Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Mal Praktek di RSU Panyabungan Tewaskan Mahasiswi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan yang menewaskan seorang mahasiswi, kini mulai ditangani Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina).

Pertemuan di Komisi IV DPRD Madina berlangsung Kamis (2/1/2014) dipimpin Ketua Komisi Martua Nasution Lc dan Wakil Ketua Komisi, Hamzsah, pihak keluarga korban serta Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari.

Korban bernama Gongga Sari, warga Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Madina. Almarhumah seorang mahasiswi S2 Universitas Negeri Medan, tutup usia 23 tahun di RSU Adam Malik, Medan.

Di Komisi IV, pihak keluarga korban menyatakan dugaan mal praktek terjadi ketika korban berobat di RSU Panyabungan, dimana setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diresep dokter, korban mengalami gejala gatal-gatal serta bintik-bintik merah di sekujur tubuh.

Kondisi itu dilaporkan kepada dokter, tetap sang dokter menyatakan bahwa gejala gatal dan bintik merah itu hal yang biasa menyebabkan tidak ada penanganan serius lanjutan.

Merasa dokter di RSU Panyabungan bersikap kurang perhatian dan terkesan ceroboh, pihak keluarga akhirnya melarikan korban ke RSU Adam Malik di Medan.

Pihak RSU Adam Malik sendiri berkesimpulan bahwa korban mengalami over dosis oleh obat yang diresep doker RSU Panyabungan. Hanya saja, meski RSU Adam Malik telah memberikan obat antisipasi, korban akhirnya tak terselamatkan dan meninggal dunia di rumah sakit itu pada tanggal 15 Desember 2013 lalu.

“Kami sangat kecewa atas layanan yang rendah serta kecerobohan dokter di RSU Panyabungan,” kata Hj. Isniar lubis, ibu kandung korban di hadapan Komisi IV DPRD Madina.

Sementara itu, Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari menyatakan bahwa pihaknya tetap mersefon keluhan dan kekecewaan keluarga korban. Hanya saja karena sang dokter tak sempat hadir di Komisi IV itu menyebabkan manajemen RSU belum bisa mengambil sikap.

Ketua Komisi IV DPRD Madina, Martua Nasution Lc usai pertemuan kepada Mandailing Online menyatakan pihaknya juga belum bisa menetapkan kesimpulan akibat dokter yang bersangkutan tak hadir, dan pertemuan serupa akan dilanjutkan pada Selasa pekan depan.

Ketidakhadiran sang dokter, lanjut Martua, disebabkan surat panggilan yang dilayangkan Komisi IV belum sampai ke tangan si dokter.

“Akibatnya keputusan belum dapat kita ambil. Selasa depan akan kita lanjutkan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Peliput/editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilih Tetap Pilkada Madina 329.684 Orang

    Pemilih Tetap Pilkada Madina 329.684 Orang

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar Pemilih Tetap Pilkada Madina sebanyak 329.684 orang. Dari total 329.684 terdiri dari laki-laki 160.380 jiwa  dan perempuan 169.304 jiwa. Semenetara jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah 908 TPS yang tersebar di 404 Kelurahan/Desa. Rincian daftar pemilih tetap per kecamatan adalah : Siabu                                       40.634 orang Bukit Malintang                     8.686 orang Naga Juang                             […]

  • Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Merajelela! Semakin berani terang-terangan! Kalimat-kalimat tersebut tentu saja muncul dibenak umat ketika mengetahui pergerakan kaum Pelangi yang semakin tidak terkendali. Mereka bukan lagi sosok-sosok yang memiliki rasa malu karena kebodohan pilihannya, tetapi sebaliknya. Kebanggaan yang ditonjolkan karena merasa tidak bersalah sama sekali dari sudut pandang apapun. Keberanian kaum […]

  • Walbup Apresisasi Kemitran KKM-Taman Budaya Sumut

    Walbup Apresisasi Kemitran KKM-Taman Budaya Sumut

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyambut baik atas terjalinnya kerjasama KKM dengan Taman Budaya Propinsi Sumatra Utara. Kerjasama ini diharap akan memacu tingkat promosi kesenian dan budaya Mandailing. Menjawab wartawan, Senin (30/9/2013) wakil bupati menyatakan penjajakan kerjasama ini diharapnya membawa nama baik Mandailing Natal ke tingkat nasional maupun […]

  • Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hilmy Mahdy Daulay dan Hamdian Noor Harahap dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terpilih mewakili Sumut pada Olimpiade Sains Nasional, menyatakan tekadnya lolos ke tingkat internasional. “Saya akan kibarkan bendera pesantren di olimpiade internasional, Insya Allah,” tekad Hilmy siswa Darul Mursyid asal Padang Lawas ini. Dia akan berlaga […]

  • Bupati Madina dan PNS Gelar Gotong Royong, Warga Hanya Menonton

    Bupati Madina dan PNS Gelar Gotong Royong, Warga Hanya Menonton

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka menjalin solidaritas dan semangat untuk memperkuat pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution menggelar bakti gotong royong bersama pimpinan SKPD dan staf pemerintahan. Jumat (31/10). Gotong royong digelar mulai dari Desa Gunung Tua sampai ke Desa Parbagunan Kecamatan Panyabungan. Sayangnya, antusias masyarakat untuk terlibat […]

  • IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    IBUKU LEBARAN DI SYURGA

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Rina Youlida   “Santi, ayo bangun, mari bantu mamak menyiapkan sahur kita, kamu panaskan air di periuk kecil itu supaya masak nasinya lebih cepat”. “iya mak”, jawabku dengan suara lembut sambil mengucek mataku karena masih terasa sangat berat untuk beranjak dari tempat tidurku yang hanya beralas sebuah tikar tipis dari anyaman daun pandan berduri […]

expand_less