Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Sosialisasi Peraturan tentang Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Puluhan mahasiswa tergabung Aliansi Mahasiswa Peduli Tertib Lalulintas mensosialisasikan Peraturan Pemerintah No 34/2006 tentang Jalan dan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penggunaan Jalan Sumatera.
Kegiatan itu dilakukan mahasiswa sebagai bentuk keresahan atas seringnya dilewati jalan propinsi Jembatan Merah-Simpang Gambir yang berkelas III B yang beban maksimal 8 ton oleh kenderaan berat jenis tronton atau bersumbu 3 atau lebih. Akibatnya jalan itu rusak dan berdampak pada peningkatan biaya ekonomi masyarakat.

“Sudah lama kita mendengar keluhan masyarakat sepanjang 63 km jalan Simpang Gambir-Lingga Bayu yang selalu mengalami kerusakan karena banyaknya kenderaan truk yang melebihi tonase melintasi jalan tersebut. Bahkan warga sudah sering menyampaikan aspirasinya kepada pemkab dan DPRD, namun belum ada tindakan tegas,” kata Ketua Aliansi Mahasiswa Peduli Tertib Lalulintas, Rahmat Mora, di Simpang Gambir, Selasa (10/1).

Dikatakannya, jalan ini punya status jalan propinsi yang tentunya merupakan tanggung jawab sepenuhnya pemerintahan Propinsi Sumut. Namun tidak tertutup kemungkinan adanya wewenang dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan.

“Seberapa pun besarnya anggaran yang dikucurkan Pempropsu untuk melakukan perbaikan jalan Simpang Gambir-Jembatan merah jika masih dilewati kenderaan yang tidak sesuai dengan ketentuan kelas jalan, tentunya akan sia-sia. Dapat kita buktikan berapa banyak kenderaan bersumbu tiga melewati jalan tersebut setiap hari yang tentunya berdampak pada kekuatan badan jalan,” sebutnya.

“Kita akui kalau pemerintah daerah sering melakukan teguran terhadap sopir truk yang melebih tonase jika melewati jalan tersebut, bahkan pernah mengeluarkan surat peringatan. Pj Bupati Madina Aspan Sofyan saat itu juga ikut melakukan razia kenderaan bermuatan lebih, namun semuanya itu hanya berlangsung pada saat kejadian itu saja, tanpa ada tindak lanjut, terbukti sampai saat ini masih banyak kenderaan bersumbu tiga atau lebih lewat di jalan ini,” ujarnya.

Kadis Perhubungan Madina, Harlan Batubara, menegaskan, pihaknya telah menyurati sejumlah pemilik kenderaan yang bersumbu tiga atau lebih jika melewati jalan tersebut.

“Kita tidak punya wewenang terhadap jalan tersebut, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Sumut,” sebutnya. (henri.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    Calon Panwaslu Kab/Kota Ditutup

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah Tim Seleksi Calon Panwaslu Pilkada Kabupaten/Kota se Sumatera Utara memperpanjang waktu pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum dalam rangka Pemilihan Umum Gubernur Sumut di 32 Kabupaten/Kota se Sumut yang dimulai pada 19 Juli hingga 26 Juli 2012 pukul 17.00 WIB, akhirnya mayoritas daerah sudah memenuhi target. Penjelasan itu disampaikan Ketua Tim Seleksi […]

  • Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 […]

  • Sungai Batang Gadis Meluap. Lahan Pertanian Terendam

    Sungai Batang Gadis Meluap. Lahan Pertanian Terendam

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meluapnya sungai batang gadis di Desa Huta Godang Muda,Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat lahan pertanian dan perkebunan warga terendam. Kepala Badan (Kaban) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Muksin mengatakan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Madina menjadi penyebab. ” kondisi sore ini air sudah mulai surut, […]

  • Sepanjang 5,5 km Jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat Dibangun Hotmix

    Sepanjang 5,5 km Jalan Simpang Pagur-Banjar Lancat Dibangun Hotmix

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):” Pertama kita bangun mulai simpang Pagur melewati Ranto Natas sampai ujung Desa Pardomuan, baru ditahun berikutnya dilanjutkan dengan target hingga desa paling ujung Bandar Lancat, semoga tidak ada kendala seperti cuaca atau lainnya,” kata Kadis PUPR Madina Elpiyanti Harahap Jum’at 17/5/2024. Saat sekarang kata Elpi , Kontraktir pemenang tender mulai […]

  • Awal Juni, Medan Punya Walikota Baru

    Awal Juni, Medan Punya Walikota Baru

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan serta Pimpinan Fraksi bergerak cepat dalam upaya mempercepat proses pengangkatan Dzulmi Eldin sebagai wali kota Medan definitif. Sejumlah Pimpinan dewan serta pimpinan fraksi langsung menggelar rapat internal di ruang Badan Anggaran (Banggar) gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Rabu (21/5). Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah […]

  • Mayoritas kader Golkar ‘main’ di Pileg 2014

    Mayoritas kader Golkar ‘main’ di Pileg 2014

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Partai Golkar belum dapat memastikan jadwal penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. Sekira 90 persen politikus Partai Golkar yang kini duduk di parlemen siap kembali bertarung pada Pileg 2014. “Sekitar 90 persen tetap dengan Dapil (daerah pemilihan) yang lama. Kurang dari lima yang tidak maju, saya lupa nama-namanya. Edwin Kawilarang dari […]

expand_less