Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Maksimalkan Peran Pemuda dalam Perubahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
  • print Cetak

Oleh: Siti Hadijah, S.Pdi
Pengamat Kebijakan Publik

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan sosialisasi mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya kepada generasi muda melalui acara ‘Nusantara Goes  to Campus’ di Gedung Auditorium Universitas Mulawarman, pada Senin (07/08/2023), Poskaltim.id.

Nusantara Goes to Campus merupakan rangkaian acara yang dilakukan oleh OIKN untuk memberikan pemahaman terkait pembangunan dan konsep IKN kepada generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045.

Kepala OIKN Bambang Susantono berharap acara ini mampu menyiapkan mahasiswa sebagai agent of change yang akan menjadi penerus IKN nantinya.

Kuntum khoiru ummatin ukhrijat linnasi takmuruna bill maru’uf watan hàuna anil munkar wa tuminnuna biilah (kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia. Menyeru pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran dan beriman kepada Allah).

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan perkataan yang orator, “beri aku seribu orang tua, niscaya akan dicabut semeru dari akarnya. Dan beri aku 10 pemuda, niscaya aku akan guncangan dunia”.

Ungkapan yang powerful dari Bung Karno terkait peran pemuda tak berlebihan kiranya jika pemuda saat ini dijadikan harapan utama sebagai agent of change. Kondisi carut marut multidimensi peradaban global menuntut adanya para pelaku perubahan sistem, namun sangat di sayangkan potensi pemuda dalam pengaruh kapitalisme sekuler saat ini hanya difokuskan pada pemulihan dalam aspek ekonomi.

Pemuda hanya difokuskan pada sektor usaha dan teknologi yang justru akan menandulkan daya kritis mereka terhadap kondisi umat yang sesungguhnya, hal ini pembajakan intelektualisme pemuda yang seharusnya memberikan solusi-solusi pada masalah global dan ini juga hanya akan semakin memupuk sifat individualisme di kalangan pemuda dengan berfokus hanya pada pencapaian-pencapaian materi yang bersifat individu.

Oleh karenanya menambah sosok pemuda sebagai agent of change tentu harus memiliki modal penting yang harus diperhatikan.

Yang pertama:  Modal ideologi. Ideologi yang dimaksud tentunya ideologi Islam, berbeda dengan ideologi kapitalisme maupun sosialis atau komunis .

Islam dibangun berlandaskan akidah yang menjelaskan bahwa di balik alam semesta, manusia dan kehidupan terdapat Pencipta, yang menciptakan ketiganya serta segala sesuatu yang menyertainya, Dialah Allah.

Oleh karena itu Ideologi ini akan terkoneksi dengan aturannya berupa hukum syariah, baik itu dari al quran maupun as sunnah. Yang mengontrol kehendak manusia adalah syariah bukan kesukaannya.

Ideologi Islam yang sempurna dan paripurna ini menjadi modal besar, menjadi modal utama bagi pemuda yang ingin menjalankan perannya sebagai agent of change. Ideologi yang terbukti telah membawa keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran manusia lebih dari 13 abad dalam Khilafah Islamiyah.

Yang ke dua: Adanya roadmap dan masterplan yang jelas dan komprehensif. Masterplan memungkinkan para pemuda memiliki gambaran yang jelas mengenai desain sistem yang akan dibangun sebagai sistem pengganti sistem rusak saat ini, sedangkan footmate thariqah atau metode, ini sesuatu yang diperlukan untuk mewujudkan masterplàn tadi. Roadmap ini harus mengacu pada Manhàj dakwah Nabi SAW, yang telah terbukti mampu mengantarkan umat pada perubahan hakiki.

Yang ketiga: Komunitas atau jamaah.
Sangat diperlukan adanya komunitas atau jamaah atau kelompok yang memperjuangkan perubahan tersebut secara terus menerus dan konsisten.

Hal ini sebagai konsekuensi logis karena perubahan yang sistemik, perubahan global tidak mungkin dilakukan secara individual tetapi membutuhkan adanya komunitas global.

Diharapkan pemuda Muslim mampu mereposisi dan kemudian merealisasi perannya sebagai agent of change dengan menjadikan  ideologi Islam sebagai dasar mengkaji master plan dan roadmap yang telah dicontohkan oleh Rasul SAW sebagai agent of change yang telah terbukti mampu mengubah peradaban yang gelap gulita menuju peradaban yang terang benderang.

Wallahualam bii showab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Ajukan 11 Ranperda

    Pemkab Madina Ajukan 11 Ranperda

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengajukan 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2013 pada sidang paripurna DPRD,Kamis (27/6). Dua diantaranya ranperda perubahan, yakni Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 9 Tahun 2007 tentang Sekolah Menengah Atas Plus, dan Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi […]

  • Calhaj Bayar Rp 820.000 Untuk Tes Kesehatan di RSUD Panyabungan

    Calhaj Bayar Rp 820.000 Untuk Tes Kesehatan di RSUD Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para calon jamaah haji ( Calhaj ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 yang hendak tes kesehatan di RSUD Panyabungan, siap siap anda akan dikenai biaya Rp.820.000. Bayaran ini kata dr. Rusly Pulungan sesuai ketetapan Peratuan Daerah. ” Rp.820.000 itu sesuai sistem pembayaran tes kesehatan dan di atur di […]

  • Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga 20 Oktober capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina) masih Rp 27, 4 milyar rupiah atau 58,50 persen dari target yang ditetapkan sebesar 47 miliar. Pun begitu, Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengaku masih optimis capaian PAD masih terkejar. Dia mengaku masih ada peluang. Peluang ini menurut Dahlan […]

  • DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    DPRD Sibolga Tolak Gabung ke Protap

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBOLGA- Pengesahan Provinsi Tapanuli (Protap) oleh DPRD Sumatera Utara (Sumut) ditolak anggota DPRD Kota Sibolga sebagai aspirasi masyarakat Kota Sibolga yang menolak rencana pembentukan Protap. Berkas penolakan Protap diserahkan anggota DPRD Sibolga kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho di kantor Gubernuran belum lama ini. Hal itu dikatakan Jamil Zeb Tumori […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 1. Bona Bulu (bambu-red) melambangkan sistem pemerintahan Huta Makna: Suatu wilayah pemukiman telah dapat dikategorikan sebagai huta atau bona bulu apabila sarana dan prasarananya telah lengkap antara lain: unsur-unsur Dalian Na Tolu (Mora, Kahanggi dan Anak Boru), […]

  • Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Vonis 8 bulan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Panyabungan kepada lima terdakwa pelaku pengeroyokan dan penganiayaan wartawan dianggap terlalu ringan dan jauh dari ancaman pasal 170 jo 351 yang diancam dengan 5 tahun 6 bulan. Demikian dikatakan Irvan Fadly Lubis, SH kuasa hukum Jeffry Barata Lubis korban pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga […]

expand_less