksanakan kegiatan MTQ Tingkat MDA di Kecamatan Siabu. Kegiatan yang rencananya akan berlangsung tanggal 28-29 Januari ini diniatkan sebagai upaya meningkatkan siar Islam di daerah ini. Sebanyak 25 madrasah tingkat MDA akan mengikuti berbagai cabang lomba, baik Lomba Musabaqah, Lomba Pidato, dan Lomba Ayat Pendek. Selain tropy dan piagam penghargaan, lomba ini juga memberikan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang nanti.

Ketua Panitia Lomba, Ali Wardana menyebutkan bahwa berbagai persiapan sudah dilakukan, baik menyangkut tugas-tugas organisasi komite (OC) maupun persiapan bahan-bahan lomba (SC). Semua itu, katanya, merupakan niat baik bersama untuk menggairahkan siar Islam di kawasan ini. “Kita berharap melalui lomba ini, anak-anak dibangkitkan semangatnya untuk mendalami nilai-nilai Islam sebagai ciri khas masyarakat Mandailing Natal yang agamis,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Abner, ketua IPMM periode ini. Selama ini katanya IPMM hanya bergerak pada gerakan-gerakan kemahasiswaan saja. “Sudah waktunya IPMM turun ke masyarakat melakukan gerakan sosial,” katanya.

IPMM pada awalnya terbentuk tahun 1986 oleh para pelajar mahasiswa dan sesepuh masyarakat yang ada di Kota Padang ketika itu. Awalnya berdiri hanya diikuti puluhan anggota saja. Tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada para pelajar mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal ketika itu. Generasi pertama organisasi ini dipimpin oleh para aktifis mahasiswa asal Mandailing Natal di Padang. Mereka antara lain Hibban Nasution, Kohar Hasibuan, Rasoki Siagian, Syaiful Anwar Matondang, Askolani Nasution, dll. Awal tahun 2000, IPMM sempat digabungkan dengan IMA Madina. Tapi karena perbedaan pola perjuangan, IPMM kembali disapih menjadi organisasi mandiri. Tentu karena menyadari bahwa IPMM dibentuk untuk memberikan dorongan semangat dan perlindungan sosial bagi para pelajar dan mahasiswa yang sedang melanjutkan studi di Sumatera Barat. IPMM tidak bergerak di politik praktis, hanya berjuang di ranah pemberdayaan sosial saja sambil memberi pemikiran-pemikiran yang konstruktif untuk memajukan kawasan Mandailing Natal. Karena itu, tahun lalu misalnya IPMM sempat melaksanakan seminar sehari kebudayaan Mandailing Natal di Padang.

Terkait hal itu, Askolani Nasution, Sekretaris Umum IPMM Kota Padang tahun 1990-1992, menyebutkan bahwa persoalan yang dihadapi mahasiswa zaman dulu dengan sekarang memang jauh berbeda. Dulu mahasiswa sebagian besar hanya menghadapi faktor biaya studi, sekarang ada kekhawatiran terhadap memudarnya nilai-nilai sosial budaya daerah. “Sebagian besar mahasiswa tidak paham entitas Mandailing, dan itu sepatutnya menjadi perhatian bersama kita,” katanya.

Dr. Yahya, M.Pd., penasehat IPMM yang juga dosen di Universitas Negeri Padang, mengharapkan agar melalui kegiatan ini ada satu wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensinya di bidang seni budaya Islam. Dan para anggota IPMM yang jumlahnya lebih dari 300 orang, sepatutnya makin mampu mewujudkan gerakan-gerakan sosial yang bisa memajukan kawasan Mandailing Natal ke depan. Karena itu, MTQ ini dilaksanakan dan akan terus dilakukan secara bergiliran setiap tahunnya di setiap kecamatan yang ada di Mandailing Natal.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembentukan 3 Provinsi Baru JAKARTA- Dugaan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Gatot Pujo Nugroho tampaknya sengaja memegang bola panas pembentukan tiga provinsi baru di Sumatera Utara (Sumut) dengan tidak memberikan rekomendasi hasil paripurna DPRD Sumut. Pasalnya, Gatot ternyata diberikan wewenang penuh melaksanakan tugas-tugas gubernur, termasuk memberi rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap), Provinsi Kepulauan Nias (Kepni) dan […]

  • Bayangan di Ujung Lorong

    Bayangan di Ujung Lorong

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya : Leli Marito Kereta api menuju Jakarta berwarna biru tua dipadu jingga berhenti tepat di depan mata. Kedatangan kereta itu seakan mengunggah perih di hati. Malam mulai sepi, hanya beberapa penumpang yang berdiri di peron menunggu kereta berangkat. Kupeluk erat tubuh kekar berwarna coklat, membenamkan wajahku tepat di dadanya yang bidang. Tanganya yang […]

  • DPD GERRAK PPRI Madina Syukuran Kemenangan Presiden Prabowo Subianto

    DPD GERRAK PPRI Madina Syukuran Kemenangan Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelompok Gerakan Relawan Rakyat Pendukung Prabowo Presiden RI 2024 (GERRAK PPRI 2024) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Madina selenggarakan pesta rakyat sekaligus syukuran atas dilantiknya Prabowo Subianto jadi Presiden RI Ke 8 pada 20 Oktober 2024 lalu. Ketua DPD GERRAK PPRI Muhammad Tohir Nasution mengatakan. kegiatan syukuran dan pesta rakyat ini dilaksanakan […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

  • Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    gambar grafis logo tut wuri handayani PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Tunjangan guru non sertifikasi belum semuanya dicairkan oleh pihak Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran. Parahnya, selain tahun ini, sebanyak 6 bulan tahun 2012 juga belum diterima guru, meski LKPJ bupati tahun anggaran 2012 sudah dipertanggungjawabjan di gedung DPRD […]

  • Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi. Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian […]

expand_less